VIDEO: Pecahkan Rekor Muri, 104 Sound Of Unity Berlangsung Spektakuler!

MALANGVOICE – Malam ini, Rabu (9/5) 104 Sound Of Unity getarkan Stadion Gajayana Kota Malang dengan penampilan spektakuler 104 musisi band se-Malang Raya.

Pembukaan Sound Of Unity dimulai dengan Lighting Show, kemudian penampilan tradisional dance, Voice Of Malang (VOM) dengan membawa lagu Di Timur Matahari.

Tak berhenti di situ, penampilan selanjutnya dimeriahkan dengan Malang Guitar Music (MGM) dengan membawakan lagu Padamu Negeri, Kumpulan Bassis Malang (Kubam) juga tampil dengan membawakan mars Kubam, penampilan para keyboardis dengan meremix lagu Tanah Air serta penampilan Malang Drummer Community.

Di penghujung acara, tim Rekor Muri beserta Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri menilai aksi kolaborasi semua musisi dengan membawakan lagu Malang Kota Subur karya R Dirman Sasmokoadi.

“Salam satu jiwa Arema, salam satu jiwa Indonesia, Musik malang bersatu luar biasa,” seru Asfuri.

Aksi itu juga menarik antusias warga, terlihat penonton memenuhi tribun Stadion Gajayana Kota Malang menyaksikan pagelaran musik tersebut.

Di sisi lain, terlihat musisi dari kalangan anak-anak, salah satunya Muhammad Azrio Fahrezi Widya Putra yang merupakan keyboardis.

Azrio, mengaku sangat senang mengikuti gelaran ini. Ia tak canggung berada satu panggung dengan musisi hebat lainnya.

“Sejak TK kecil saya sudah memainkan keyboard. Malam ini bagus sekali,” tegas Azrio.(Der/Aka)

VIDEO: Pertunjukkan Sang Wiyata Mahastri 2.200 Pelajar se-Kota Batu

MALANGVOICE – Pertunjukkan Kolosal bertema ‘Sang Wiyata Mahastri’ atau perempuan memiliki kelebihan di dunia pendidikan jadi aksi penutup upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2018 di Stadion Gelora Brantas Kota Batu, Rabu (2/5).

Total 2.200 pelajar Kota Batu menampilkan pertunjukkan kolaborasi tarian, paduan suara, dan musik tersebut.

Pertunjukan dimulai dengan penampilan perkusi berjudul ‘Gempita Rampak’ pelajar dari SMP/MTs serta SMA/SMK/MA.

Kolaborasi dilanjutkan dengan pertunjukan modern dance oleh siswi SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK/MA berjudul ‘Menuju Cita’. Lagu yang dipilih lebih unsur kekinian. Yakni perpaduan Indonesia dan luar negeri.

Usai penampilan Menuju Cita, dilanjutkan dengan persembahan paduan suara pelajar SMP/MTs. Mereka menyanyikan lagu Bunda karya Melly Goeslow.

Terakhir, persembahan tari ‘Bunga Kasih’ oleh ratusan pelajar TK/RA se-Kota Batu. Dengan mengenakan baju berwarna hitam dan rok berwarna-warni sambil membawa bunga mawar plastik, mereka menari dengan menggemaskan.

Aksi mereka mengundang Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko dan seluruh Forpimda turun ke lapangan untuk ikut menari dan menyanyi.

VIDEO: Peran Si Tampan dan Si Cantik di Film EL Awal Mei Nanti

MALANGVOICE – Achmad Mergantara dan Aurelia merupakan peran pertama film EL. Film ini diangkat dari karya novel fiksi yang sempat populer di Watpadd. Keduanya sedang promo film di berbagai kota di Indonesia termasuk Malang.

Aurelie mengajak masyarakat Kota Malang agar tak ketinggalan menonton penayangan perdana film EL di layar lebar 9 Mei nanti.(Der/Aka)

Kenalkan Robot Lusy dan Aurel yang Bisa Menari

MALANGVOICE – Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Merdeka (Unmer) Malang merakit robot yang bisa melakukan gerakan tari. Robot ini diberi nama Lusy dan Aurel. Kedua robot ini termasuk humanoid dengan kemampuan tari.

