Pelatih Arema FC Targetkan 50 Poin di Akhir Musim Liga 1

Pelatih Arema FC, Milan Petrovic. (deny rahmawan)
Pelatih Arema FC, Milan Petrovic. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Arema FC akan menjalani empat laga sisa di Liga 1. Semua pertandingan dianggap penting agar menjaga jarak dari zona merah.

Pelatih Arema FC, Milan Petrovic, bahkan sudah menarget timnya untuk bisa meraih 50 poin di hingga akhir kompetisi. Tentu hasil itu bisa dicapai asalkan bisa menuntaskan pertandingan di kandang dengan kemenangan dan menjaga agar tidak kalah saat laga away.

“Arema masih punya kesempatan mendapat 7 hingga 9 poin sampai akhir musim. Minimal bisa menyelesaikan dengan poin 50, kami sangat senang,” kata Milan.

Saat ini Arema berada di posisi sembilan di klasemen dengan raihan 41 poin. Jika sudah mencapai poin 50, bukan tak mungkin Singo Edan merangsek ke papan atas. Pasalnya, jarak dengan pemuncak klasemen saat ini, PSM Makassar hanya 12 poin.

Terdekat, Arema akan melawan Persela Lamongan pada Jumat (16/11). Dalam laga itu menjadi ujian agar bisa meraup poin di kandang lawan.

“Kami hanya punya empat sisa laga dan harus dimanfaatkan. Belum lagi ada Piala Indonesia,” tandas Milan. (Der/Ulm)

Lawan Borneo, Pelatih Singo Edan Beri Nasihat Pemainnya

Skuat Arema FC. (Instagram Arema FC Official)

MALANGVOICE – Pelatih Arema FC, Joko Susilo, punya nasihat untuk pemainnya sebelum bertandang ke markas Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda dalam lanjutan pekan ke tiga Liga 1 2018, Senin (9/4) malam nanti.

Gethuk sapaan akrabnya, meminta Dendi Santoso dkk bermain santai dan disiplin. Ia tahu, timnya saat ini berada dalam tekanan tinggi karena belum pernah mencicipi kemenangan dari dua laga sebelumnya.

“Pemain bermainlah seperti apa yang sudah dimiliki (skill), disiplin, motivasi tinggi, mengikuti apa yang sudah disepakati, seperti taktik dan lainnya,” katanya.

Mengenai taktik, pelatih berlisensi A AFC ini sudah mempersiapkan betul sebelum terbang ke Samarinda. Namun, Gethuk merahasiakan taktik tersebut untuk meredam kekuatan Pesut Etam.

“Kami sadar raih kemenangan nanti malam tidak mudah, saya tak ingin pemain terbebani. Tapi semua kesalahan sudah dibenahi dalam latihan,” tutupnya.

Saat ini Singo Edan menduduki peringkat 16 dari dua laga. Tiga poin wajib didapat agar bergerak menjauhi jurang degradasi. (Der/Ery)

Persib Gagal Petik Kemenangan Lawan Arema FC

Persib Bandung vs Arema FC. (PSSI.org)

MALANGVOICE – Arema FC berhasil menahan imbang Persib Bandung di leg pertama babak 16 besar Piala Indonesia, Senin (18/2). Laga yang dihelat di Stadion Jalak Harupat Bandung itu berakhir dengan skor 1-1.

Kedua tim tampil menyerang sejak awal babak pertama. Namun tidak ada gol yang tercipta.

Gol baru lahir di babak kedua dari tim tuan rumah di menit 69 oleh Edwin Ramdani. Tim tamu kemudian menyamakan kedudukan lewat M Rafli pada menit 76.

Dari hasil tersebut, pelatih Persib Bandung, Miljan Radovic, cukup puas dengan penampilan anak asuhnya. Namun, ia sedikit kecewa dengan skor imbang tersebut.

“Pertandingan yang sangat sulit hari ini. Saya selalu bicara kalau di Bandung lawan Arema selalu sulit. Babak pertama kami bermain cukup bagus. Sayang babak kedua kami sedikit kehilangan fokus dan harus ada gol,” ujarnya.

