Persija Terkena Masalah Video, Arema FC Akui Tak Merasa Diuntungkan

Skuat Arema FC. (Instagram Arema FC Official)
Skuat Arema FC. (Instagram Arema FC Official)

MALANGVOICE – Persija Jakarta bakal menjamu Arema FC di pekan kedua Liga 1 2018, Sabtu (31/3). Namun, tim berjuluk Macan Kemayoran ini sedang dalam masalah eksternal, yakni beredarnya video pemain yang diduga menghina suporter Persib Bandung, Viking.

Masalah itu ramai diperbincangkan di media sosial dan berbuntut panjang dengan adanya laporan ke pihak berwajib.

Menanggapi hal itu, pelatih Arema FC, Joko Susilo, mengaku tak ada keuntungan dengan masalah Persija Jakarta. Ia sudah jauh-jauh hari mempersiapkan segalanya agar bisa mendapat poin.

“Video itu bukan masalah di lapangan. Persija pasti tetap bermain bagus. Dan kami di sini ingin mendapat poin,” kata Gethuk, sapaan akrabnya, Jumat (30/3).

Menurut pelatih berlisensi A AFC ini, Persija dipastikan tidak akan terpengaruh dalam situasi tersebut. “Saya yakin permainan Persija tidak terpengaruh nanti,” lanjutnya.

Seperti diketahui, video yang beredar tersebut memperlihatkan para pemain Persija Jakarta diduga menghina suporter Persib Bandung dengan kata-kata.

Pihak Persija sendiri sudah merespon tindakan tersebut dengan membuat video permintaan maaf yang dipimpin Bambang Pamungkas serta Ismed Sofyan.(Der/Aka)

BNN Kota Malang

Belum Menang, Singo Edan Ditahan Imbang Sriwijaya FC

Sriwijaya FC kontra Arema FC. (dok liga1)
Sriwijaya FC kontra Arema FC. (dok liga1)

MALANGVOICE – Arema FC ditahan imbang Sriwijaya FC dalam lanjutan putaran kedua Liga 1, Jumat (20/10). Kedua tim berbagi angka dengan skor 1-1.

Bermain di Stadion Bumi Sriwijaya, Palembang, tim tamu kebobolan lebih dulu dari gol Nur Iskandar pada menit 23. Ia mampu meneruskan umpan manis Yoo Hyun Koo dan menyarangkan bola ke gawang Utam Rusdiana. Skor 1-0 bagi tuan rumah.

Tak berselang lama, skuat Singo Edan mampu menyamakan kedudukan. Pemain anyar, Marko Kabiay menciptakan gol perdananya musim ini saat membela Arema FC. Ia memanfaatkan sudut sempit yang tak bisa dicegat Teja Paku Alam pada menit 29. Skor sama kuat 1-1.

Hasil imbang membuat kedua tim saling menjaga ritme serangan. Beberapa kali Arema maupun Sriwijaya berusaha mencari celah agar bisa mencuri gol. Akan tetapi, pertahanan kedua tim sama-sama bagus hingga tak ada gol sampai akhir laga babak pertama.

Di babak kedua, Singo Edan dan Laskar Wong Kito kerap gagal membangun serangan. Bermain di siang hari membuat stamina pemain kerap terkuras.

Beberapa peluang pun tak ada yang serius mengancam gawang. Pertandingan pun berjalan monoton hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan. Skor 1-1 tak berubah.

Hasil itu tak membawa Arema FC kemana-mana. Skuat arahan Joko Susilo ini malah turun menjadi peringkat 9 klasemen dengan raihan 43 poin. Sedangkan Sriwijaya FC berada di peringkat 12 dengan 38 poin.(Der/Ak)

BNN Kota Malang

Arema FC Targetkan Start Bagus Laga Perdana Liga 1 Lawan Tira Persikabo

Skuat Arema FC. (Arema FC Official)
Skuat Arema FC. (Arema FC Official)

MALANGVOICE – Arema FC mengincar start bagus di laga perdana Liga 1 2020 saat melawan Tira Persikabo. Laga tersebut akan berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (2/3).

