‘Pohon Terkenal’, Suguhkan Kisah Taruna-Taruni di Akpol

Suasana sebelum pemutaran film 'Pohon Terkenal' di Bioskop (Foto: Ayun)

MALANGVOICE – Kisah tentang kehidupan calon perwira Polisi di Akademi Kepolisian (Akpol) dikemas secara apik dalam sebuah film berjudul ‘Pohon Terkenal’. Pembuatan film ini diinisiasi Divisi Humas Polri dan disutradarai Monty Tiwa.

Film ini pun mendapat perhatian di beberapa daerah, termasuk Kota Batu. Bahkan, Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko ikut nonton bareng film itu di Cinemaxx Lippo Plaza Batu. Dewanti ditemani beberapa pejabat lain, yakni Punjul Santoso; Kapolres Batu, AKBP Budi Hermanto; Kejari Kota Batu, Dandim dan Danramil setempat serta masyarakat umum lainnya.

Kapolres Kota Batu, AKBP Budi Hermanto, mengatakan, adanya film ini ingin menunjukkan sisi lain seorang polisi ke masyarakat. Mulai proses seseorang menjadi perwira polisi di Akpol, hingga seleksi rekrutmen yang bersih selama pendidikan.

“Ya, memang dalam dunia kepolisian tidak ada yang dibedakan. Baik itu anaknya jenderal ataupun orang biasa ya diperlakukan setara,” ujar pria akrab disapa Buher.

“Dan jika ingin memperoleh sesuatu harus melalui perjuangan yang gigih. Adanya usaha yang keras pasti akan membuahkan hasil” imbuhnya.

Buher menambahkan selain menampilkan sisi kerasnya perjuangan seorang taruna-taruni serta disiplinnya aturan di Akpol, dalam film ini juga dibumbui kisah cinta sepasang remaja.

“Kalau kisah remaja itu hanya sebagai bumbunya saja supaya terkesan tidak tegang,” tutupnya dengan gelak tawa.(Der/Aka)

Tingkatkan Mutu Pembelajaran, Pemerintah Afghanistan Kunjungi Sekolah di Kota Batu

Suasana proses pembelajaran yang ada di MI As-Salam Kota Batu saat dikunjungi Kementerian Pendidikan Afghanistan (Foto: Ayun)

MALANGVOICE – Kementerian Pendidikan Afghanistan melalukan study banding ke sekolah di Kota Batu. Hal itu dilakukan karena merasa tertarik dengan sistem pembelajaran yang ada di Indonesia.

Hal itu dikatakan oleh, Direktur Program Usaid Prioritas, Stuart Weston. “Ya rombongan dari Afghanistan merasa kagum begitu besar kesetaraan gender di negara ini, yakni begitu banyak perempuan yang bersekolah,” ungkapnya.

Weston juga memaparkan jika di Afghanistan di Afghanistan 17 tahun yang lalu hanya ada 1 juta anak yang masuk sekolah, dan itupun tidak ada satupun murid perempuan.

“Tapi, sekarang sudah 10 juta, dan 40 persennya perempuan,” imbuhnya.

Sehingga, dengan melakukan peninjauan ke beberapa sekolah di Kota Batu, rombongan dari Afghanistan ingin lebih meningkatkan kapasitas sekolah di wilayahnya.

Diketahui, sekolah yang dikunjungi di antaranya, MI As-Salam, SDN 2 Sumbergondo, dan SDN Punten 1 Kota Batu.

Harapan dari kunjungan ini nantinya selain ingin memperbaiki sistem pembelajaran, juga memperbaiki membaca, dan meningkatkan mutu buku bagi siswa.(Der/Aka)

Satgas TMMD Jember Segera Rampungkan Pengerjaan Musala Al-Ikhlas

Pengerjaan musala. (istimewa)

MALANGVOICE – Tim Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-104 Kodim 0824/Jember kini mulai berlanjut memasang plafon Musala Al-Ikhlas di Dusun Gayasan Desa Gunungmalang Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember.

Sebelumnya, para petugas telah menyelesaikan atap dan dinding musala selama beberapa hari.

Karena keterbatasan waktu yang sedikit, Satgas yang berjumlah lima orang dan dipimpin oleh Serma Sudibyo tersebut mulai kebut pembangunan, yakni memasang lantai keramik.

Musala yang dilengkapi dengan sarana mandi, cuci dan kakus (MCK) tersebut nantinya akan lebih representatif dimanfaatkan untuk tempat beribadah maupun untuk mengaji anak-anak.

Komandan Kompi Satgas TMMD ke-104 Kodim 0824/Jember Kapten Inf Suwarno terus melakukan pengecekkan dan memotivasi kepada jajaran Satgas yang berada dititik-titik pekerjaan.

