28 November 2022
28 November 2022
21.8 C
Malang
ad space

Selain Memilih Ketua Baru, Agenda Musorkot Bahas Persiapan Porprov 2023

Ketua KONI Batu, Mahfud saat melepas atlet berlaga di ajang Porprov 2022. (MVoice/KONI Batu)

MALANGVOICE – Penyelenggaraan Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) dijadwalkan pada 25-26 November. Pemilihan Ketua KONI Kota Batu periode 2022-2026 salah satu agendanya. Bahasan lainnya menyangkut pembentukan format kepengurusan baru serta menyusun program KONI selama 4 tahun mendatang berdasarkan AD/ART.

Saat ini, pucuk pimpinan organisasi induk olahraga tersebut dijabat Mahfud. Jabatan Mahfud akan berakhir pada 2023 nanti. Ia memiliki peluang besar untuk kembali terpilih. Namun, Mahfud memilih untuk beristirahat karena faktor usia.

“Usia saya menginjak kepala 7. Kurang tepat kalau memaksakan aktif di KONI. Saya ingin beristirahat setelah 20 tahun berkecimpung di dunia olahraga,” ucap Mahfud.

Baca juga:

5.088 KK di Kota Batu Masuk Daftar Penerima STB Siaran TV Digital

Ayah Tiri Tersangka Kasus Persetubuhan Segera Disidangkan

Ekonomi Kreatif Meningkat di Kota Malang

Ia mengatakan, agenda Musorkot juga membahas persiapan Porprov VIII yang akan diselenggarakan di Sidoarjo. Hal itu disisipkan dalam agenda l karena mepetnya waktu pelaksanaan Porprov pada 2023 nanti.

“Kontingen tahun depan juga ditargetkan harus lebih baik dari tahun sebelumnya. Mulai dari segi prestasi maupun tata kelola kontingen,” imbuh dia.

Baca juga:

E-sport, Cabor Baru KONI Kota Batu

Jadi Motor Penggerak Olahraga, SIWO Kota Batu Bidik Anak Usia Dini

Massalkan Olahraga kepada Anak Usia Dini agar Kota Batu Tak Krisis Atlet

Sementara terkait pencalonan ketua, setiap cabor di bawah naungan KONI Kota Batu diberi kesempatan mengusulkan satu nama kandidat. Dari 34 cabor yang ada, 32 cabor memiliki hak menyalurkan suaranya. Sisanya dua cabor hanya menjadi peserta tanpa ikut memberikan hak suara, karena masa berlaku SK-nya berakhir.

Ketua Musorkot KONI Kota Batu, Safarudi Rasul menjelaskan, calon-calon yang diusulkan akan melewati proses penjaringan dan penyaringan. Ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi untuk maju sebagai calon. Di antaranya, minimal 5 tahun aktif jadi pengurus KONI, mampu menjalankan organisasi dan ber-KTP Kota Batu karena menyangkut pengelolaan dana hibah Pemkot Batu.

“Untuk bisa maju ke pemilihan, setiap nama minimal harus mengumpulkan 20 persen atau minimal diusung oleh tujuh cabor. Namun apabila ada satu nama diusung lebih dari 50 persen, maka otomatis akan dilakukan aklamasi. Ketika nantinya ada 2 nama calon atau lebih, otomatis akan dilakukan voting tertutup,” imbuh dia.(der)

5.088 KK di Kota Batu Masuk Daftar Penerima STB Siaran TV Digital

Siaran TV analog bermigrasi ke siaran TV digital. Untuk mengakses layanan TV digital dibutuhkan piranti STB. (MVoice/Kemenkominfo)

MALANGVOICE – Diskominfo Kota Batu mendata ada sebanyak 5.085 KK calon penerima set top box (STB). Kemungkinan migrasi siaran ke TV analog di Kota Batu mulai diberlakukan pada 2023 nanti.

Kabid Infokom Publik Diskominfo Kota Batu, Ferly Syahrudin menyatakan, setiap KK mendapat jatah 1 STB. Menurutnya, pendistribusian STB ke kawasan Malang Raya termasuk Kota Batu akan dilakukan pada gelombang kedua.

“Kami telah mendata berdasarkan informasi dari Dispenducapil. Ada sejumlah 5085 KK calon penerima. Kami sudah kirim SK verifikasi ke Kemenkominfo RI,” terangnya.