Pelatih Arema FC, Mario Gomez, mengaku sudah mempersiapkan tim dengan sebaik mungkin dan membawa 19 penggawa terbaiknya ke markas tim berjuluk Laskar Padjadjaran ini.

“Besok pertandingan penting, kami ingin memulai Liga 1 dengan baik apalagi mendapat tiga poin,” kata Gomez.

Pelatih yang genap berusia 62 tahun ini mengatakan sudah siap melawan tim tuan rumah. Pria asal Argentina ini pun berharap para pemain bisa percaya diri di laga perdana.

“Start bagus penting untuk laga selanjutnya. Sekarang kami seperti tim baru karena banyak pemain baru, kami harus percaya diri buat besok,” tandasnya.

Sementara itu Singo Edan diprediksi tak bisa memainkan Jonathan Bauman di laga besok. Bauman masih proses pemulihan cedera usai membela timnya melawan Barito Putera di launching tim. Tim pelatih menyiapkan Bauman untuk bisa tampil saat lawan Persib Bandung di pekan berikutnya.(Der/Aka)

BNN Kota Malang

Milo Akui Kondisi Arema FC Dalam Keadaan Bagus

Pelatih Arema FC, Milomir Seslija. (PSSI.org)

MALANGVOICE – Pelatih Arema FC, Milomir Seslija, mengatakan saat ini timnya dalam kondisi bagus jelang leg kedua final Piala Presiden 2019, Jumat (12/4).

Hal itu dikatakan Milo, sapaan akrabnya karena Singo Edan memiliki tabungan gol tandang di markas Persebaya Surabaya, Stadion Gelora Bung Tomo pada leg pertama 9 April kemarin. Di sana, Arema FC menahan imbang tuan rumah dengan skor 2-2.

“Kami dalam posisi bagus karena gol tandang. Selanjutnya kami harus fokus main di depan pendukung sendiri. Makanya kalau busa menang di Mlang untuk bisa juara,” kata dia.

Setelah dari Surbaya, Hamka Hamzah dkk. memanfaatkan jeda waktu untuk recovery. Pasalnya, pertandingan final ini dikatakan Milo tak hanya tentang fisik atau strategi, tapi juga mental.

“Kami tak punya cukup waktu untuk pikirkan hal lain. Yang jelas kami harus pintar memanfaatkan situasi,” tegasnya.(Der/Aka)

BNN Kota Malang

Arema Tak Mau Buru-buru di Bursa Transfer

Pelatih Arema FC, Aji Santoso. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Bursa transfer Liga 1 segera dibuka beberapa hari ke depan. PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi memberi kesempatan seluruh peserta untuk merekrut pemain selama satu bulan sejak 16 Juli.

Beberapa tim sudah mulai menggeliat mencari pemain untuk melengkapi posisi di putaran ke dua. Akan tetapi, tim Arema FC tak mau terburu-buru terjun di bursa transfer.

Singo Edan lebih memilih fokus di sisa pertandingan putaran pertama agar bisa memenuhi target masuk di lima besar klasemen.

“Kami fokus sisa pertandingan dulu agar tidak merusak konsentrasi pemain,” kata Aji.

Arema sendiri akan melakoni beberapa laga di putaran pertama, antara lain menjamu Persipura Jayapura dan bermain tandang melawan Semen Padang sebelum ditutup kontra Pusamania Borneo FC.

Namun dari berbagai informasi yang didapat, Singo Edan sudah menyiapkan ancang-ancang di transfer window mendatang. Arema diprediksi melepas sejumlah pemain dan memburu striker serta gelandang untuk memantapkan tim.


Reporter: Deny Rahmawan
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti
BNN Kota Malang

Arema FC Pasrah Menanti Sanksi

General Manager Arema FC, Ruddy Widodo. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Arema FC terancam mendapat sanksi dari Komdis PSSI akibat aksi ricuh suporter saat menjamu Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan, Minggu (15/4) lalu.

Kisruh tersebut terjadi pada menit 90+2 ketika segerombolan Aremania masuk ke dalam lapangan. Kemarahan memuncak suporter semakin menjadi sehingga kondisi tak tekendali.