“Pengerjaannya harus dilakukan lebih cepat lagi agar dapat segera termanfaatkan oleh masyarakat sekitar,” ujarnya.(Der/Aka)

Kartu ATM Teman Sendiri Dikuras Sampai Rp17 Juta

Polisi bersama pelaku dan barang bukti. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Seorang wanita asal Jalan Kembang Kertas, Jatimulyo, Lowokwaru, berinisial ECK (45) terpaksa berurusan dengan polisi. Ia ditangkap karena membobol ATM milik temannya.

Aksi ECK ini dibongkar setelah ada laporan korban, RAS (45) setelah merasa kartu ATM-nya hilang. Unit Reskrim Polres Malang Kota pun segera bertindak dan melakukan penyelidikan. Setelah bekerja sama dengan pihak bank, akhirnya pelaku ditangkap pada 18 Maret lalu.

Kasat Reskrim Polres Malang Kota, AKP Komang Yogi Arya, menjelaskan, pelaku membobol ATM milik RAS yang tak lain adalah temannya sendiri berawal pada 24 Januari lalu.

ECK awalnya hanya berkunjung ke rumah RAS untuk bermain, namun saat hendak pulang, pelaku menemukab kartu ATM di bawah kursi. Kartu itu kemudian diambil tanpa sepengetahuan korban.

Di perjalanan pulang, pelaku mencoba menggunakan kartu ATM itu. “Di kartu ATM itu ada PIN yang ditempel. Sehingga pelaku bisa mengambil uang dari kartu tersebut,” ujar Komang, Kamis (21/3).

Berhasil melakukan penarikan di mesin ATM, pelaku kemudian mencoba di keesokan hari serta memakainya untuk belanja. Total yang digunakan pelaku adalah Rp17 juta.

“Selama kali hari kartu ATM itu digunakan sebanyak empat kali. Setelah itu pelaku membuang kartu ATM korban ke dalam selokan,” katanya.

Dari penangkapan itu juga terbukti uang yang diambil pelaku digunakan untuk membayar hutang dan membeli perhiasan emas. Polisi ikut mengamankan sisa uang Rp800 ribu dan rekaman CCTV pelaku saat mengambil uang di ATM serta anting emas Hello Kitty.

“Seharusnya pelaku ini menyadari dari awal kalau kartu ATM itu bukan miliknya dan mengembalikan ke korban,” jelas Komang.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 362 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara.(Der/Aka)

Apresiasi Kreasi Siswa, Pemkot Batu Gunakan Tempat Sampah Unik

Tempat sampah karya siswa siswi se-Kota Batu yang di sebar di seluruh sudut Balai Kota Batu (Foto: Ayun)

MALANGVOICE – Puluhan tempat sampah berkarakter unik, mulai dari gambar buah-buahan, wajah, pemadangan, dan sebagainya banyak dijumpai di Balai Kota Among Tani Kota Batu. Dan itu merupakan hasil karya pelajar yang ada di Kota Batu.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu, Arief As Sidiq mengatakan jika tempat sampah yang ditampilkan di Balai Kota itu merupakan karya siswa se-Kota Batu.

“Iya itu merupakan karya siswa siswi SMP dan SMA se-derajad, yang kita tampilkan di Balai Kota untuk diekplor dan dimanfaatkan sebagai bentuk penghargaan kepada mereka,” ujarnya saat ditemui MVoice.

Lebih lanjut Arief juga menjelaskan karena tempat ini juga menjadi salah satu tempat jujukan masyarakat untuk bersantai setelah Alun-Alun Kota Batu. Maka, dirasa perlu juga untuk menjaga kebersihan tempat tersebut.

“Taman Balai Kota Among Tani ini memang dihadirkan kepada masyarakat dari setiap daerah menjadikan salah satu destinasi wisata,” tutupnya.

Di taman Balai Kota Among ini terdapat kolam air mancur yang cukup besar. Kemudian di sana biasanya masyarakat selain bersantai, juga melakukan swafoto di beberapa sudut. (Hmz/Ulm)

Ini Tiga Nama Calon Kepala OPD di Lelang Jabatan Pemerintah Kota Batu

Kepala BKPSDM, Siswanto (Foto: Ayun)

MALANGVOICE – Lelang jabatan tinggi pratama Pemerintah Kota (Pemkot) Batu sudah hampir final. Dari 16 orang pendaftar, kini menyisakan 9 orang yang masuk tiga besar untuk mengisi jabatan kepala dinas.

