Arema Indonesia Bertekad Sapu Bersih Tiga Laga Sisa

Pemain Arema Indonesia berduel dalam pertandingan. (Istimewa)

MALANGVOICE – Arema Indonesia bertekad meraih kemenangan pada semua laga sisa putaran 2 grup E Liga 3 Zona Jawa Timur. Ini dilakukan agar mereka mampu mengamankan peluang lolos pada putaran selanjutnya.

Sasaran sapu bersih terhitung tiga pertandingan, masing-masing menghadapi Asifa Malang, Persiga Trenggalek, dan Perseta Tulungagung. “Harus sapu bersih, kalau ingin lolos putaran selanjutnya. Kalau tidak ya tidak lolos,” ungkap Media Officer Arema Indonesia, Noor Ramadhan.

Arema Indonesia diuntungkan dengan status tim tuan rumah pada tiga laga itu. Ini sekaligus menjadi momentum mengakhiri hasil buruk di beberapa pertandingan sebelumnya.

“Kemenangan ini harus kami berikan untuk Aremania. Kita belum pernah menang putaran dua. Akan mengakhiri rentetan kurang memuaskan itu,” lanjutnya.

Karena itu, dia berharap mendapatkan dukungan penuh Aremania untuk datang langsung ke stadion. Peningkatan jumlah supporter di tiap pertandingan menjadi modal berharga.

Pada laga menghadapi Asifa Minggu (13/8), Panpel mencetak 5.000 tiket. “Selain tiket yang kita cetak, juga tersedia tiket cadangan untuk antisipasi lonjakan penonton. Kami berharap dukungan Aremania sebagai pemain keduabelas tim Singo Edan,” pungkasnya.


Reporter: Muhammad Choirul Anwar
Editor: Muhammad Choirul Anwar
Publisher: Yunus Zakaria

24 Tim Voli Berebut Kapolres Cup 2017

Kapolres Batu AKBP Budi Hermanto memimpin pembukaan Kejuaraan Bola Voli Kapolres Cup 2017 antar desa/kelurahan se-Kota Batu, di GOR Gajah Mada Kota Batu, Selasa (25/7). (Aziz Ramadani)
Kapolres Batu AKBP Budi Hermanto memimpin pembukaan Kejuaraan Bola Voli Kapolres Cup 2017 antar desa/kelurahan se-Kota Batu, di GOR Gajah Mada Kota Batu, Selasa (25/7). (Aziz Ramadani)

MALANGVOICE – Memperingati HUT Ke-71 Bhayangkara, Polres Batu bekerjasama dengan KONI Kota Batu menggelar kejuaraan bola voli. Total ada 24 tim dari desa/kelurahan yang akan memperebutkan Kapolres Cup 2017.

Tim Putra terbagi dalam empat grup. Total ada 16 tim yang berlaga. Untuk Tim Putri ada dua grup dengan 8 tim yang berlaga.

Seluruh tim yang berlaga Selasa sore (25/7) mengikuti upacara pembukaan yang dipimpin langsung Kapolres Batu AKBP Budi Hermanto. Turut hadir mendampingi Ketua KONI Kota Batu Zainul Arifin.

Alumnus Akpol 2000 ini dalam sambutannya mengatakan, tujuan dari kegiatan kali ini untuk mencari bibit baru pemain voli potensial. Tak hanya itu diharapkan menjadi ajang silaturahmi untuk memperkuat rasa persatuan. “Hal ini sesuai dengan Nawa Cita Presiden Joko Widodo tentang memperteguh kebhinekaan,” jelasnya.

Outputnya, masih kata Budi Hermanto, bibit potensial dan berdaya yang akan dilatih untuk berlaga mewakili Kota Batu. Buher sapaan akrabnya juga mengimbau seluruh tim menjunjung sportifitas. “Siap menang itu biasa, siap kalah juga harus ada dalam diri pemain,” kata Buher.