Baca juga:

30 Guru Diajari Tingkatkan Keterampilan Daya Saing Digital

Ayah Tiri Tersangka Kasus Persetubuhan Segera Disidangkan

Ekonomi Kreatif Meningkat di Kota Malang

Temu Alumni, Ketua Pertama IKA Fakultas Vokasi UB Terpilih

Diskominfo Kota Batu masih menunggu realisasi pendistribusian STB dari pemerintah pusat. STB dibagikan kepada masyarakat secara gratis.

“Mungkin Kemenkominfopun masih proses pengadaan barang, mungkin tahun depan. Jadi ada 5085 buah untuk wilayah Kota Batu. Desil 1 ada 2010, lalu desil 2 ada sebanyak 2958 KK, data tambahan 117,” ujar Ferly.

Dikatakan Ferly, kualitas gambar di TV digital lebih baik dari TV analog. Seiring perbaikan kualitas gambar tersebut, ia seagai masyarakat Kota Batu juga berharap konten yang ditampilkan juga bisa lebih baik.

Baca juga:

Mengaku Bisa Gandakan Uang, Pria 61 Tahun Dihukum 2 Tahun Penjara

Siaran Analog Akan Disuntik Mati, Diskominfo Kota Batu Segera Sosialisasikan Migrasi Penyiaran

Minim Anggaran, Diskominfo Kesulitan Tambah Wifi Gratis di Kota Batu

JKF di Kota Batu Pacu Pengembangan Digitalisasi Kuatkan Sektor UMKM

Pemerintah menerbitkan aturan turunan dari UU Cipta Kerja yaitu PP nomor 46 tahun 2021 mengatur tentang poltesiar. Secara spesifik, PP Poltesiar mengatur penyelenggaraan multipleksing yang bertugas menentukan spektrum frekuensi radio sebagai sumber daya alam terbatas.

“Migrasi penyiaran televisi terestrial dari teknologi analog ke teknologi digital, atau yang dikenal sebagai proses analog-switch-off (ASO). Program ini harus diselesaikan paling lambat dua tahun sejak UU Cipta Kerja berlaku,” imbuh dia.(der)

Ayah Tiri Tersangka Kasus Persetubuhan Segera Disidangkan

Tersangka pelecehan seksual berinisial W segera disidangkan. Korbannya anak tiri tersangka (MVoice/Kejari Batu)

MALANGVOICE – Kasus persetubuhan yang dilakukan seorang ayah berinisial W terhadap anak tirinya kini menemui babak baru. Kini tersangka W sudah diserahkan kepada Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Batu.

Kasi Intelejen Kejari Batu, Edi Sutomo menyatakan, pasal tuntutan yang dikenakan pada tersangka W yakni pasal 81 ayat (3) atau pasal 81 ayat (2) atau pasal 82 ayat (2) UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak juncto pasal 64 ayat 1 KUHP.

“Berdasarkan keterangan tersangka dan para saksi. Tersangka W telah melakukan tindak pidana persetubuhan dan pencabulan terhadap anak yang dilakukan oleh walinya secara berlanjut. Berdasarkan UU tersebut syarat formil dan meteriil telah terpenuhi,” tegas Edi.

Baca juga:

Ibu 5 Anak Diusir Mertua karena Enggan Cabut Laporan Pelecehan Seksual, Dinsos Batu Turun Tangan

Mensos Tri Rismaharini Beri Perhatian Penuh pada Ibu dan Korban Pelecehan Seksual di Kota Batu

Kemensos Pulihkan Keluarga Korban Pelecehan Seksual Anak di Kota Batu

Dinsos Kota Batu Tak Punya Shelter Rehabilitasi Sosial, Penanganan Tidak Maksimal

Dia juga menegaskan, perkara tersebut bakal ditangani dengan cepat. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Batu akan segera melimpahkan berkas ke PN Malang. Sehingga perkara tersebut dapat segera disidangkan.

Seperti di ketahui, Kejari Batu kerap mengambil keputusan tuntutan maksimal terhadap pelaku pelecehan maupun kekerasan seksual. Terbaru, JPU menuntut 15 tahun penjara pelaku pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang pemilik sekolah swasta di Kota Batu.

Dalam proses persidangan, majelis hakim memutuskan terdakwa dihukum 12 tahun penjara. Setelah putusan dibacakan, terdakwa mengajukan banding, begitupula dengan JPU Kejari Batu.