Para pendaftar berasal dari beberapa organisasi perangkat daerah. Diantaranya dari Dinas Komunikasi dan Informatika, Aries Setiawan dengan jabatan sebelumnya Kabag Protokol, Lucia Aries dengan jabatan sebelumnya Kabid DP3AP2KB Kota Probolinggo, dan M Agoes Mahmudi dengan jabatan sebelumnya Kabid Promosi Disparta.

Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) adalah Titing Nurhayati dengan jabatan sebelumnya Dinas Pendidikan, Dyah Liestina dengan jabatan sebelumnya Kabag Pemerintahan, dan MD Furkan dengan jabatan sebelumnya Kabag Organisasi Pemkot Batu

Sedangkan untuk yang lolos di Dinas Sosial di antaranya Muji Dwi Leksono dengan jabatan sebelumnya Kabag Hukum, Suliyanah dengan jabatan sebelumnya Kabag Humas, dan Ririk Mashuri dengan jabatan sebelumnya Kabid Perpustakaan Dinas Perpus dan Kearsipan.

Kepala BKPSDM, Siswanto mengatakan Lebih lanjut, hasil tersebut akan disetorkan ke KASN. Dan setelah mendapat persetujuan dari KASN, tiga nama itu akan dipilih secara prerogratif dan dilakukan pelantikan oleh Wali Kota Batu.

“Tiga nama yang lolos dari tiga OPD yang dilelang tersebut diambil dari tiga nilai tertinggi hasil penilaian Tim Pansel yang diketuai oleh Tauchid Djatmiko. Lebih lanjut, hasil tersebut akan disetorkan ke KASN,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko mengatakan jika ia memilih nama calon sesuai kemampuannya. Dengan mempertimbangkan dari hasil ujian yang diikuti oleh peserta lelang

“Kami sudah sesuaikan dengan kemampuan calon ini. Kalau perlu diuji lagi, itu lebih baik. Secepatnya untuk di lantik, agar program dari dinas itu bisa berjalan,” tandasnya. (Hmz/Ulm)

Warga Senang Rumahnya Masuk Program Renovasi TMMD Jember

Pembangunan rumah. (istimewa)

MALANGVOICE – Salah satu rumah warga Dusun Ajungbabi, Gunungmalang, Sumberjambe, Kabupaten Jember, mendapatkan bantuan bedah rumah dari tim Satgas TMMD 104 Kodim 0824/Jember.

Ya, ia adalah Mukhlis (48) yang kesehariannya merupakan buruh kebun. Dengan penghasilan yang terbilang belum tercukupi, ia mengaku jika tak bisa merenovasi rumahnya yang sebelumnya hanya berdinding bambu rapuh.

“Bayaran saya hanya cukup untuk beli makan saja, nggak bisa kalau mau merenovasi rumah,” katanya kepada tim Satgas TMMD 104 Kodim 0824/Jember, Kamis (21/3).

Mukhlis pun mengaku jika ia bersama keluarganya sangat senang dengan dibedahnya rumah mereka. “Saya tidak menyangka rumah saya bisa dibangung sebagus ini, yang kini mempunyai keramik dan tembok. Saya berterimakasih banyak,” ungkapnya.

Sementara itu, Komandan Kompi Satgas TMMD 104 Kapten Inf Suwarno menyampaikan, masing-masing pekerjaan bedah rumah diperbantukan oleh empat personel TNI yang melakukan percepatan pengerjaan bersama masyarakat.

Suwarno memperkirakan dalam waktu tiga hari ke depan, rumah Mukhlis dapat ditempati bersama keluarganya.

“Dengan harapan, semoga rumah ini menjadikan keluarga Muhklis nyaman dan berbahagia,” tegasnya (Der/Ulm)ed

Sutiaji Langsung Respon Aksi Penggalangan Koin Jalan Berlubang

Wali Kota Malang Sutiaji berdialog dengan kelompok aksi penggalangan koin perbaikan jalan berlubang, Kamis (21/3). (Istimewa)

MALANGVOICE – Aksi demonstratif atas kondisi jalan berlubang dengan cara penggalangan koin direspon positif Wali Kota Malang, Sutiaji. Aksi tersebut diakuinya memiliki niat yang baik untuk Bumi Arema.

“Tentu saya respon positif gerakan koin untuk jalan berlubang. Karena setiap gerakan sosial selama diniatkan baik, maka tentu akan berjalan baik,” kata Sutiaji saat berdialog dengan kelompok aksi di depan DPRD Kota Malang tersebut, Kamis (21/3).

Namun, lanjut Sutiaji, Pemerintah Kota Malang tidak hanya tinggal diam melihat banyaknya jalan berlubang di wilayahnya. Penting untuk dipahami masyarakat, menurutnya, bahwa APBD bukan seperti uang di brankas.

