Atlet Berprestasi Banjir Bonus, Danrem Warga Kehormatan Bhumi Arema

Para atlet mendapatkan apresiasi dari masyarakat peduli olahraga Kota Malang. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Kirab Apresiasi Atlet SEA Games 2017 berlangsung meriah. Para atlet berprestasi kebanjiran bonus dalam ajang tersebut. Total uang pembinaan senilai ratusan juta dibagikan kepada enam atlet.

Mereka adalah Elga Kharisma Novanda, Crismonita Dwi Putri, Atjong Tio Purwanto, Supriono, Hero Tito, dan Popo Aryo. Danrem 083 Baladhika Jaya Kolonel Inf Bangun Nawoko mengatakan bahwa apresiasi ini berasal dari kepedulian masyarakat.

“Ini murni dari masyarakat Malang, para pengusaha, ulama dan tokoh-tokoh yang peduli pada para pahlawan olahraga,” ungkapnya, Kamis (28/9) di sekitar Balai Kota Malang.

Dia mengaku, para atlet sempat terkejut dengan apresiasi yang diberikan. Bangun menyebut, perhelatan Kirab Apresiasi Atlet SEA Games 2017 ini di luar ekspetasi para atlet.

“Kami ingin menginspirasi generasi muda agar berprestasi seperti para seniornya. Saat mereka mengibarkan merah putih di luar negeri mungkin dalam kondisi sepi. Tapi pulang jadi pahlawan, ini harus digencarkan,” tandasnya.

Dalam kesempatan ini pula, Danrem mendapatkan penghargaan sebagai warga kehormatan bhumi Arema. Ini ditandai dengan penyematan syal Arema oleh Wali Kota Malang, HM Anton, kepada Danrem dan sang istri.

“Warga kehormatan ini luar biasa, hari ini saya dan istri jadi aremania dan Aremanita. Ini kehormatan luar biasa apalagi Aremania ini terkenal paling damai,” tandasnya.(Coi/Yei)

BNN Kota Malang

Atlet ISSI Kota Malang Selamatkan Diri ke Hutan saat Gempa di Palu

Kondisi atlet ISSI Kota Malang. (deny rahmawan)
Kondisi atlet ISSI Kota Malang. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Sebanyak tiga atlet ISSI Kota Malang dilaporkan selamat dari gempa bumi dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng). Mereka ditemukan lari ke hutan saat gempa terjadi pada Jumat (28/9).

Binpres ISSI Kota Malang, Sugeng Prihartono, mengatakan sempat lost contact dengan tiga atlet dan ofisial yang berangkat ke Palu.

Ia mengetahui ada sekitar tujuh orang berangkat ke Palu untuk mengikuti Down Hill Palu Nomoni Selena Down Hill 2018 pada 29-30 September.

“HP gak ada yang bisa dihubungi semua, tapi ada postingan dari Facebook Ismail semalam kalau mereka lari ke hutan. Jadi gak ada masalah,” kata Tono, sapaan akrabnya saat dihubungi MVoice, Minggu (30/9).

Ismail merupakan salah satu atlet yang ikut ke Palu bersama dua atlet lain, Arinda Novianti, dan Nanda Bagus Efendi. Tono menambahkan, saat ini seluruh atlet dan ofisial berada di Makassar menunggu untuk dipulangkan.

“Sekarang saya masih berusaha menghubungi pihak di sana. Kalau cepat semoga besok sudah di Malang,” harapnya.(Der/Aka)

BNN Kota Malang

Rider Asal Prancis Nilai Persaingan Dunia Balap Indonesia Berkembang Pesat

Pebalap TGA. (istimewa)

MALANGVOICE – Aroma persaingan sudah berhembus kencang di antara para rider yang akan berlaga pada seri puncak Trial Game Asphalt (TGA) 2018 di Sirkuit Stadion Kanjuruhan, 15 Desember.

Germain Vincenot, pebalap supermoto asal Perancis, bahkan menilai dunia balap supermoto di Indonesia kian kompetitif dan berkembang pesat.