“Kami (Polres) akan menyiapkan hadiah tak terduga bagi pemenang,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua KONI Kota Batu Zainul Arifin turu mengimbau agar seluruh tim serius dan bersemangat memperebutkan Kapolres Cup 2017. Sebab, pemain yang menunjukkan kualitas terbaiknya akan direkrut mewakili Kota Batu dalam ajang kejuaraan daerah dan nasional.

“Jangan sekadar ikut karena harapannya memunculkan bibit atlet yang akan mengikuti kejuaraan,” pungkasnya.


Reporter: Aziz Ramadani
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yunus Zakaria

Kejurnas Karate di Batu Jadi Ajang Tingkatkan Cinta Tanah Air

Peserta bertanding dalam Kejuaraan Nasional Karate Divif 2 Kostrad Open 2017 di GOR Gajah Mada Kota Batu, Jumat (21/7).
Peserta bertanding dalam Kejuaraan Nasional Karate Divif 2 Kostrad Open 2017 di GOR Gajah Mada Kota Batu, Jumat (21/7).

MALANGVOICE – Kejuaraan Nasional Karate Divif 2 Kostrad Open 2017 dibuka secara resmi oleh Panglima Divif 2 Kostrad, Mayjen TNI Agus Suhardi, Kamis (21/7) di GOR Gajah Mada Kota Batu. Momen tersebut juga dijadikan sarana meningkatkan cinta tanah air Indonesia.

Dalam sambutannya, Mayjen TNI Agus Suhardi berpesan agar para atlet selalu menjunjung tinggi kebenaran, kejujuran, dan menjaga sportivitas.
Kejuaraan ini digelar untuk mendapatkan atlet-atlet terbaik yang siap menghadapi pertandingan berskala nasional dan internasional.

“Manfaatkan momen ini sebaik-baiknya untuk menjadi atlet yang andal dan berprestasi,” kata Pangdivif 2 Kostrad.

Agus juga mengajak peserta menjunjung tinggi semangat patriotisme serta mematuhi ketentuan dan aturan yang berlaku selama pertandingan. Namun, diakuinya, ada misi utama yang diusung. Yakni menjadikan olahraga untuk meningkatkan cinta tanah air.

“Kami ingin menggelorakan kembali semangat generasi muda akan kecintaan nilai kebangsaan melalui olahraga,” jelasnya.

Ketua KONI Kota Batu Zainul Arifin menambahkan, total ada 1.500 peserta yang terbagi dalam 78 kontingen kabupaten/kota. Sebagai tuan rumah, pihaknya menjadikan momen ini cambukan untuk meningkatkan prestasi. “Tentunya kami terus memberikan pendampingan dan pembinaanal atlet untuk terus berprestasi,” kata pria akrab disapa Jinung ini.

Pembukaan kejurnas dimeriahkan dengan sajian tari tradisional Remo Dolet. Tarian yang menggambarkan sosok prajurit ini ditampilkan sebagai bentuk ucapan selamat datang.

Tampak hadir Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI I Made Sukadana, Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso dan Waka Polres Batu Kompol Nurmala dan Waka Polres Malang Kompol Decky Hermansyah.


Reporter: Aziz Ramadani
Editor: Muhammad Choirul Anwar
Publisher: Yunus Zakaria

Persikoba Lumat Persema Malang 5-0 Tanpa Balas

Aksi tendangan voli penyerang Persikoba Vicky Jihansyah dalam lanjutan Liga 3 putaran kedua, di Agro Kusuma Kota Batu, Rabu (9/8). (Aziz Ramadani)
Aksi tendangan voli penyerang Persikoba Vicky Jihansyah dalam lanjutan Liga 3 putaran kedua, di Agro Kusuma Kota Batu, Rabu (9/8). (Aziz Ramadani)

MALANGVOICE – Persikoba menang besar saat menjamu Persema Malang di Lapangan Agro Kusuma, Kota Batu, Rabu sore (9/8). Tim asuhan Samsul Riadi ini menggunduli Persema Malang dengan skor 5-0 tanpa balas dalam lanjutan Liga 3 putaran kedua.