Aparat keamanan bahkan sampai menembakkan gas air mata untuk mengurai massa. Parahnya, banyak suporter panik hingga terinjak, mengalami sesak napa hingga pingsan terkena gas air mata.

Terkait sanksi itu, General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, mengaku pasrah dengan sanksi yang diberikan. Namun, berkaca dari kasus-kasus sebelumnya, hanya denda yang diberikan.

“Ada dua case yg lebih parah dari ini. Toh itu hukumannya denda uang. Kesalahan dihukum apapun kami terima, yang penting masuk akal,” kata General Manager Arema FC, Ruddy Widodo.

Selanjutnya, Ruddy mengatakan kejadian tersebut menjadi pelajaran penting dan diharap tidak terjadi lagi di kemudian hari.

“Ya semoga ini menjadi pelajaran bagi semuanya,” tandasnya.

Sementara itu di klasemen Liga 1 2018, hingga pekan keempat Arema FC menjadi juru kunci dengan belum pernah meraih kemenangan. (Der/Ery)

BNN Kota Malang

Arema FC Tanpa Pelatih Fisik

MALANGVOICE – Perombakan dilakukan Arema FC di komposisi tim kepelatihan. Secara mendadak, pelatih fisik Singo Edan Dusan Momcilovic diputus kontrak.

Pria asal Serbia ini otomatis tak akan melanjutkan kerja sama dengan Arema untuk menyelsaikan sisa putaran kedua Liga 1.

Pelatih Arema FC, Milan Petrovic, mengaku terkejut dengan didepaknya Dule, sapaan akrab Dusan Momcilovic. Namun, Milan tetap menghargai keputusan manajemen.

“Apakah ada pelatih baru lagi, saya serahkan ke manajemen,” katanya kepada wartawan.

Tanpa adanya Dule, Milan kini dibantu Branislav Radojcic sebagai pelatih kiper dan tiga asisten pelatih lokal, yakni Kuncoro, Singgih Pitono dan Yanuar Hermansyah. (Der/Ulm)

BNN Kota Malang

Lawan Borneo, Pelatih Singo Edan Beri Nasihat Pemainnya

Skuat Arema FC. (Instagram Arema FC Official)

MALANGVOICE – Pelatih Arema FC, Joko Susilo, punya nasihat untuk pemainnya sebelum bertandang ke markas Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda dalam lanjutan pekan ke tiga Liga 1 2018, Senin (9/4) malam nanti.

Gethuk sapaan akrabnya, meminta Dendi Santoso dkk bermain santai dan disiplin. Ia tahu, timnya saat ini berada dalam tekanan tinggi karena belum pernah mencicipi kemenangan dari dua laga sebelumnya.

“Pemain bermainlah seperti apa yang sudah dimiliki (skill), disiplin, motivasi tinggi, mengikuti apa yang sudah disepakati, seperti taktik dan lainnya,” katanya.

Mengenai taktik, pelatih berlisensi A AFC ini sudah mempersiapkan betul sebelum terbang ke Samarinda. Namun, Gethuk merahasiakan taktik tersebut untuk meredam kekuatan Pesut Etam.

“Kami sadar raih kemenangan nanti malam tidak mudah, saya tak ingin pemain terbebani. Tapi semua kesalahan sudah dibenahi dalam latihan,” tutupnya.

Saat ini Singo Edan menduduki peringkat 16 dari dua laga. Tiga poin wajib didapat agar bergerak menjauhi jurang degradasi. (Der/Ery)

BNN Kota Malang

Tak Terima Disanksi PSSI, Arema FC Ajukan Banding

Aremania. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Arema FC tak terima dengan sanksi yang diberikan Komdis PSSI pasca kericuhan saat laga pembuka Liga 1 melawan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Rabu (15/5).

Sanksi itu diberikan dengan memberikan denda Rp 75 juta kepada tim berjuluk Singo Edan. Menanggapi hal itu, CEO Arema FC, Ir Agoes Soerjanto, langsung mengajukan banding atas sanksi tersebut.

Menurutnya, harusnya justru Panpel tuan rumah yang mendapat sanksi lebih berat karena melanggar pasal utama tentang regulasi Liga 1 2019 yakni tidak mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada tim dan fans tamu.