Baca juga:

Anak di Kota Batu Jadi Korban Pelecehan Seksual Ayah Tiri

30 Guru Diajari Tingkatkan Keterampilan Daya Saing Digital

Ekonomi Kreatif Meningkat di Kota Malang

Temu Alumni, Ketua Pertama IKA Fakultas Vokasi UB Terpilih

Sementara itu, Kapolres Batu, AKBP Oskar Syamsuddin menyebutkan, ancaman hukuman yang bisa saja dikenakan kepada tersangka minimal 5 tahun penjara dan paling lama 15 tahun penjara dan denda Rp 5 miliar rupiah. 

“Jika dilakukan oleh orang tua, wali, pengasuh anak, pendidikan atau tenaga pendidikan maka pidananya ditambah sepertiga dari ancaman. Misalnya jika hukuman pokoknya 15 tahun maka ancamannya jadi 20 tahun penjara,” jelasnya.(der)

30 Guru Diajari Tingkatkan Keterampilan Daya Saing Digital

Pelatihan para guru di Malang Raya. (Istimewa)

MALANGVOICE – Memperingati Hari Guru Nasional yang jatuh pada 25 November 2022 mendatang, BEON Intermedia ingin memberikan apresiasi kepada guru dan tenaga pendidikan.

Para guru diajak berkegiatan dengan tajuk ‘Side-Hustling for Teachers’, yang dilaksanakan di Thursina IIBS.

Dalam kegiatan ini, akan menghadirkan influencer guru, Amiroh, S.Kom., M.Kom selaku Ketua PGRI SLCC Kabupaten Jombang dan tokoh guru, yang memiliki 3.9K subscriber di YouTube.

Baca Juga: Ekonomi Kreatif Meningkat di Kota Malang

Temu Alumni, Ketua Pertama IKA Fakultas Vokasi UB Terpilih

Mengaku Bisa Gandakan Uang, Pria 61 Tahun Dihukum 2 Tahun Penjara

Pelatihan para guru. (istimewa)

“Program ini diselenggarakan sebagai upaya BEON Grup untuk mengakselerasi digitalisasi di Indonesia dengan meningkatkan keterampilan daya saing digital para talenta pendidik. Diharapkan dengan meningkatnya keterampilan dari talenta pendidik, mampu meningkatkan daya saing digital Indonesia,” kata Andina Paramitha, Corporate Communication BEON Intermedia.

Dalam kegiatan tersebut, akan ada 30 guru yang berasal dari Malang Raya untuk adaptif dengan perkembangan zaman.

“Tenaga pendidik dapat lebih meningkatkan skills mereka di dunia digital khususnya pemanfaatan media sebagai sarana pembelajaran. Besar harapannya setelah event berakhir mereka dapat mengadaptasi semangat mentor dalam menghasilkan karya,” papar dia.

Selain itu, para guru yang hadir menjadi peserta juga akan praktik langsung untuk membuat dan editing video.

“Sebab saat ini, editing video ini adalah skill dasar yang mendukung kreativitas dalam membuat konten di media sosial,” papar dia.

Perempuan yang akrab disapa Andien ini berharap, para guru bisa lebih bersemangat untuk menghasilkan karya.

“Tenaga pendidik dapat lebih meningkatkan skills mereka di dunia digital khususnya pemanfaatan media sebagai sarana pembelajaran. Besar harapannya setelah event berakhir tenaga pendidik dapat mengadaptasi semangat mentor dalam menghasilkan karya,” tandas dia.

Sebagai informasi, dalam waktu dekat, BEON Intermedia akan membagikan 3.000 domain gratis untuk sekolah-sekolah di Malang Raya.(der)

Ekonomi Kreatif Meningkat di Kota Malang

Wali Kota Malang, Sutiaji. (Istimewa)
Kominfo Pemkot Malang
Kominfo Pemkot Malang

MALANGVOICE – Pengembangan ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Malang mengalami peningkatan, termasuk di subsektor fotografi dan videografi.

Pembinaan ekraf yang dilakukan Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang ini terus dipantau dan mendapatkan dukungan penuh dari Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji.

Sejalan dengan itu dibuktikan dengan penobatan Wali Kota Malang, Sutiaji sebagai sebagai tokoh pendorong pembangunan ekonomi kreatif. Penyerahan penghargaan ini dirangkaikan dalam kegiatan HUT ke-53 Memrotandum dan Launching Memorandum TV di Surabaya, Selasa (22/11/2022).