Babak pertama, tim berjuluk Elang Putih ini langsung tancap gas. Keunggulan Persikoba tercipta pada menit ke-8 oleh pemain bernomor punggung 19, Luqman Eka Pratama. Tendangan kaki kirinya dari jarak jauh tak mampu dibendung penjaga gawang Persema Malang nomor punggung 45, Teguh Adi Wijaya.

Persikoba menggandakan keunggulan pada menit ke-30 dari pemain balakangnya nomor punggung 15, Fauzi. Hingga turun minum, keunggulan 2-0 Persikoba tidak berubah.

Pada babak kedua, Persema Malang mulai menunjukkan pola penyerangan yang apik. Bahkan barisan penyerang yang dikomandoi Kukuh Hartono ini menciptakan dua peluang besar terciptanya gol balasan. Sayang, penjaga gawang Persikoba nomor punggung 30, Vicky Yohan Ananta dalam top perform. Dua kali Vicky dapat menepis bola serangan dari Persema Malang.

Selebrasi pemain Persikoba merayakan gol Benny Kristian Saputra menit ke-78, di Agro Kusuma Kota Batu.
Selebrasi pemain Persikoba merayakan gol Benny Kristian Saputra menit ke-78, di Agro Kusuma Kota Batu.

Ketenangan barisan gelandang dan penyerang Persikoba patut diacungi jempol. Buktinya, pada babak kedua, tiga gol tambahan berhasil diciptakan. Diantaranya, pada menit ke-72 oleh Reza Dwi Prasetya, Benny Kristian Saputra menit ke-78 dan Rahmat Arif Risnadi menit ke-83. Skor 5-0 untuk keunggulan Persikoba tidak berubah hingga peluit panjang dibunyikan Wasit Andik Sugianto asal Pasuruan.

Pelatih Persikoba Samsul Riadi mengaku sangat puas dengan hasil tiga poin ini. Padahal di laga tandang melawan Persema Malang, pihaknya menelan kekalahan tipis 1-2 putaran pertama Liga 3.

Ketenangan bermain dan empat pemain rekrutan anyar diklaimnya sebagai kunci sukses mengalahkan Persema Malang tanpa ampun. Dua laga sebelumnya juga berhasil dilalui tanpa kekalahan. Diantaranya, imbang 1-1 melawan Blitar United dan menang 3-0 lawan Singhasari FC.

“Kuncinya, kami selalu memotivasi tim untuk terus berjuang dan semangat,” ujar Samsul Riadi ditemui MVoice usai laga.


Reporter: Aziz Ramadani
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yunus Zakaria

Tutup Kejurnas Karate Pangdivif 2 Kostrad, ER: Tahun Depan Siap Jadi Tuan Rumah Taraf Internasional

Wali Kota Batu menyerahkan piala untuk juara umum kategori umum, diraih INKAI Jatim, Minggu malam (23/7). (Aziz Ramadani)
Wali Kota Batu menyerahkan piala untuk juara umum kategori umum, diraih INKAI Jatim, Minggu malam (23/7). (Aziz Ramadani)

MALANGVOICE – Kejurnas Karate memperebutkan Piala Pangdivif 2 Kostrad digelar di GOR Gajah Mada Kota Batu, resmi ditutup, Minggu malam (23/7). Juara umum dari total 78 kontingan diraih INKAI Jatim Prestasi dan Markas Besar TNI AD untuk kategori TNI/Polri.

Rinciannya, INKAI Jatim Prestasi meraih 14 medali emas, 9 medali perak dan 14 medali perunggu. Sedangkan Mabes TNI AD meraih 15 medali emas, 10 medali perak, dan 6 medali perunggu.

Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih banyak atas keikusertaan seluruh atlet karate dari berbagai kabupaten/kota. Harapannya dengan agenda ini dapat menghasilkan atlet-atlet baru yang kompetitif dan berprestasi. Baik di kancah nasional maupun internasional.

“Tentunya prestasi baik lagi akibat tempaan di kawah candradimuka event di Kota Batu ini,” ujar pria akrab disapa ER ini.

