Hadiah Menarik Disiapkan, Tiket Jalan Sehat Gratis!

Rute jalan sehat sadar pajak wilayah Lowokwaru, Minggu (19/11). (Istimewa)

MALANGVOICE – Tax Goes to Kampoong dan Warna Warni Pajak Daerah di wilayah Kecamatan Lowokwaru, Minggu (19/11) nanti dipastikan meriah. Warga harus berbondong-bondong ikut serta jika tidak ingin melewatkan kesempatan baik ini.

Betapa tidak, untuk event jalan sehat, warga bisa mendapatkan tiket jalan sehat sadar pajak di kelurahan masing-masing, tanpa dipungut biaya. Caranya cukup dengan menunjukkan bukti lunas pajak daerah (jenis apapun).

Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang memang sengaja menyiapkan ajang ini sebagai bentuk layanan terhadap masyarakat. Peserta jalan sehat akhir pekan nanti berkesempatan membawa pulang hadiah menarik.

Hadiah itu di antara sepeda gunung, kulkas, mesin cuci, kompor gas dan aneka paket bingkisan lainnya. Suguhan hiburan musik bakal menyemarakkan acara selagi pembagian doorprize.

Terkait Tax Goes to Kampoong akhir pekan nanti, pihak BP2D atas nama Pemkot Malang menyampaikan permohonan maaf. “Kami meminta kerelaan agar maklum kepada warga dan para pengguna jalan yang dilalui sepanjang rute jalan sehat sadar pajak,” kata Kepala BP2D Kota Malang, Ir H Ade Herawanto MT.

Untuk informasi, start pukul 06.00 WIB dengan titik keberangkatan dari depan Kantor Kelurahan Dinoyo di Jalan MT Haryono Gang 13 dan finish lewat pintu barat Lapangan Dinoyo.

“Selepas start lalu menuju MT Haryono Gang 9, ke Pabrik Keramik lalu Jalan Gajayana, melewati MT Haryono Gang 6, 8, 10 ke Gang 19, 17, 15 baru setelah itu menuju garis finish,” tambah Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) BP2D Kecamatan Lowokwaru, Lukman Hidayat ST.

Terpisah Camat Lowokwaru, Imam Badar SE, juga tak lupa menyampaikan imbauan. Pihaknya mengaku sudah mendistribusikan sekitar 12 ribu tiket jalan sehat kepada para lurah, Tim Penggerak PKK dan jajaran samping di wilayahnya untuk disampaikan kepada warga masyarakat.

“Kami harap seluruh warga Lowokwaru dapat hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan di Lapangan Dinoyo, Minggu lusa. Acara bertabur banyak hadiah dan juga diramaikan bazaar. Dengan semangat sadar pajak, kita bersatu dan bersinergi menjalin silaturahmi dan kekompakan sesama warga,” serunya.(Coi/Yei)

BNN Kota Malang

Tanya Alamat Palsu, Jambret Beraksi di Jalan Putri Malu

Pelaku diamankan di Polsek Lowokwaru. (istimewa)

MALANGVOICE – Aksi jambret di Jalan Putri Malu, Lowokwaru, Kota Malang berhasil digagalkan. Pelaku, Sholeh (40) tak bisa melarikan diri usai merampas HP milik Sri Chusni (60), Senin (26/3) pagi tadi.

Sholeh berboncengan menggunakan sepeda motor dengan pelaku lain, Robby, berpura-pura beritanya pada korban di pinggir jalan. Pelaku menanyakan alamat seseorang di Perum Permata Jingga. Saat korban lengah pelaku langsung mengambil HP tersebut dan kemudian kabur.

Korban langsung berteriak seketika pelaku menggondol HP-nya. Beruntung di sekitar lokasi ada anggota Satlantas Polres Malang Kota yang sedang berpatroli yang segera mengejar pelaku.

Karena panik, Sholeh sempat terjatuh dari motornya. Ia tak bisa berkutik ketika polisi meringkusnya dibantu masyarakat sekitar. Tak lama anggota Polsek Lowokwaru juga datang ke lokasi dan membawanya ke kantor polisi.