Baca Juga: Temu Alumni, Ketua Pertama IKA Fakultas Vokasi UB Terpilih

Mengaku Bisa Gandakan Uang, Pria 61 Tahun Dihukum 2 Tahun Penjara

Kejari Kota Malang Musnahkan Barang Bukti Hasil Kejahatan Mulai September hingga November

Tentu, apresiasi ini menjadi dorongan yang menambah semangat agar kegiatan ekonomi kreatif di kota ini semakin berkembang pesat. Hingga hari ini, Kota Malang telah mengembangkan 17 subsektor ekonomi kreatif. Berbagai upaya pun terus dilakukan Pemkot Malang untuk mendukung upaya ini, seperti menyelenggarakan Rembuk Ekonomi Kreatif bersama pelaku ekraf dan pembangunan Malang Creative Center (MCC) yang digunakan untuk mewadahi kegiatan ekonomi kreatif.

“Termasuk kan pengembangan IT. Potensinya di sini ada 21 perguruan tinggi yang punya jurusan IT. Tidak kurang dari 3.400 sarjana IT,” ujar Sutiaji beberapa saat lalu.

Menurutnya, Kota Malang lumbung orang kreatif. Sutiaji selalu mengajak semua komunitas kreatif yang ada di Kota Malang untuk menguatkan kolaborasi dengan pemangku kepentingan. Kolaborasi dan sinergi antara pemerintah, pelaku bisnis, komunitas dan/atau masyarakat, media massa, dan lembaga keuangan sebagai bagian dari proses komunikasi pembangunan hexahelix yang selama ini digalakkan oleh Pemkot Malang.

“Hal ini dilakukan dalam rangka menciptakan kesejahteraan rakyat di bidang ekonomi kreatif khususnya di wilayah Kota Malang,” tuturnya.

Owner Yukamoto, Wahyu Ika Setyaningsih. (Istimewa)

Salah satu penggerak ekraf di bidang fotografi, Wahyu Ika Setyaningsih, mengaku, sudah menggeluti bidang fotografi selama setahun belakangan ini. Dalam prosesnya, wanita 42 tahun ini mengatakan banyak sekali tantangan.

“Tantangannya adalah mengajari bagaimana UMKM ini mampu mencitrakan produknya dengan baik di media melalui foto,” katanya.

Apalagi sewaktu pandemi Covid-19 tahun lalu, beberapa UMKM banyak memasarkan produknya melalui media online. Sehingga mau tidak mau penggunaan fotografi di produk harus maksimal untuk menggaet pelanggan.

“Saya lebih menekankan dan fokus ke foto produk, bantuan mereka fotoin produknya agar lebih menarik. Mereka pandemi harus online. Kalau foto ke studio budget gaada,” jelasnya.

Dalam beberapa waktu ini, Wahyu dengan studio bernama Yukamoto ini sudah menggelar pelatihan kepada 200 peserta dari berbagai kelurahan.

“Saya ajari bagaimana foto pakai HP agar bisa menarik pelanggan. Mulai dari edit sampai publish di media sosial,” lanjutnya.

Menurutnya, masa depan fotografi akan terus berkembang dan dibutuhkan. Termasuk untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.

“Masih ada peluang karena lagi naik daun, otomatis UMKM butuh foto bagus. Makanya pandemi kemarin saya aslinya kuliner, karena pandemi gaada yang order. Akhirnya ada kursus online fotografi ya saya ikut, akhirnya sampai sekarang,” tegas Wahyu.

Produk foto Mooistudio. (istimewa)

Senada dengan Wahyu, pegiat fotografi dan videografi senior di Malang, Yusuf Muntaha (54), mengatakan, saat ini banyak kalangan muda yang gemar sekali menciptakan produk melalui foto dan video dengan fenomena hidden gem di media sosial. Hal ini otomatis ikut mendongkrak perekonomian warga dan wisata di Malang.

“Sekarang hidden gem muncul bukan dari reporter, tapi justru dari orang yang berkunjung dan selfie di sana. Akhirnya jadi muncul istilah baru hidden gem. Makanya tanpa disadari fotografi lebih fungsional,” katanya.

Yusuf menekankan, untuk menghasilkan foto yang baik tidak perlu device mahal. Saat ini dengan alat yang ada seperti gawai saja bisa menciptakan foto menarik.

Maka dari itu perlu banyak sekali workshop yang menyasar anak muda atau pelaku UMKM agar bisa mengasah skill dengan alat yang ada.

“Dunia foto sekarang berkembang, dengan penguasaan device, HP bisa jadi alat. Tinggal persoalan kemampuan, bisa belajar dan workshop. Saya mendorong fotografer tidak perlu device mahal, yang penting pengetahuan fotografi,” jelas pemilik Mooistudio.