Hasil imbang ini akan dia jadikan evaluasi sebelum laga leg kedua di kandang Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Jumat (22/2).

“Kami akan bekerja keras agar bisa lolos ke babak 8 besar,” tandasnya. (Der/Ulm)

Singo Edan Jaga Konsistensi Kontra Bhayangkara FC

Skuat Arema FC. (dok. Liga 1 Indonesia)
Skuat Arema FC. (dok. Liga 1 Indonesia)

MALANGVOICE – Arema FC bakal menjalani laga terakhir penyisihan Grup E Piala Presiden 2018 dengan melawan Bhayangkara FC, Selasa (30/1).

Laga pamungkas itu sangat penting untuk memantapkan tim berjuluk Singo Edan lolos ke babak selanjutnya sesuai target. “Ada final lawan Bhayangkara FC, kami harus berjuang,” kata pelatih Arema FC, Joko Susilo.

Melawan tim juara Liga 1, kata Gethuk, sapaan akrabnya, dirasa tidak mudah. Bhayangkara dinilai punya segudang pemain apik yang perlu diwaspadai. Lagi pula tim Arema FC masih banyak perbaikan, termasuk konsistensi permainan.

Gethuk menyampaikan, Dendi Santoso dkk belum bisa bermain konsisten selama 90 menit. Hal itu menjadi PR khusus pelatih 47 tahun.

“Konsisten masih kami cari. Bukan hanya di awal bisa mencetak gol, menit akhir juga harus bisa. Kami ngerti kendala itu dan optimistis bisa atasi semua ini,” tandasnya.

Singo Edan kini duduk manis di peringkat atas klasemen dengan perolehan 4 poin dari hasil sekali menang dan sekali seri. Bhayangkara FC pun demikian. Skuat dengan julukan The Guardian memiliki poin yang sama, akan tetapi kalah jumlah gol. (Der/Ery)

Pelatih Arema FC Beri Pujian Robert Lima dan Pemain Muda

Robert Lima Guimarāes. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Penampilan apik penyerang asing Arema FC, Robert Lima Guimarāes mengundang decak kagum. Meski baru didatangkan ke Indonesia, ia sudah menunjukkan keganasannya.

Skill Robert ‘Gladiator’ ini membantu tim Singo Edan meraih kemenangan saat laga uji coba melawan Tanobel FC, klub asal Pasuruan. Memang tim lawan beda kasta, namun semua pemain bermain serius hingga berakhir dengan skor 7-0 di Stadion Kanjuruhan, Jumat (18/1).

Robert mencetak dua gol. Gol pertama di menit 10 dan digandakan pada akhir babak pertama.

Pelatih Arema FC, Milomir Seslija, mengaku senang dengan aksi Robert. “Saya puas dengan penampilannya, dia bekerja dengan keras meski hanya uji coba,” kata Milo, sapaan akrabnya.

Pelatih asal Bosnia ini menambahkan, Robert sangat cepat beradaptasi. Berbeda dengan pemain asing lain yang butuh waktu lama. Terbukti dalam pertandingan kemarin Robert menunjukkan kemampuannya sebagai predator gawang lawan.

“Robert sangat percaya diri meski baru pertama di Malang. Saya lihat dia juga tidak meremehkan lawan. Itu yang terpenting. Dia main seperti lawan tim terbaik di Indonesia,” ujarnya.

Tak hanya Robert, Milo pun memuji penampilan seluruh penggawa Singo Edan saat berlaga kemarin. Pemain senior dan pemain muda berkolaborasi dengan baik memainkan satu-dua sentuhan.

“Pemain muda juga sangat bagus. Mereka bisa menciptakan peluang dan bahkan bisa mencetak gol,” kata Milo. (Der/Ulm)

Ini Pemain Idaman Aji Santoso Jelang Bursa Transfer

Pelatih Arema FC, Aji Santoso. (deny)
Pelatih Arema FC, Aji Santoso. (deny)

MALANGVOICE – Pelatih Arema FC, Aji Santoso, ternyata diam-diam memiliki target di putaran ke dua Liga 1. Dalam waktu terdekat, ia ingin membangun timnya lebih kuat lagi.