Robot ini dirakit Eko Wahyu, Karitas Darson, dan Muhammad Boni Ramadhan. Ketiganya sudah merakit robot ini sejak Januari.

“Jadi robot ini bisa menarik mengikuti musik yang dikirim lewat bluetooth. Gerakannya sudah disetting melalui pemograman,” jelas Eko saat ditemui MVoice.

Robot ini akan dilombakan dalam Kontes Robot Indonesia (KRI) 2018 di Politeknik Negeri Malang (Polinema) Tanggal 1-3 Mei 2018 nanti.

“Sebelum hari H, kami punya waktu untuk menyiapkan sebaik mungkin. Ada beberapa hal yang perlu disempurnakan,” tutupnya.(Der/Aka)

Tiga Tim Robot Unmer Malang Berlaga di KRI 2018

MALANGVOICE – Universitas Merdeka Malang (Unmer) akan berlaga di Kontes Robot Indonesia 2018, di Polinema, 1-3 Mei mendatang. Tim Unmer Malang terdiri dari 3 tim mahasiswa dari Prodi Teknik Elektro antara lain Tim Salamander, Tim COS, dan Tim Wipeout. Ketiga tim ini mengangkat rancangan robot berbeda-beda.

Tim Salamander terdiri dari Danu Syaiful Abu Bakar, Stanislaus Yoseph dan Krishna Tiwikrama. Tim Salamander merakit robot yang mampu mendeteksi api dan memadamkannya. Dirancang sejak Januari, robot ini dilengkapi sensor pendeteksi sinar UV yang dihasilkan dari api, kemampuan mendeteksi rintangan seperti dinding atau tembok, dan juga mikro kontroler. Robot salamander memiliki gerakan motor yang mirip dengan kaki laba-laba.

Sedangkan Tim Wipe Out, terdiri dari Dwi Agung, Ferdinandus Wagge, Aloysius Gonzaga Lay Boro menciptakan robot Creacker dan Banker. Kedua robot ini mampu melempar bola dan menangkap bola.

Terakhir adalah tim COS yaitu Eko Wahyu, Karitas Darson dan Muhammad Boni, merakit dua robot yang dapat melakukan gerakan tari remo. Robot ini mampu bergerak sesuai dengan tempo musik.(Der/Aka)

VIDEO: Eddy Rumpoko Sampaikan Pesan Mendalam Usai Vonis

MALANGVOICE – Usai menjalani vonis sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, Jumat (27/4) Eddy Rumpoko menyempatkan menyapa pendukungnya di luar gedung. Mantan Wali Kota Batu ini sampaikan beberapa pesan-pesannya.

Mantan Wali Kota Batu dua periode tersebut menyampaikan agar anak-anak di Kota Batu untuk tetap bersekolah. Masyarkat harus tetap beribadah. Dan tetap membangun Kota Batu.

“Ini yang terbaik dalam hidup saya. Allah memberikan jalan yang terbaik. Sekali lagi matur nuwun,” kata pria akrab disapa ER ini.

Seperti diketahui, ER sapaan akrabnya divonic hukuman penjara tiga tahun dan denda Rp 300 juta subsider tiga bulan kurungan. Hukuman ini atas kasus suap proyek meubelair APBD Pemkot Batu tahun anggaran 2017.(Der/Aka)

VIDEO: Aduh! Gangguan Server, UNBK SMPN 12 Molor

Siswa SMPN 12 sesi 2 menunggu jam masuk. (Anja a)
Siswa SMPN 12 sesi 2 menunggu jam masuk. (Anja a)

MALANGVOICE – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2018 dilaksanakan serentak mulai hari ini, Senin (23/4). Beberapa sekolah SMP di Kota Malang melaksanakan UNBK di SMKN 4 Malang. Salah satunya SMPN 12 Malang. Namun, pelaksaan sesi 1 UNBK terlambat hingga 30 menit karena server pusat mengalami error.

Keterlambatan ini berimbas pada pelaksanaan UNBK sesi 2 yang harusnya dimulai pada pukul 10.30 WIB, mundur ke pukul 11.00 WIB. Puluhan siswa sesi 2 pun dikumpulkan pengawas/panitia di lapangan basket untuk menunggu ujian sesi 1 selesai.