Workshop ekraf go digital. (istimewa)

Sementara itu, dijelaskan Seksi Pengembangan Ekraf Disporapar Malang, Indira Dwi Nanda, mengatakan, target hingga akhir 2022 ini ada 1.180 UMKM dari delapan subsektor ekraf yang terdaftar.

“Kalau sekarang per dua triwulan ada 1.104 UMKM yang terdaftar. Ini meningkat dari 2021 yang berjumlah 984,” kata Nanda.

Peningkatan ini dirasakan Pemkot Malang saat adanya pelatihan dari delapan subsektor yang dibina, mulai fotografi dan video, fesyen, kriya, seni musik, pertunjukan tari, TV media, lukis, dan kuliner.

“Terakhir kami memberikan pelatihan workshop kepada seluruh subsektor binaan. Namanya ekraf go digital, 60 peserta dibagi dua hari. Langsung ada praktik, dan persiapan sertifikasi digital marketing,” ujarnya.(der)

Temu Alumni, Ketua Pertama IKA Fakultas Vokasi UB Terpilih

Temu Alumni IKA Vokasi UB. (istimewa)

MALANGVOICE – Alumni Seluruh Angkatan Fakultas Vokasi UB bertemu di Lantai 1 Gedung Laboratorium Industri Kreatif Vokasi UB, Kampus Dieng.

Acara ini dilakukan salah satu agendanya adalah memilih Ketua IKA Fakultas Vokasi UB.

Kegiatan Temu Alumni ini dibuka Wakil Dekan 3 Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kewirausahaan, Dr. rer. pol Romy Hermawan, S. Sos., M.AP sekaligus dihadiri Kepala Departemen, Kepala Program Studi, Sekretaris Departemen, Jajaran dosen dan seluruh alumni Fakultas Vokasi UB dari seluruh angkatan.

Baca Juga: Mengaku Bisa Gandakan Uang, Pria 61 Tahun Dihukum 2 Tahun Penjara

Kejari Kota Malang Musnahkan Barang Bukti Hasil Kejahatan Mulai September hingga November

Ketua Pelaksana Temu Alumni ini, Muhammad Irfan Islami S.E M.S.E menyampaikan laporan, apabila kegiatan ini memiliki target yaitu menciptakan sejarah Vokasi UB untuk pertama kali membentuk IKA (Ikatan Alumni) Fakultas Vokasi UB.

Dalam musyawarah alumni yang difasilitasi Ir. Zikri Pramudia Alfarizi, ST. MT., para alumni Vokasi UB bersepakat untuk memilih salah satu dari alumni yang hadir untuk menjadi ketua pertama dari IKA Fakultas Vokasi UB.

Setelah melalui proses diskusi dan voting, diputuskan bahwa ketua IKA FV UB terpilih untuk pertama kalinya dalam sejarah Vokasi UB adalah Wahyu Adi Setyawan, A.Md.Par. dari Angkatan 2013 yang juga merupakan entrepreneur di bidang pariwisata dan perjalanan.

Setelah terpilih menjadi ketua IKA FV UB, Wahyu Adi Setiawan menyampaikan bahwa target terdekatnya adalah menghimpun dan menjalin komunikasi dengan beberapa alumni dari program studi lain.

“Ke depan, saya akan segera membangun komunikasi dengan para alumni dari program studi lain, misalnya Mas Tantowi yang merupakan alumni TI, Mas Gledi yang merupakan alumni Administrasi Bisnis, Mas Raka yang merupakan alumni Desain Grafis, dan tentu kepada teman-teman lain yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu”, katanya.

Dalam kegiatan Temu Alumni ini juga ada sesi sharing session bersama dengan San Rudiyanto S.E M.SA. Ak (Ketua Departemen Bisnis dan Hospitality) dengan tema “ Sinergi Dalam Berinovasi”.

San Rudiyanto mengajak perwakilan alumni untuk turut serta berbagi pengalaman setelah lulus dari Fakultas Vokasi UB.

Ia menjelaskan bahwa peran alumni sangat penting dalam mendukung kemajuan sebuah instansi terkhususnya Fakultas Vokasi UB.

Selain itu, menurutnya, terbentuknya IKA Fakultas Vokasi UB dapat menjadi sarana untuk memperluas dan memperdalam hubungan atau komunikasi antar alumni, membantu adik tingkat dalam program magang di dunia industri.