Jelang memasuki bursa transfer pemain, Aji sudah punya kriteria khusus. Selama putaran pertama berlangsung, pelatih 47 memiliki evaluasi yang harus dibenahi agar bisa bersaing.

Masalah yang dialami Arema, kata Aji ada pada sisi pertahanan dan penyerahan. Di dua laga terakhir, Kurnia Meiga dkk kebobolan empat gol. Sementara itu timnya hanya memasukkan 15 gol dari 14 pertandingan.

“Semua tim pasti akan berbenah di putaran ke dua. Kami akan perbaiki masalah pertahanan,” ujarnya.

Dengan begitu, diprediksi Aji Santoso akan menambah pemain di lini belakang dan depan. Meski belum dijelaskan secara rinci siapa pemain yang dimaksud, namun Aji punya tipe khusus.

“Saya mau pemain belakang yang bisa build up dari bawah. Bukan yang langsung dibuang ke depan,” tambahnya.

Di posisi depan, mantan juru taktik Persela Lamongan itu menginginkan pemain yang punya skill serta postur tubuh ideal. “Holding ball juga harus bagus,” tambahnya.

Akan tetapi, Aji menegaskan akan tetap fokus pada sisa laga di putaran pertama. Terdekat, Arema akan menjamu Persipura Jayapura di Stadion Kanjuruhan, Minggu (16/7).


Reporter: Deny Rahmawan
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yunus Zakaria

Aremania Minta Pemain Baru Lebih Baik dari Pemain Lama

Skuat Arema FC. (deny rahmawan)
Arema FC

MALANGVOICE – Lambatnya tim Arema FC dalam merekrut pemain dikritisi Aremania. Apalagi banyak pemain keluar dan membela tim lain di kompetisi 2018.

Pendukung setia klub berjuluk Singo Edan ini berharap ada pengganti sepadan atau lebih baik dari kualitas pemain sebelumnya.

“Memang keluar masuk pemain itu biasa. Tapi manajemen harus tegas untuk pertahankan pemain potensial. Meski manajemen punya gambaran lain, tapi pemain pengganti harus lebih baik dari yang keluar,” kata Aremania asal Klayatan, Ahmad Ghazali, Senin (4/12).

Terkait kabar Arema FC akan merekrut pemain Liga 2, Ghazali juga sedikit mempertanyakan. Apa sebenarnya yang ada di dalam tim sebesar Arema. Padahal, menurutnya, banyak klub lain yang bersaing mendapatkan servis pemain bersinar. “Itu adalah salah satu penurunan gensi. Ada apa?” tanyanya.

Karena itu, ia berharap ada keterbukaan dari manajemen terkait perekrutan pemain. Aremania diminta untuk dilibatkan dalam pencarian pemain.

“Harus ada transparansi dari manajemen. Dulu Aremania selalu diajak komunikasi. Jadi sedikit banyak bisa membantu,” tegasnya.

Sementara itu, Pelatih Arema FC, Joko Susilo, mengaku sudah semaksimal mungkin mencari pemain. Akan tetapi, klub berlogo singa mengepal ini sedikit kesulitan karena pemain incaran masih banyak terikat kontrak bersama tim lamanya.

“Kami juga nunggu regulasi untuk kontrak pemain asing,” tutupnya.(Der/Yei)

Bubar Pertandingan, Suporter Arema FC Masuk ke Lapangan

Suporter meluber ke lapangan di Stadion Kanjuruhan. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Arema FC memenangi duel big match melawan Persebaya Surabaya, Sabtu (6/10) di Stadion Kanjuruhan dengan skor 1-0.

Gol Ahmad Nur Hardianto di menit 70 tak mampu dibalas tim tamu. Skor tersebut berakhir hingga babak kedua selesai.

Setelah wasit Dodi Setia Purnama meniup peluit tanda bubaran pertandingan, suporter Arema yang dikenal dengan sebutan Aremania perlahan masuk ke dalam lapangan.

Kondisi sempat ricuh karena mereka tak hanya menghampiri para pemain Arema FC, namun juga ke pemain Persebaya dan official. Beruntung anggota polisi dan TNI maupun match steward mampu menghalau massa dan mengamankan para pemain hingga masuk ke dalam ruang ganti.