Germain Vincenot yang merupakan juara supermoto 250cc Perancis tahun 2016 dan 2017 ini akan turut berlaga di seri pamungkas TGA. Dia bersama sejumlah rider Eropa lainnya, yakni Lewish Cornish (Inggris) dan Jan Deitenbach (Jerman), didatangkan ke Indonesia oleh 76RIDER untuk berlaga di kelas FFA 450 Internasional.

“Ketika saya pertama kali datang ke sini dua tahun lalu, saya sudah merasakan besarnya potensi dan motivasi Indonesia di supermoto. Sekarang saya merasakannya lagi saat ini, dan itu sudah jauh berkembang dibanding sebelumnya,” ujar Germain.

Pria kelahiran Vincennes, Perancis, 27 tahun yang lalu ini mengaku sangat bergairah untuk tampil di Trial Game Asphalt. Animo penggemar supermoto Indonesia yang luar biasa serta kualitas pebalap Indonesia yang kian mengilap menjadi alasannya. “Saya pikir ini tepat (berlaga di Trial Game Asphalt, Malang) untuk melanjutkan hubungan dengan supermoto di Indonesia yang semakin berkembang dengan baik,” tuturnya.

Rider yang memulai debutnya di dunia balap pada usia 12 tahun ini berharap kehadirannya dan pebalap Eropa lainnya di Kanjuruhan akan memberikan nilai lebih bagi penggemar supermoto di Indonesia. Di sisi lain, ia menilai kans pebalap Indonesia sebagai tuan rumah untuk meraih gelar juara tetap besar.

“Saya cukup optimis meski saya tahu ini tidak akan mudah. Saya akan berkompetisi melawan pebalap top Indonesia di sirkuit yang saya belum pernah coba,” tambahnya.

Sementara itu, pebalap Indonesia Dimas Ekky menyambut baik kehadiran para pebalap internasional di gelaran Trial Game Asphalt. Ia siap adu cepat dengan semua pebalap top dari Indonesia maupun Eropa. “Pasti akan seru race nanti dengan kehadiran mereka (rider internasional). Kalau strategi (menghadapi mereka) akan saya tentukan nanti setelah free practice,” terang Dimas.

Pebalap berjuluk Red Forehead ini juga berharap dengan tampil Trial Game Asphalt akan menjadi ajang pemanasan yang kompetitif baginya untuk berlaga di GP Moto2 tahun depan. “Saya optimis untuk memberikan yang terbaik di Trial Game Asphalt,” tandas pebalap yang memiliki pengalaman di kompetisi balap Eropa di ajang CEV Moto2 European Championship sejak 2015 lalu ini.

Persaingan ketat tidak hanya datang dari Dimas Ekky. Sejumlah nama rider top Indonesia sudah memastikan diri dalam race di Kanjuruhan nanti, seperti Doni Tata, Farudilla Adam, Tommy Salim, Ivan Harry, Gerry Salim, hingga Pedro Wunner.

Kehadiran para rider papan atas ini semakin menasbihkan posisi Trial Game Asphalt sebagai salah satu ajang extreme sport bergengsi di Tanah Air. Antusiasme tinggi juga ditunjukan oleh para penggemar supermoto yang selalu membludak dalam setiap serinya. Trial Game Asphalt International Championship merupakan program 76RIDER untuk menjadi barometer extreme sport di Indonesia.

Trial Game Asphalt 2018 sebelumnya telah bergulir di empat seri, yakni Semarang, Jogjakarta, Solo, dan Boyolali. Seri terakhir di Sirkuit Kanjuruhan Malang nanti, para rider terlebih dahulu menjalani sesi kualifikasi pada hari Jumat, 14 Desember 2018 untuk menentukan pole position. Lalu, pada hari Sabtu, 15 Desember 2018, merupakan race day di mana balapan digelar dua kali yakni sore dan malam hari.(Der/Aka)

BNN Kota Malang

Ratusan Atlet Sepatu Roda Siap Panasi Track Kanjuruhan di Bupati Cup VI

Ketua Perserosi Kabupaten Malang saat memantau atlet sepatu roda berlatih. (Toski D)
Ketua Perserosi Kabupaten Malang saat memantau atlet sepatu roda berlatih. (Toski D)

MALANGVOICE – Persatuan Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Kabupaten Malang siap menyelenggarakan ajang kejuaraan sepatu roda yang bertajuk Bupati Cup VI.