Salah seorang siswa SMPN 12 Malang, Gina Ratnasari, mengaku tidak khawatir. Bahkan dia memanfaatkan sisa waktu untuk belajar. Hari ini mapel yang diujikan adalah Bahasa Indonesia.(Der/Aka)

VIDEO: Pawai Budaya Jadi Strategi Tingkatkan Kunjungan Wisata

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menari tarian sanduk bersama seniman gelaran Pawai Budaya Apeksi ke-14, Rabu (18/4). (Aziz / MVoice)
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menari tarian sanduk bersama seniman gelaran Pawai Budaya Apeksi ke-14, Rabu (18/4). (Aziz / MVoice)

MALANGVOICE – Pawai Budaya rangkaian Rakor Komwil IV Apeksi ke-14 jadi strategi marketing yang efektif. Pemkot Batu selaku tuan rumah bahkan merencanakan ajang yang sama digelar tiap tahun.

Seperti diketahui, Pawai Budaya Apeksi ke-14 berjalan sukses, Rabu (18/4). Ribuan pasang mata yang memadati sepanjang Jalan Panglima Sudirman Kota Batu dibuat terkesima oleh ragam seni budaya dari total 13 kota penampil.

“Ini jadi pertukaran budaya sangat baik, mudah- mudahan bisa diteruskan,” kata Dewanti Rumpoko Wali Kota Batu ditemui MVoice.

Pawai ini, lanjut Dewanti, juga diharapkan mampu jadi stimulan untuk menampilkan kesenian budaya khas Kota Batu lebih baik lagi. Ia juga meyakini, dampak agenda ini sejalan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan.

“Apeksi ini dampaknya banyak tamu yang datang. Total ada dua ribu tamu. Tentu ke depan para tamu yang datang (Apeksi) karena memang tugas, bisa datang kembali ke sini dengan mengajak serta keluarganya,” tutup penyuka buah durian ini.(Der/Aka)

VIDEO: Detik-Detik Pertandingan Kisruh Antara Arema FC Vs Persib Bandung

MALANGVOICE – Laga pekan keempat Liga 1 2018 antara Arema FC kontra Persib Bandung berlangsung ricuh, Minggu (15/4). Pertandingan harus dihentikan pada menit 90+2 lantaran suporter masuk ke dalam lapangan.

Masuknya suporter memicu kondisi tidak kondusif. Para pemain dan wasit langsung berlari ke ruang ganti. Para steward dan anggota TNI-Polri pun seakan tak mampu mengahalau massa yang semakin tak terkendali.

Hal itu diduga dipicu karena hasil imbang yang didapat Singo Edan serta protes atas kepemimpiman wasit, Handri Kristanto asal Jawa Tengah.

Akibat ricuh tersebut, dilaporkan banyak korban yang harus mendapat perawatan intensif karena terkena lemparan maupun gas air mata. Para korban dilarikan ke Puskesmas dan rumah sakit terdekat di Kepanjen.

Seperti diketahui, pertandingan itu langsung dinyatakan selesai dengan hasil akhir 2-2.(Der/Aka)

VIDEO: Bantengan Ikut Ramaikan HUT Kota Malang

Bantengan yang di adakan di depan Balai Kota Malang. (Lisdya Shelly)
Bantengan yang di adakan di depan Balai Kota Malang. (Lisdya Shelly)

MALANGVOICE – Kesenian bantengan merupakan sebuah seni pertunjukkan yang menggabungkan tarian, musik, seni bela diri, serta mantra-mantra yang biasanya mengandung magis. Di zaman modern, pertunjukan bantengan tidak melulu adanya kesurupan atau dalam bahasa Jawa, kalap.

Dalam setiap permainannya, bantengan juga selalu ditemani macanan atau hewan macan. Seperti yang terlihat malam ini, Minggu (8/4) di depan Balai Kota Malang. Adapun hewan lain seperti singa dan monyet yang menjadi penganggu banteng.

Banteng dimainkan dua orang sebagai pengendali dengan menggunakan tali tambang. Ada juga kelompok pemain musik dan seorang pawang yang berperan memanggil leluhur banteng untuk datang.

Acara yang digelar untuk memperingati HUT ke 104 Kota Malang ini pun menyedot perhatian warga. Hingga tengah malam warga masih memadati area tugu Balai Kota.(Der/Aka)