Besar harapan, lanjut ER, tahun berikutnya menjadi tuan rumah lagi dengan level lebih luas. Yakni kejuaraan internasional. ER berjanji akan meningkatkan kualitas penyelenggaraan dan pelayanan. “Kalau bisa disiapkan tempat istirahat berkerja sama dengan hotel-hotel yang ada di Kota Batu,” pungkas pria penghobi motor trail ini.

Sementara untuk kontingen Kota Batu sendiri berhasil menggondol sejumlah 8 medali, diantaranya 1 medali emas, 1 medali perak dan 6 medali perunggu.Meski ini kali pertama kontingen Kota Batu mengikuti kejuraan tingkat nasional, capaian prestasi cukup membanggakan.

“Saya kira cukup bisa memotivasi anak-anak di kompetisi kejuaraan selanjutnya,” beber Sekretaris Umum FORKI Kota Batu, Jessy Okto Wakobayashi.

Meski begitu, lanjut Jessy, capaian ini tidak membuat pihak FORKI berpuas diri. Dikatakannya terus terang, sebagai bahan evaluasi, pihaknya akan melakukan regenerasi di jajaran pelatih.

“Ke depannya akan dipersiapkan lagi lebih matang, terutama mendatangkan pelatih yang potensial,” ujarnya.

Terlepas dari hasil kurang memuaskan itu, untuk FORKI Kota Batu sendiri bisa berbangga karena mendapat madat dari Panglima Divif 2 Kostrad, Agus Suhardi, menjadi tuan rumah penyelenggara even Kejurnas ini.

“Setidaknya Kota Batu mendapat perhatian khusus publik nasional. Hal ini jadi semangat dan motivasi kami bersama atlet untuk lebih baik lagi,” tandasnya.


Reporter: Aziz Ramadani
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yunus Zakaria

Arema Indonesia Menang Perdana, Kalahkan Blitar Poetra

Pemain Arema Indonesia (biru) berusaha melewati pemain Mojosari Putra. (deny)

MALANGVOICE – Arema Indonesia berhasil menang perdana di kancah Liga 3 saat menjamu Blitar Poetra, Rabu (17/5) di Stadion Gajayana, Kota Malang. Laga sengit itu berakhir dengan skor 2-1.

Arema Indonesia memberi kejutan pada tim tamu setelah melesakkan gol cepat di menit 3 lewat kaki M Dzulkarnaen dan digandakan gol Daud Ivan Kararbo pada menit 38. Tim Blitar Poetra hanya bisa membalas satu gol di paruh ke dua lewat M Fiqi pada menit 84.

Asisten Manajer Arema Indonesia, Rama Acub Zaenal, mengatakan, kemenangan itu sangat berarti bagi timnya. Hasil itu bisa mengangkat mental Singo Edan di pertandingan selanjutnya.

“Ini langkah pertama pembuktian kami belum mati. Kami (Arema Indonesia) kembali,” ujarnya.

Rama melanjutkan, permainan anak-anak Arema Indonesia sudah cukup baik dan mampu menguasai jalannya pertandingan.

“Secara permainan saya tahu pemain memberi penampilannya secara maksimal,” tandasnya.

Kota Malang Siapkan 10 Wakilnya di Sea Games

Ketua Umum KONI Kota Malang, Bambang DH Suyono. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Sebanyak 10 pelaku olahraga asal Kota Malang disiapkan menyongsong Sea Games 2017, Agustus mendatang. Jumlah itu terdiri dari pelatih atau ofisial, serta atlet-atlet binaan KONI Kota Malang.

Sebagian besar mereka tengah menjalani Pusat Latihan Nasional (Pelatnas) di masing-masing cabang olahraga (cabor). Rincinya, dari balap sepeda menyumbang tiga atlet yakni Elga Kharisma, Crismonita Dwi Putri, dan Popo Ario Sejati, serta dua ofisial yaitu Sugeng Tri Hartono dan Zainul Siswanto.