“Jangankan tim tamu. Saat laga pembuka juga terdapat undangan penting seperti kepala daerah setempat, pimpinan daerah lainnya serta petinggi PSSI dan LIB, apalagi ini laga pembuka Panpel tentunya sudah harus mempersiapkan jauh lebih baik dari laga biasa. Faktanya justru timbul ricuh karena ketidaksiapan panpel. Jika tidak siap sejak awal ajukan penundaan,” ujarnya.

Agoes menjelaskan, sebenarnya Aremania sudah disambut dengan baik di stadion dengan kuota 2 ribu penonton. Namun, faktanya tiba di Sleman yang awalnya disambut baik jelang laga malah Aremania justru mendapat sambutan yg provokatif. Panpel tidak mampu mengantisipasi gangguan keamanan mulai dari area parkir, lorong pintu masuk sampai tribun biru dimana Aremania ditempatkan.

Terlepas klaim itu ulah provokator, berbagai fakta dan laporan beberapa media, panpel benar benar tidak sanggup menguasai keadaan, bahkan malah banyak jatuh korban dari Aremania yang semestinya sebagai tamu wajib dilindungi dan mendapatkan perlindungan.

“Membuktikan bahwa panpel tuan rumah tidak mampu menghandle suasana agar lebih kondusif. Bahkan suasana makin menyudutkan Aremania dan membuat jatuh korban dan berpengaruh terhadap psikis pemain tamu dan Aremania. Sebab laga berhenti sampai 30 menit,” ujarnya.

Pihak Arema FC juga mempertanyakan alasan kenapa diberi sanksi 75 juta jika alasannya karena Aremania membalas perlakuan oknum yg melakukan kekwrasan berupa pelemparan.

“Mereka sebagai tamu merasa ingin menahan diri. Bayangkan kalau mereka hanya diam. Akan banyak korban berjatuhan. Bayangkan kalau mereka tidak berusaha melindungi kendaraannya yang diserang. Harusnya objektif komdis mengambil keputusan. Jika mereka membalas karena ingin mempertahankan diri dihukum. Saya khawatir jika kedepan akan berdampak pada perilaku suporter,” paparnya.

Dengan pertimbangan di atas dan akan disampaikan bukti bukti bahwa panpel tuan rumah tidak siap. Maka Arema FC bersiap untuk mengajukan banding untuk mendapatkan perlakuan yang adil dan objektif. Serta semata mata, kata Agoes, untuk menegakkan regulasi dan hukum sepak bola setegak tegaknya agar sepakbola Indonesia bermartabat dan berkualitas.(Der/Aka)

BNN Kota Malang

Songsong Lanjutan Liga 1, Arema FC Bertekad Perbaiki Rekor Tandang

Aji Santoso. (deny)

MALANGVOICE – Melawan PS TNI pada lanjutan pekan ke-12 Liga 1, Arema FC berhasrat memperbaiki rekor buruk di laga away. Selama putaran pertama, tim berjuluk Singo Edan ini belum menunjukkan hasil maksimal.

Terbukti, Cristian Gonzales dkk hanya sekali menang melawan Persiba Balikpapan di laga tandang. Kemenangan itu pun didapat saat pertandingan dihelat di Stadion Gajayana, Kota Malang.

“Kami belum pernah dapat poin penuh di laga tandang. Sekarang yang penting dapat poin entah tiga atau satu,” ujar pelatih Arema FC, Aji Santoso.

Melawan tim berjuluk The Army, Singo Edan bukan tanpa hambatan. Dua pemain andalan, Bagas dan Hanif terpaksa absen karena mengikuti agenda timnas. Selain itu, PS TNI, kata Aji, saat ini punya permainan bagus dengan pelatih Ivan Kolev.

Karenanya, pelatih 47 tahun ini berharap kondisi pemain bisa kembali sempurna setelah liburan dan bisa bermain maksimal.

“Sekarang kami fokus ke PS TNI dulu. Apalagi persaingan di klasemen juga ketat karena jaraknya sedikit,” pungkasnya.

BNN Kota Malang