Dalam kejuaraan ini, sebanyak 585 atlet 35 klub dari Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah (Jateng) serta Jawa Timur (Jatim) akan berlaga dalam ajang rutin tahunan ini.

Ketua Perserosi Kabupaten Malang, Priyo Sudibyo, mengatakan, kejuaraan yang bertajuk Bupati Cup VI ini, untuk pelaksanaannya mulai besok tanggal 3-4 November 2018. Di samping itu, juga memperebutkan piala Kapolres Malang dan Dandim 0818/Kabupaten Malang-Batu.

“Ini merupakan ajang rutin tahunan sekaligus memperingati HUT ke 1258 Kabupaten Malang yang sudah teragendakan,” ungkapnya.

Pria yang akrab disapa Bogank ini menjelaskan, event tersebut dilaksanakan di sirkuit sepatu roda, Kanjuruhan, yang akan dibuka pada Sabtu (3/11) besok pukul 08.00 WIB.

“Melihat animo dari klub peserta yang cukup besar, kami optimis event tahunan yang berjalan di tahun ke enam ini dapat berlangsung lebih baik,” jelasnya.

Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Malang itu juga menyampaikan, ajang kejuaraan ini juga sebagai sarana selaksi atlet sepatu roda Kabupaten Malang sebelum turun di ajang Porprov Jatim pada awal tahun depan nanti di Tuban.

“Kejuaraan ini juga di manfaatkan oleh Perserosi Kabupaten Malang dalam seleksi dan mencari bibit atlet sepatu roda,” pungkasnya.

BNN Kota Malang

Kalahkan Usakti di Final, STIE Tribuana Juarai LIMA Volleyball Nationals Season 7

Tim STIE Tribuana juarai LIMA Volleyball Nationals Season 7 Malang. (deny rahmawan)
Tim STIE Tribuana juarai LIMA Volleyball Nationals Season 7 Malang. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Final LIMA Volleyball Nationals Season 7 mempertemukan dua tim kuat, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Tribuana (STIE Tribuana) Bekasi dan Universitas Trisakti (Usakti) di Sport Center UIN Maulana Malik Ibrahim, Jumat (27/9).

STIE Tribuana akhirnya keluar sebagai juara setelah mengalahkan Usakti dengan skor 3-2 (21-25, 25-13, 25-23, 23-25, 15-9).

Selama lima set ini, STIE Tribuana sudah mengumpulkan 75 poin lewat permainannya dari total 109 poin yang didapatkan. Affin Drinata menjadi penyumbang angka terbanyak di laga ini dengan 18 poin. Pada laga ini, pemain yang melakukan umpan paling banyak adalah Rafly Padila Akbar dengan 40 assist.

Di sisi lain, permainan yang ditampilkan Usakti menciptakan 54 poin dari 95 poin yang dihasilkan selama lima set. Angka terbanyak dicetak I Gede Wira Yudha Putra dengan 21 poin. Usakti melakukan assist sebanyak 37 kali di laga ini, dan Johan Freederick Sanger melakukan 34 assist.

Dengan hasil ini, STIE Tribuana menjadi juara LIMA Volleyball Nationals Season 7. Mereka menjadi tim yang meraih gelar pertama fase Nationals. Musim lalu, tidak ada fase Nationals, tetapi LIMA Volleyball: Air Mineral Prim-A Greater Jakarta Conference and Nusantara Conference Season 6.