“Sedangkan bagi alumni sendiri, besarnya jumlah civitas academika Universitas Brawijaya sendiri merupakan potensi pasar yang dapat dimaksimalkan para alumni yang berbisnis,” tegasnya.(der)

Mengaku Bisa Gandakan Uang, Pria 61 Tahun Dihukum 2 Tahun Penjara

Warga Kabupaten Jember, Dasuki divonis 2 tahun 6 bulan penjara. Pria 21 tahun itu terbukti bersalah melakukan tindak pidana penipuan bermodus penggandaan uang. (MVoice/Kejari Batu)

MALANGVOICE – Aksi penggandaan uang yang dilakukan Dasuki warga asal Kabupaten Jember akhirnya terbukti sebagai sebuah upaya penipuan.

Kasus yang ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Batu telah menjalani proses persidangan hingga majelis hakim memvonis terdakwa bersalah dengan hukuman penjara selama 2 tahun dan 6 bulan.

“Pembacaan putusan (vonis) oleh majelis hakim telah dilaksanakan pada hari Senin kemarin (21/11),” ujar Kasi Intel Kejari Batu, Edi Sutomo.

Warga Kabupaten Jember itu mengelabui dua korbannya yang berdomisili di Kota Batu. Saat persidangan, JPU menghadirkan korban yang sekaligus saksi. Terdakwa dinyatakan bersalah dan terbukti sah melakukan tindak pidana penipuan. Atas perbuatannya itu, terdakwa diganjar pasal 378 KUHP juncto. pasal 64 ayat (1) KUHP. Majelis hakim menjatuhkan hukuman 2 tahun 6 bulan penjara kepada terdakwa.

Baca juga:

Kejari Kota Malang Musnahkan Barang Bukti Hasil Kejahatan Mulai September hingga November

Jadi Motor Penggerak Olahraga, SIWO Kota Batu Bidik Anak Usia Dini

Unej Pilih Polinema Gelar Pelatihan Sertifikasi Kompetensi Estimasi Biaya Berbasis BIM 5D

Beri Layanan Bantuan Hukum, Kejari Batu Jalin Kerja Sama dengan Seluruh Pemdes

“Dalam putusan ini, baik terdakwa Dasuki maupun Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Batu menyatakan menerima terhadap putusan yang telah dibacakan majelis hakim,” ujar dia.

Dalam menjalankan aksi penipuan, Dasuki meyakinkan korbannya, bahwa dirinya memiliki kemampuan menggandakan uang. Ia mengaku bisa menggandakan uang melalui patung kereta kencana berwarna emas miliknya. Sekalipun tak masuk akal, namun korban termakan bualan pelaku.

“Namun setelah sekian lama hingga April 2022, korban mulai merasa janggal karena tidak pernah mendapatkan uang seperti yang dijanjikan. Sejak itulah korban melaporkan terdakwa ke polisi. Atas beberapa kali perbuatan terdakwa tersebut menyebabkan saksi korban menderita kerugian sebesar Rp63,75 juta,” pungkas Edi.(der)

Kejari Kota Malang Musnahkan Barang Bukti Hasil Kejahatan Mulai September hingga November

Kejari Kota Malang memusnahkan barang bukti. (Deny/MVoice)

MALANGVOICE – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang memusnahkan barang bukti hasil pidana umum dan khusus. Pemusnahan barang bukti dilakukan dengan dibakar pada Selasa (22/11).

Kejari Kota Malang, Edy Winarko, mengatakan, barang bukti yang dimusnahkan semua sudah menjalani proses persidangan dan berstatus inkrah.

Adapun total BB yang dimusnahkan ini terdiri dari kasus narkotika jenis ganja 6.524 gram dari 27 perkara, sabu seberat 818 gram dari 49 perkara dan okerbaya atau pil LL sebanyak 62,8 ribu pil dari 8 perkara.

Baca Juga: Jadi Motor Penggerak Olahraga, SIWO Kota Batu Bidik Anak Usia Dini

Menko PKM ke Cianjur Instruksikan Prioritaskan Pencarian Korban di Timbunan

Pemusnahan barang bukti di Kejari Kota Malang. (Deny/MVoice)

“Selain itu ada satu perkara rokok ilegal berjumlah 4.900 bungkus, kemudian HP dan timbangan digital sebanyak 102 unit,” kata Edy.

Seluruh BB ini didapat dari kasus yang ditangani Kejari Kota Malang dari Polresta Malang Kota mulai September sampai November 2022.

“Ini rutin kegiatan Kejaksaan Kota Malang untuk mengurangi penumpukan barang bukti,” tandasnya.