Aksi itu ternyata mendapat perhatian dari kapten Arema FC, Hamka Hamzah. Menurut pemain asal Makassar itu, dengan melubernya penonton ke lapangan membuat pemain tak bisa merayakan kemenangan.

“Kami semua ingin merayakan euforia tapi ada beberapa yang masuk ke lapangan jadi euforia tak bisa dirasakan bersama,” kata Hamka.

Hamka sangat menyayangkan masih adanya suporter yang turun ke lapangan. Ia berharap di pertandingan kandang selanjutnya tidak terjadi hal serupa karena tidak menutup kemungkinan ada sanksi akibat tindakan itu.

“Arema belun aman keluar dari zona degradasi. Kalau kena sanksi tanpa penonton kasian, siapa yang kasih dukungan. Tolong ditahan bersama, kami di lapangan, kalian di tribun sama-sama merayakan kemenangan,” harapnya. (Der/Ulm)

Arema FC Masih Berburu Striker Asing

Joko Susilo dan Rodrigo Ost Dos Santos. (Deny Rahmawan)

MALANGVOICE – Arema FC terus memburu pemain anyar guna melengkapi skuat di musim kompetisi 2018 mendatang. Terbaru, tim arahan Joko Susilo ini sedang mengincar striker.

Striker incaran tersebut menurut General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, adalah pemain asing asal Amerika Latin. “Kami suka pemain dari Amerika Latin, tujuannya biar cepat adaptasi,” katanya seperti dikutip dari web resmi Arema FC.

Saat ini Singo Edan memiliki dua pemain asing yang resmi dikontrak. Masing-masing adalah Ahmet Atayew sebagai gelandang bertahan dan Rodrigo Ost Dos Santos yang bakal menjadi motor serangan. Striker menjadi prioritas karena Arema di Liga 1 dirasa kurang produktif.

Sementara itu Pelatih Arema FC, Joko Susilo, menegaskan pemain yang datang merupakan kebutuhan tim. Selain striker, bisa jadi ada kebutuhan di posisi lain yang memungkinkan untuk ditambah.

“Untuk gelandang sudah lengkap. Tapi lihat kondisi. Kalau di perjalanan butuh tambahan kami tidak tahu, bisa jadi ada tambahan lagi,” tandasnya.

Beberapa nama diisukan bakal merapat ke Malang, antara lain Yago da Silva Amaral. Yago, terakhir bermain di salah satu tim di Brasil. Ada lagi mantan pemain Mitra Kukar, Patrick Cruz dan penyerang di klub Qatar, David Aparecido da Silva. Tentu, manajemen dan tim pelatih masih belum mau membocorkan siapa nama yang bakal direkrut tersebut.(Der/Yei)

Kalah Menyakitkan di Kandang Arema FC, Pelatih Persib Protes

Pemain Persib Bandung menghadang laju Sylvano Comvalius. (dok. Liga 1)
Pemain Persib Bandung menghadang laju Sylvano Comvalius. (dok. Liga 1)

MALANGVOICE – Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, kecewa timnya mengalami kekalahan memalukan dari Arema FC dengan skor 5-1 di laga tunda Liga 1 2019, Selasa (30/7).

Kekalahan telak itu dikatakan Robert dikarenakan beberapa hal. Salah satunya karena teror oknum saat timnya berada di hotel.

Diketahui, sebelum pertandingan berlangsung ada oknum yang diduga sengaja menyalakan petasan untuk mengganggu jam istirahat pemain Persib pada Selasa dini hari.

“Pemain Persib tidak tidur. Tidak ada polisi yang menjaga. Bagaimanapun kejadian dini hari sangat berpengaruh,” katanya usai pertandingan.

“Tapi saya tahu itu bukan Aremania, hanya oknum saja,” lanjutnya.

Pelatih asal Belanda ini menambahkan, dalam waktu dekat ini akan melayangkan protes ke PSSI terkait hal yang dialami Persib sebelum melawan Arema FC.

“Kami akan berkirim surat kepada PSSI tentang apa yang terjadi,” tutupnya.(Der/Aka)

Komunitas