Usakti, juara region Jakarta Raya, harus puas berada di posisi runner-up. Meski ada yang menang dan kalah, kedua tim ini sudah menunjukkan kemampuan terbaiknya di LIMA Volleyball Nationals Season 7 ini.

“Kami senang bisa menjadi juara di Nationals ini. Kemenangan ini merupakan hasil dari jerih payah para pemain. Saya selalu mengatakan bahwa kalau mereka berjuang pasti akan ada hasilnya. Anak-anak bisa membuktikannya. Semoga mereka bisa menjadi mahasiswa yang tangguh dan bisa mengharumkan nama kampus dan bangsa,” kata pelatih STIE Tribuana, Delvi Amri.

Sementara itu, pelatih Usakti, Desi Ramdani, mengapresiasi prestasi yang sudah diraih anak didiknya.

“Kami memang ingin menang. Namun, kami dan STIE Tribuana merupakan senior dan junior. Oleh karena itu, siapa pun yang menang kami pasti akan menerimanya. Saya tetap bangga dengan prestasi yang sudah diraih anak-anak sampai sekarang,” katanya.

Posisi ketiga diduduki Universitas Mitra Karya (Umika). Tim tersebut tanpa otomatis naik ke peringkat tiga karena Unisma 45 Bekasi tak hadir atau WO.(Der/Aka)

BNN Kota Malang

Dewanti Janjikan Bonus Jafro Peraih Medali Emas Asian Games

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko. (Aziz Ramadani/MVoice)
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko. (Aziz Ramadani/MVoice)

MALANGVOICE – Torehan medali emas Jafro Megawanto ajang Asian Games 2018 cabang olahraga (cabor) paralayang diapresiasi Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko. Pemkot Batu berjanji beri bonus kepada atlet asal Kelurahan Songgokerto Kota Batu itu.

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengatakan, dirinya bangga ada warga Kota Batu yang sukses mengharumkan daerahnya. Rencananya, jika Jafro telah kembali ke Kota Batu, pihak akan beri sambutan spesial sebagai bentuk apresiasi atas torehan medali emas. Cabor paralayang nomor ketepatan mendarat Asian Games 2018.

“Bangga sekai rasanya, ada warga Kota Batu yang telah menyumbangkan medali emas di Asian Games. Nanti sewaktu dia pulang akan kami sambut sebagai apresiasi,” kata Dewanti.

Dewanti juga menjanjikan memberi bonus khusus kepada Jafro.

“Kalau pak Presiden RI Joko Widodo saja memberikan bonus, tentunya kami sebagai pemerintah kota juga akan kasih bonus untuk Jafro,” imbuhnya.

Bonus dan apresiasi kepada Jafro pantas diberikan. Sebab Kota Batu semakin dikenal dunia.

“Untuk bisa masuk mengikuti Asian Games 2018 saja sudah menjadi kebanggan. Apalagi bisa menyumbangkan medali emas, itu luar biasa,” kata politisi PDI Perjuangan ini.

Seperti diberitakan, Jafro sukses menambah pundi-pundi medali emas dari cabang olahraga (cabor) paralayang untuk ketepatan mendarat (KTM) putra. Medali emas itu berhasil didapatkannya saat berlaga di Gunung Mas, Puncak, Bogor, Kamis (23/8).

Sebelumnya, Jafro bersama tim lainnya untuk nomor tim akurasi beregu putra berharil memperoleh medali emas. Saat itu, Jafro bersama tim terdiri dari Roni Pratama, Jonny Effendi berasail dari Kota Batu, Aris Apriansyah adal Banten dan Hening Paradigma dari Jawa Tengah berhasil memperoleh medali emas.(Der/Aka)

BNN Kota Malang

Arema Indonesia Menang Perdana, Kalahkan Blitar Poetra

Pemain Arema Indonesia (biru) berusaha melewati pemain Mojosari Putra. (deny)

MALANGVOICE – Arema Indonesia berhasil menang perdana di kancah Liga 3 saat menjamu Blitar Poetra, Rabu (17/5) di Stadion Gajayana, Kota Malang. Laga sengit itu berakhir dengan skor 2-1.