Acara ini turut dihadiri Kepala BNN Kota Malang, Kombes Pol Raymundus Andhi Hedianto dan Kasat Resnarkoba Polresta Malang Kota, Kompol Dodi Pratama, serta dari PN Malang.(der)

Jadi Motor Penggerak Olahraga, SIWO Kota Batu Bidik Anak Usia Dini

Pelajar di SDN Punten 1 Kota Batu menampilkan kebolehannya di bidang olahraga seni bela diri taekwondo. (MVoice/M. Noer Hadi)

MALANGVOICE – Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) Kota Batu melanjutkan program pemassalan olahraga di tingkat pelajar sekolah dasar.

SIWO Kota Batu merupakan organisasi yang berada di bawah naungan PWI Malang Raya serta tergabung dalam Badan Olahraga Fungsional KONI Kota Batu.

Sebelumnya program pemassalan olahraga diselenggarakan di SDN Songgokerto 3 pada 18 November. Dilanjutkan di SDN Dadaprejo 1 pada 21 November. Kali ini program pemassalan olahraga digelar di SDN Punten 1 dan SDN Tulungrejo 4 pada Selasa (22/11).

Ketua SIWO Kota Batu, Febri Setiawan menuturkan, pemassalan olahraga digelar dalam rangka memeriahkan Porwanas 2022 yang dihelat di Malang Raya mulai 21-27 November. Ada 10 cabor yang dipertandingkan, dua diantaranya, yakni bridge dan catur diselenggarakan di Kota Batu.

“Pemassalan olahraga untuk menarik minat anak-anak usia bergabung dengan cabor-cabor binaan KONI Batu. Sehingga bakat mereka dapat lebih terarah dan terasah,” tutur Febri.

Baca juga:

Menko PKM ke Cianjur Instruksikan Prioritaskan Pencarian Korban di Timbunan

Unej Pilih Polinema Gelar Pelatihan Sertifikasi Kompetensi “Estimasi Biaya Berbasis BIM 5D

Pengelola Desa Wisata Dicetak Menjadi Instruktur Outbond Andal

Olah Umbi Porang, Desa Oro-oro Ombo Juara Kreasi Kuliner Khas Desa Wisata

Pemassalan olahraga digelar SIWO PWI dengan KONI Kota Batu. Peserta didik begitu antusias mengikuti program pengenalan cabor-cabor yang dipayungi KONI Kota Batu. Sehingga tujuan jangka panjangnya lahir bibit-bibit atlet agar bidang olahraga Kota Batu bersinar.

Menurutnya, pemassalan olahraga kepada anak sekolah dasar bagian dari regenerasi. Agar nantinya tidak terjadi krisis atlet di Kota Batu. Para anak usia dini dapat memilih berbagai cabor yang ada di bawah naungan KONI Kota Batu. Tentunya disesuaikan dengan minat mereka.

“Lewat kegiatan ini SIWO Kota Batu ingin berkontribusi dalam pembinaan olahraga prestasi di Kota Batu. Serta membantu KONI Kota Batu dengan mempublikasikan agenda-agenda keolahragaan,” ujar dia.

Baca juga:

Tinjau Kesiapan Venue Porwanas, Ketua PWI Pusat Minta Junjung Sportivitas dan Silaturahmi

Menebus Rindu, Ribuan Rider Menyerbu Jalanan Kota Batu

Kontingen Porwanas XIII Tahun 2022 Mulai Berdatangan ke Malang

Massalkan Olahraga kepada Anak Usia Dini agar Kota Batu Tak Krisis Atlet

Ia mengatakan, keanggotan SIWO diisi oleh kalangan-kalangan insan pers yang diselaraskan dengan fungsi pers untuk mensosialisasikan dan memasyarakat bidang olahraga. Sehingga insan pers mengambil peran sebagai motor penggerak perkembangan bidang olahraga.

“Teman-teman media yang tergabung dalam SIWO PWI menjadi motor penggerak untuk perkembangan pembinaan olahraga prestasi. Terlebih Kota Batu juga merupakan destinasi wisata, sehingga sangat tepat untuk menumbuhkan geliat sport tourism,” ungkap Febri.(der)

Menko PKM ke Cianjur Instruksikan Prioritaskan Pencarian Korban di Timbunan

MALANGVOICE – Pemerintah telah bergerak cepat menangani gempa bumi magnitudo 5,6 yang mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy usai koordinasi tanggap bencana Gempa Bumi Kabupaten Cianjur.