Dari cabor panjat tebing, sukses M Abudzar Yulianto pada ajang PON 2016 lalu masih diharapkan jadi tuah Kota Malang. Di cabor ini, seorang lagi disiapkan sebagai ofisial, yakni Firman Yanuar.

Sementara itu sisanya merupakan atlet andalan di cabor angkat besi, sepatu roda, dan atletik, masing-masing Acchedya Jagadhita, Yossie Aditya Nugraha, serta Atjong Tio Purwanto. Ketiga nama itu juga sempat meraup emas di ajang PON 2016 di Jawa Barat.

Sebagian besar nama-nama itu telah malang-melintang di berbagai ajang baik tingkat nasional maupun internasional. Ketua KONI Kota Malang, Bambang DH Suyono, percaya mereka mampu memberi yang terbaik demi mengharumkan nama Kota Malang dan Indonesia.

Dalam beberapa kesempatan, Pak Yono, sapaan akrabnya, sudah mengimbau kepada atletnya untuk latihan secara rutin dan mengikuti sejumlah event baik yang ada di dalam maupun luar daerah. Beragam kejuaraan ini diperlukan sebagai batu loncatan menuju Sea Games.

“Ibaratnya seperti pisau, semakin tajam kalau terus-terusan diasah. Kami berharap para atlet juga begitu. Terus melakukan latihan rutin dan juga lomba,” papar mantan Sekda Kota Malang ini.


Reporter: Muhammad Choirul Anwar
Editor: Muhammad Choirul Anwar
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

Kerap Berprestasi, Cabor Panahan Ternyata Masih Terkendala Tempat Latihan

Ketua Pengcab Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kota Malang Yudi Purwanto. (Muhammad Choirul)
Ketua Pengcab Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kota Malang Yudi Purwanto. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Panahan termasuk salah satu cabang olahraga (cabor) di Kota Malang yang kerap menorehkan prestasi. Sejumlah atlet andalannya sering kali mempersembahkan medali dari berbagai ajang baik tingkat regional maupun nasional.

Meski begitu, cabor ini masih memiliki sejumlah kendala, terutama untuk keperluan berlatih. Ketua Pengcab Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kota Malang, Yudi Purwanto, mengungkapkan, saat ini pihaknya belum memiliki tempat berlatih tetap.

Selama ini, para atlet berpindah dari satu tempat ke tempat lain jika ingin berlatih. Ada dua tempat yang kerap digunakan, yakni Lapangan Cengger Ayam dan Lapangan Gayam.

“Lapangan Gayam cukup strategis meskipun di situ masih perlu beri pagar penutup agar lebih aman ketika berlatih. Kalau di Lapangan Cengger Ayam juga tidak bisa setiap hari karena dipakai kegiatan lain,” paparnya.

Kebutuhan tempat berlatih tetap belum bisa dipenuhi lantaran terbatasnya anggaran. Di sisi lain, ia bersyukur kebutuhan alat berlatih sudah banyak ditopang KONI Kota Malang.

Selain itu, pihaknya juga membutuhkan tambahan pelatih yang tersertifikasi. Sebab, minat dan antusiasme anak-anak maupun remaja terjun di dunia panahan semakin tinggi.

“Anggota yang sudah terdaftar sekitar 100 orang dan ini akan terus bertambah, jadi perlu tambahan pelatih agar latihan maksimal,” pungkasnya.


Reporter: Muhammad Choirul Anwar
Editor: Muhammad Choirul Anwar
Publisher: Yunus Zakaria

14 Atlet Mancanegara Ikuti Batu International Tourism Paragliding Festival 2017

Wali Kota Batu Eddy Rumpoko membuka secara resmi Batu International Tourism Pragliding Festival 2017 di Graha Pancasila Balai Kota Among Tani, Kamis malam (27/8). (Aziz Ramadani)
Wali Kota Batu Eddy Rumpoko membuka secara resmi Batu International Tourism Pragliding Festival 2017 di Graha Pancasila Balai Kota Among Tani, Kamis malam (27/8). (Aziz Ramadani)

MALANGVOICE – Batu International Tourism Pragliding Festival 2017, Kamis malam (27/7) resmi dibuka. Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko berpesan agar panitia memberikan pelayanan maksimal kepada 71 atlet paragliding dan 14 diantaranya dari mancanegara.

