04 December 2022
04 December 2022
22.6 C
Malang
ad space

Makin Matang, Malang Post Lebarkan Sektor Usaha

Sejumlah petinggi Malang Post (Istimewa)

MALANGVOICE – Memasuki usia ke-17, Malang Post dinilai sudah menjadi media yang cukup matang. Berawal dari jerih payah para pendirinya, kini Malang Post telah disegani berbagai kalangan.

Bahkan, Malang Post berhasil membidani lahirnya Malang Ekspress. Senior Editor Malang Post yang juga Direktur Malang Ekpress, Sunavip Ra Indrata, mengatakan, usia 17 tahun menjadi tonggak bagi Malang Post untuk berbuat apa saja.

“Kalau aturan yang berlaku, usia 17 tahun itu boleh melakukan apa saja. Tonggak ini dipakai Malang Post untuk lebih berperan di semua hal. Tidak sekadar menyajikan informasi, tapi juga berkiprah di sektor yang lain, agar keberadaan MP, tidak hanya sebatas koran atau gudang informasi, tapi juga sekaligus teman di semua hal,” ungkapnya.

Wakil Ketua PWI Malang Raya itu menambahkan, Malang Post hadir bagi semua strata dan golongan, termasuk menjadi bagian dari masyarakat dan mewarnai kemajuan Malang Raya yang kian pesat.

Ke depan, Malang Post ingin menambah sektor usaha. Melalui perusahaan milik karyawan, PT Mitra Prima Cendekia, pengembangan usaha dimulai dari sisi EO, travel dan pelatihan-pelatihan berbasis kemasyarakatan. “Ke depan, juga akan sinergi dengan pengembangan radio, televisi dan online. Tapi muara dari itu semua adalah lebih membumikan Malang Post di Malang Raya,” pungkasnya.

Sementara itu, Dirut Malang Post, H Juniarno D Purwanto, mengapreasi kinerja karyawannya yang telah menorehkan berbagai prestasi. Ia menyebut, sejumlah ide Malang Post telah menjadi ikon penting di Malang.

“Seperti Pasar Wisata Tugu, Senam Rampal, maupun M-Teens School Competition, sampai sekarang membekas di hati masyarakat dan selalu dinanti-nanti,” tambahnya.

Konsisten Kawal Isu Kampus

MALANGVOICE – Selain media massa yang sudah mapan, media massa mahasiswa rupanya perlu diapresiasi. Apalagi media mahasiswa di Malang sudah konsisten mengawal kebijakan dan isu kampus secara bertanggung jawab.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (PPMI), Abdus Somad, mengatakan bahwa kondisi pers mahasiswa di Kota Malang secara umum kondisinya baik. Apakah itu secara pemberitaan yang sudah konsisten, pola wacana yang di sampaikan ke publik kampus, sampai pada pengawalan isu kampus itu sendiri.

“Mereka masih semangat memperjuangkan aspirasi rakyat,  dan semangat idealisme masih menjadi pegangan mereka dalam bergerak di segara penjuru. Hal ini ada pada aspek pemberitaan maupun dalam aspek gerakan mahasiswa,” ungkapnya kepada MVoice, Selasa (28/7).

Sekjen yang saat ini tinggal di Yogyakarta tersebut juga mengapresiasi kondisi pers mahasiswa di Malang yang sudah banyak melakukan inovasi. Inovasi itu, lanjutnya, ada dalam bidang peralihan media dari cetak ke media online.
Bahkan, banyak juga yang sudah memanfaatkan jejaring sosial untuk share produk dan hasil karya mereka.

“Ini sebuah terobosan bagus dari persma (pers mahasiswa -red) Malang. Tetap idealis walaupun  jaman terus berkembang”tandasnya.