Rakor ini diikuti Bupati Cianjur, Gubernur Jawa Barat, Kepala BNPB, Kepala Basarnas, Kepala BMKG, KASAD, dan jajaran BPBD, di Kantor Bupati Cianjur, pada Selasa (22/11).

Muhadjir menerangkan, BNPB telah menyuplai logistik dan kebutuhan dasar bagi para korban. Juga telah dibangun pokso utama di Kantor Bupati Cianjur.

Selain itu, lanjutnya, pemerintah provinsi telah mengalokasikan Dana Siap Pakai (DSP) Rp20 miliar, Pemerintah Kabupaten mengalokasikan Rp5 miliar, dan BNPB sudah menyalurkan bantuan sementara sebesar Rp500 Juta bantuan lain Rp1,5 miliar. Kemudian, dana elastisitas juga akan dialokasikan melalui BNPB.

“Dari pihak pemerintah sudah membuat langkah-langkah cepat, dari Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Provinsi beserta jajarannya,” ungkapnya.

“Oleh sebab itu, saya ucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur, Pak Bupati dan seluruh jajaran yang telah mengambil langkah cepat sehingga penanganannya tidak bertele-tele dan tepat waktu dan bisa ditangani secara cepat,” jelas Muhadjir.

Gempa yang terjadi pada Senin 21 November 2022 pukul 13.20 WIB tersebut berskala sedang, tapi mengakibatkan daya rusak yang luar biasa. Karenanya, untuk penanganan tanggap bencana memprioritaskan korban akan dilakukan secara paralel dan mengutaman semua korban, baik korban selamat, korban cedera, dan korban meninggal dunia.

“Kita prioritaskan menggali timbunan-timbunan yang diperkirakan ada korban hidup. Kita targetkan hari ini selesai. Mudah-mudahan masih bsia diselamatkan,” ucapnya.

Menko PMK juga menyatakan, akan dilakukan pendataan rumah yang terkena rusak ringan, berat, hingga fatal. Dia memerintahkan pihak terkait supaya melakulan pendataan secepat mungkin supaya bisa langsung melakukan tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.

“Dirancang kira-kira rekonstruksi bagaimana. Mulai dari kerusakan ringan sampai kerusakan berat. Harus tuntas. Nanti akan dibantu buat rumah tahan gempa. Kerusakan berat akan dibantu penanganannya oleh BNPB dan PUPR. Nanti akan diklasifikasi supaya mudah ditangani,” ungkapnya.

Muhadjir menyampaikan, untuk fasilitas umum seperti akses jalan nasional dan jalan provinsi yang terputus karena tertimbun longsoran akibat gempa juga ditargetkan selesai pada siang ini supaya akses tidak lumpuh total. Juga akan dilakukan pembangunan sementara pada jembatan yang putus akibat gempa.

Kemudian, untuk sarana prasarana seerti Masjid, Sekolah, Madrasah, akan dibantu penanganan oleh kementerian terkait. Seperti Kementerian PUPR, Kemendikbudristek, Kemenag.

Untuk antisipasi penanganan korban, Menko PMK juga akan melakukan koordinasi dengan Kemenkes untuk membantu tenaga kesehatan ke posko supaya bisa menangani korban cedera parah dan penanganan penyakit di posko pengungsian. Pihak TNI juga akan membantu membuat RS lapangan untuk menangani korban.

“Kami atas nama pemerintah mengucapkan bela sungkawa sedalam-dalamnya dan ikut prihatin atas kejadian yang diluar kehdendak kita semua. Mudah-mudahan mereka yang menjadi korban meninggal dalam keadaan syahid. Keluarga yang ditinggalkan bisa tabah tawakal dan bisa segera bangkit kembali dari keprihatinan dan trauma yang ada,” ucap Muhadjir mengungkapkan duka cita.

Sebagai informasi, berdasarkan data BPBD Kabupaten Cianjur, jumlah korban tewas akibat gempa bumi Magnitudo 5,6 di Kabupaten Cianjur sementara berjumlah 162 jiwa. Jumlah korban tewas masih belum bisa dipastikan mengingat kodnsi lapangan yang belum pasti. Selain korban tewas, laporan BPBD tersebut juga mencatat gempa tersebut juga menyebabkan 362 orang luka ringan hingga berat, 2.345 rumah rusak berat, dan sekitar 13.400 orang mengungsi.(end)

*****
Biro Hukum, Persidangan, Organisasi dan Komunikasi
Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
roinfohumas@kemenkopmk.go.id
www.kemenkopmk.go.id
Twitter: @kemenkopmk
IG : kemenko_pmk
Fb: kemenkopmkri