Dalam sambutannya, ER sapaan akrab Eddy Rumpoko mengatakan, para peserta yang mengikuti festival olahraga ini adalah atlet pilihan. Mereka memiliki skill yang jarang dimiliki.

Atlet paragliding asal Jerman dan Prancis ikut bermain perkusi dalam acara pembukaan Batu International Tourism Pragliding Festival 2017.
Atlet paragliding asal Jerman dan Prancis ikut bermain perkusi dalam acara pembukaan Batu International Tourism Pragliding Festival 2017.

“Maka saya berpesan agar jadi tuan rumah yang baik. Baik itu dari atlet Kota Batu sendiri, panitia dan pemerintah,” kata ER.

Soal keamanan jalannya festival turut jadi perhatian ER. Politisi PDI Perjuangan ini mengimbau panitia memperhatikan betul faktor keselamatan khususnya para peserta.

“Jadi jangan hanya mengedepankan tujuan sektor pariwisata saja. Kalau bisa setiap atlet ada pendamping,” sambung dia.

Dengan sukses berjalannya event ini, maka otomatis akan dipercaya seluruh atlet paragliding nasional maupun internasional. “Bagi pemenang akan ada kami tambah bonus Rp 20 juta,” pungkas penghobi motor trail ini.

Imam Suryono Kadisparta Kota Batu menambahkan, sekitar 14 atlet paragliding mancanegara yang ikut ambil bagian. Diantaranya atlet Jerman, Prancis, India, Jepang, Korea Selatan, dan Thailand.

“Agenda tahunan ini jadi ajang promosi pariwisata kota batu
agarsemakin dikenal internasional. Bukan hanya tentang wisata sebagai veneu olahraga paralayang,” pungkasnya.


Reporter: Aziz Ramadani
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yunus Zakaria

Laga Perdana, Persema U-17 Ditahan Imbang Persik 1-1

Laga Perdana, Persema U-17 Ditahan Imbang Persik 1-1
Laga Perdana, Persema U-17 Ditahan Imbang Persik 1-1

MALANGVOICE – Ambisi Persema U-17 untuk meraih poin penuh di laga perdana, Piala Suratin U-17 gagal terwujud. Persema hanya mampu mendapat satu poin karena hasil imbang 1-1, pada pertandingan yang berlangsung di Lapangan Persebaya, Senin (7/8).

Persema bahkan kecolongan lebih dulu, tepatnya menit 3. Pemain lawan mampu menyarangkan si kulit bundar ke gawang yang dijaga Sisko Dewantara.

Enam menit berselang, Persema baru bisa menyamakan skor sehingga kedudukan 1-1.

Tim Bhledek Biru mendominasi jalannya pertandingan. Beberapa peluang emas di depan gawang lawan tersaji, tapi gagal dikonversi menjadi gol.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-1 untuk kedua tim. Hasil sama dialami Persebaya. Menjamu Situbondo di rumah sendiri, Persebaya tak mampu mengungguli Situbondo. Sampai pertandingan habis, skor berakhir 1-1.

Persema akan kembali melakoni pertandingan, Selasa (8/8) besok. Persema bakal mendapat perlawanan sengit dari Situbondo.

“Anak-anak menguasai permainan, tapi tidak berhasil mencetak gol untuk kemenangan,” kata Manajer Persema U-17, Totok Soekardjito, melalui pesan singkat WhatsApp ke MVoice.

Peluang Persema lolos terbuka lebar. Hasil menang atas Situbondo mutlak diraih apabila ingin melaju ke babak selanjutnya.

“Semoga besok (Selasa, red) keberuntungan berpihak ke kami,” papar dia.


Reporter: Miski
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yunus Zakaria

Komunitas