Arema Indonesia memberi kejutan pada tim tamu setelah melesakkan gol cepat di menit 3 lewat kaki M Dzulkarnaen dan digandakan gol Daud Ivan Kararbo pada menit 38. Tim Blitar Poetra hanya bisa membalas satu gol di paruh ke dua lewat M Fiqi pada menit 84.

Asisten Manajer Arema Indonesia, Rama Acub Zaenal, mengatakan, kemenangan itu sangat berarti bagi timnya. Hasil itu bisa mengangkat mental Singo Edan di pertandingan selanjutnya.

“Ini langkah pertama pembuktian kami belum mati. Kami (Arema Indonesia) kembali,” ujarnya.

Rama melanjutkan, permainan anak-anak Arema Indonesia sudah cukup baik dan mampu menguasai jalannya pertandingan.

“Secara permainan saya tahu pemain memberi penampilannya secara maksimal,” tandasnya.

BNN Kota Malang

Dipecundangi Persiga 2-4, Peluang Arema Indonesia Semakin Tipis

Arema Indonesia saat meladeni Persiga Trenggalek di Stadion Gajayana, Kota Malang.(ist)

MALANGVOICE – Arema Indonesia dipermalukan di kandang saat menjamu Persiga Trenggalek, di Stadion Gajayana, Rabu (23/8). Arema kalah dengan skor 2-4.

Hasil pahit ini mempersempit peluang Arema Indonesia untuk lolos ke 12 besar Liga 3 Zona Jawa Timur.

Arema Indonesia tertinggal 0-3 di babak pertama. Tiga gol Persiga dicetak Ali Mustofa (dua gol) dan Setia Indrawan. Sampai turun minum, skor 0-3 tak berubah.

Arema baru bisa memperkecil ketertinggalan setelah Dzulkarnaen berhasil menjebol gawang Persiga. Skor berubah 1-3. Kedua tim pun saling jual beli serangan.

Persiga justru menambah gol di menit 81. Gol tersebut dicetak Ali Mustofa sekaligus mengemas hat-trick dalam laga itu.

Lagi-lagi Dzulkarnaen memperkecil ketertinggalan setelah berhasil mengoyak gawang Persiga untuk kedua kalinya. Namun, usahanya tak mampu menyelamatkan Singo Edan dari kekalahan. Wasit pun meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan. Skor 2-4 untuk kemenangan Persiga.

Kekalahan ini pun ditanggapi datar pelatih sementara Arema Indonesia, Eko Susilo. Ia mengaku tidak punya waktu banyak lantaran baru mengisi kursi pelatih.

“Kami kehilangan sang kapten, Rofik dan ini berpengaruh pada tim,” katanya.

Eko menilai lini belakang Singo Edan rapuh dan pemain teledor. Ia menyadari anak asuhnya bermain canggung lantaran target menang untuk menjaga asa lolos ke babak selanjutnya.

“Kami punya satu pertandingan dan kami harus menang,” papar dia.(Der/Ak)

BNN Kota Malang

Sirkuit Trial Game Asphalt Malang Dibuat Safety tapi Tetap Andalkan Speed

Para pembalap memacu kendaraannya. (istimewa)
Para pembalap memacu kendaraannya. (istimewa)

MALANGVOICE – Trial Game Asphalt seri ke empat digelar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang mulai 18-19 Oktober. Persaingan poin antar pembalap cukup ketat, apalagi di kelas utama 250.

Ketatnya persaingan itu membuat panitia lebih konsen melakukan persiapan. Hal itu dikatakan Race Director Trial Game Asphalt 2019 Jim Sudaryanto, menurutnya, di kelas FFA 250cc poin yang diperoleh dari masing-masing putaran cukup penting sehingga harus menjaga sportivitas pembalap.

“Kemudian dari segi sirkuit juga kita prepare sebaik mungkin untuk lebih safety karena mereka memang benar-benar fight di putaran ke 4 dan 5 untuk menjadi juara umum di Trial Game Asphalt 2019,” katanya kepada awak media, Jumat (18/10).