“Yang sewaktu-waktu langsung dapat diambil dan dipergunakan. APBD ada proses dan mekanismenya. Sudah terpetakan peruntukannya, dan pencairan penggunaannya melalui mekanisme,” urai pria berkacamata ini.

Sutiaji menambahkan, tentang penganggaran perawatan jalan dan dana insidentil, memang pada triwulan pertama sebagian telah terealisasikan. Namun, bertepatan musim hujan yang intensitasnya tinggi berdampak pada bertambahnya titik jalan rusak.

“Akan kami evaluasi, ada beberapa titik yang masih dalam tahapan perawatan rekanan sehingga tidak bisa disentuh APBD,” jelasnya.

“Pada sisi lain memang harus kami akui beberapa ruas jalan kualitasnya kurang baik. Ini jadi komitmen kami untuk menuntaskannya,” tutup pria juga Politisi Demokrat ini. (Der/Ulm)

Komisi C Dorong Percepatan Penambahan Anggaran Perbaikan Jalan

(Istimewa)

MALANGVOICE – Dewan dorong Pemerintah Kota Malang mempercepat penambahan anggaran insidentil untuk perbaikan atau pemeliharaan jalan rusak. Ini merespon protes dan keluhan masyarakat akan buruknya kondisi infrastruktur di Bumi Arema.

Anggota Komisi C DPRD Kota Malang Moh. Ula menjelaskan, ada beberapa poin solusi yang dirumuskan pasca pertemuan dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Rabu lalu (20/3). Pertama, dewan mendorong agar penyusunan peraturan wali kota ( perwali) segera diselesaikan dan berkordinasi secepatnya dengan Bagian Hukum.

“Ini sebagai payung hukum untuk pengajuan dana pemeliharaan atau insidentil mendahului PAK (APBD Perubahan), Pak Wali (Sutiaji) sudah menyetujui,” kata Ula, Kamis (21/3).

Kemudian, lanjut dia, untuk jalan yang masih dalam proses lelang, Komisi C mendorong dilakukan langkah-langkah taktis. Salah satunya, agar Unit Layanan Pengadaan (ULP) dilakukan percepatan lelang sembari tetap melakukan penambalan sementara.

“Sedangkan untuk jalan Provinsi dan jalan Nasional, Komisi C mendorong DPUPR melakukan koordinasi yang intensif. Sehingga pengerjaan penambalan jalan berlubang lebih maksimal,” pungkas Politisi Gerindra ini. (Der/Ulm)

Balai Arkeologi Yogyakarta Akan Meneruskan Ekskavasi Situs Sekaran

Arkeolog BPCB Jatim Wicaksono Dwi Nugroho. (Toski D).

MALANGVOICE – Ekskavasi atau penggalian situs Sekaran akan dilanjutkan Balai Arkeolog Yogyakarta. Sebelumnya, penemuan situs itu ditangani Badan Peninggalan Cagar Budaya (BPCB) Trowulan Jawa Timur.

Hal ini disampaikan langsung oleh Arkeolog BPCB Jatim, Wicaksono Dwi Nugroho, saat ditemui di lokasi Ekskavasi situs Sekaran, Kamis (21/3).

“Kemungkinan akan dilanjutkan Balai Arkeologi Jogja. Kemarin, Kepala Balai Arkeologi Jogja, Pak Sugeng Riyanto juga sudah kesini dan menyanggupi untuk meneruskan penggalian,” ungkapnya.

Proses Ekskavasi situs Sekaran yang masih berjalan. (Toski D)

Selama sepuluh hari ini, lanjut Wicaksono, pihaknya telah melakukan ekskavasi area penemuan situs Sekaran hingga 25 meter persegi.

“Sampai saat ini kita temukan bentangan struktur yang cukup luas. Dan kita sudah temukan pola-pola tertentu dari sini. Tapi tetap saja butuh penelitian lanjutan untuk kejelasannya,” ulasnya.

Sebelumnya, tambah Wicaksono, pihaknya telah menemukan tiga struktur awal yang sudah tersingkap di situs Sekaran. Salah satunya adalah gerbang yang diyakini sebagai gapura yang bergaya arsitektur paduraksa.

“Sementara ini ada tiga. Temuan awal sudah kita singkap, kita yakini sementara ini adalah bagian dari gapura atau pintu masuk, gerbang tipe paduraksa. Selain itu, di sebelah selatan gapura kami temukan struktur bangunan baru yang sampai sekarang belum kita ketahui,” pungkasnya. (Der/Ulm)

Komunitas