Dijelaskan lebih lanjut, panitia Trial Game Asphalt 2019 seri ke empat ini sudah merombak total lintasan sirkuit. Bahkan bisa dibilang berbeda dengan trek lain. Jim mengatakan, trak disetting lebih panjang sehingga memacu speed tinggi, kemudian putarannya lebih lebar dan besar sehingga pembalap lebih leluasa memacu kendaraannya.

“Jadi ini setting sirkuitnya lebih speed dari tahun kemarin. Ini terbukti dari timing pembalap tadi sudah kita hitung dengan transfonder itu lebih cepat dari sekarang meskipun panjang treknya sama panjang 900 meter,” ujarnya.

Jim beralasan, perubahan ini selalu dilakukan agar menjaga ciri khas Trial Game Asphalt. Itu juga berpengaruh supaya pembalap tidak merasa sirkuitnya monoton.

“Jadi memang karakter masing-masing kota kemudian masing-masing putaran akan kita buat berbeda sehingga daya tarik peserta lebih banyak kemudian peserta lebih enjoy balap di beberapa kota yang diselenggarakan,” imbuhnya.(Der/Aka)

BNN Kota Malang

Kejurnas Karate di Batu Jadi Ajang Tingkatkan Cinta Tanah Air

Peserta bertanding dalam Kejuaraan Nasional Karate Divif 2 Kostrad Open 2017 di GOR Gajah Mada Kota Batu, Jumat (21/7).
Peserta bertanding dalam Kejuaraan Nasional Karate Divif 2 Kostrad Open 2017 di GOR Gajah Mada Kota Batu, Jumat (21/7).

MALANGVOICE – Kejuaraan Nasional Karate Divif 2 Kostrad Open 2017 dibuka secara resmi oleh Panglima Divif 2 Kostrad, Mayjen TNI Agus Suhardi, Kamis (21/7) di GOR Gajah Mada Kota Batu. Momen tersebut juga dijadikan sarana meningkatkan cinta tanah air Indonesia.

Dalam sambutannya, Mayjen TNI Agus Suhardi berpesan agar para atlet selalu menjunjung tinggi kebenaran, kejujuran, dan menjaga sportivitas.
Kejuaraan ini digelar untuk mendapatkan atlet-atlet terbaik yang siap menghadapi pertandingan berskala nasional dan internasional.

“Manfaatkan momen ini sebaik-baiknya untuk menjadi atlet yang andal dan berprestasi,” kata Pangdivif 2 Kostrad.

Agus juga mengajak peserta menjunjung tinggi semangat patriotisme serta mematuhi ketentuan dan aturan yang berlaku selama pertandingan. Namun, diakuinya, ada misi utama yang diusung. Yakni menjadikan olahraga untuk meningkatkan cinta tanah air.

“Kami ingin menggelorakan kembali semangat generasi muda akan kecintaan nilai kebangsaan melalui olahraga,” jelasnya.

Ketua KONI Kota Batu Zainul Arifin menambahkan, total ada 1.500 peserta yang terbagi dalam 78 kontingen kabupaten/kota. Sebagai tuan rumah, pihaknya menjadikan momen ini cambukan untuk meningkatkan prestasi. “Tentunya kami terus memberikan pendampingan dan pembinaanal atlet untuk terus berprestasi,” kata pria akrab disapa Jinung ini.

Pembukaan kejurnas dimeriahkan dengan sajian tari tradisional Remo Dolet. Tarian yang menggambarkan sosok prajurit ini ditampilkan sebagai bentuk ucapan selamat datang.

Tampak hadir Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI I Made Sukadana, Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso dan Waka Polres Batu Kompol Nurmala dan Waka Polres Malang Kompol Decky Hermansyah.


Reporter: Aziz Ramadani
Editor: Muhammad Choirul Anwar
Publisher: Yunus Zakaria
BNN Kota Malang