Kapolsek Lowokwaru, Kompol Pujiyono, menyatakan, pelaku sudah diamankan beserta barang bukti. Yakni dua buah HP merek Xiaomi dan Smartfren yang salah satunya milik korban.

“Pelaku masih kami mintai keterangan oleh penyidik,” tegasnya.

Kini Sholeh yang merupakan warga Jalan Dorowati Utara, Ampelgading, Kabupaten Malang, harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Polisi juga masih mengejar pelaku lain yang terlibat. (Der/Ery)

BNN Kota Malang

Goreng Kerupuk, Dapur Jumaati Ludes Terbakar

Kondisi dapur milik Jumaati usai terbakar, Selasa (22/10). (Pusdalops BPBD Kota Malang)
Kondisi dapur milik Jumaati usai terbakar, Selasa (22/10). (Pusdalops BPBD Kota Malang)

MALANGVOICE – Ini pelajaran bagi ibu-ibu agar selalu mengawasi api kompor dan minyak goreng saat memasak. Agar tak bernasib malang, seperti Jumaati (55) warga Jalan Terusan Mergan Raya 19.

Akibat minyak goreng terlalu panas di tungku perapian, dapur miliknya ludes jadi arang, Selasa (22/10).

Kebakaran rumah yang menimpa Jumaati bermula saat pemilik rumah beraktivitas di dapur. Saat itu Jumaati yang sedang menggoreng kerupuk. Usaha kerupuk memang jadi aktivitas ekonomi sehari – harinya.

Diduga lalai tak memperhatikan api kompor. Akibatnya api semakin besar dan membuat minyak bertambah panas.

“Tiba-tiba saja pemilik rumah kaget melihat api sudah membesar dan menyambar bangunan dapur,” kata Anggota Tim Kaji Cepat Pusdalops BPBD Kota Malang Div Endless F, dalam keterangan tertulisnya.

Kejadian diperkirakan berlangsung pukul 09.35 WIB sontak membuat Jumaati menjerit minta tolong.

“Teriakan didengar warga sekitar dan dilaporkan ke Damkar Kota Malang. Sebelum Damkar tiba, warga sudah berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya,” imbuhnya.

Meskipun telah dibantu warga dan empat unit mobil pemadam kebakaran, api terlanjur membakar dapur dan atap rumah Jumaati berukuran 4×5 meter serta peralatan dapur miliknya. Kerusakan dan kerugian yang ditanggung Jumaati diperkirakan Rp 17 juta.

Div menambahkan, tidak ada korban jiwa atau terluka dalam insiden kebakaran ini. Namun, usaha kerupuk milik Jumaati terpaksa tutup sementara akibat peralatan dapur yang ludes terbakar.

Kejadian kebakaran ini telah menambah panjang daftar kasus kebakaran rumah dan lahan bulan Oktober. Hingga berita ini diturunkan Pusdalops PB telah mendata 17 kasus kebakaran telah melanda Kota Malang.

“Saat ini musim kemarau masih berlangsung, suhu panas dan kelembaban rendah menjadi faktor pendukung tingginya potensi kebakaran. Kami imbau agar warga berhati-hati dan fokus saat memasak di dapur. Cek selang, ngowos atau tidak agar aktivitas memasak jadi aman,” tutupnya.(Hmz/Aka)

BNN Kota Malang

Bung Edi Berikan Solusi Kurangi Pengangguran di Tunjungsekar

Calon Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko. (istimewa)
Calon Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko. (istimewa)

MALANGVOICE – Aksi teror yang terjadi di Indonesia, terutama di wilayah Surabaya, sangat membuat prihatin Sofyan Edi Jarwoko. Pria yang ini mencalonkan diri sebagai Wakil Wali Kota Malang, tak ingin kejadian itu terulang.

Kepada warga di Tunjungsekar, Lowokwaru, Bung Edi sapaan akrabnya, mengaku perbuatan teror apalagi sampai jatuh korban jiwa adalah perbuatan keji dan bukan bagian dari ajaran Islam atau agama apapun.

Tindakan teroris ini sangat bertentangan dengan visi dan misi Malang Sae, kota Bermartabat yang ia usung bersama Sutiaji, pasangannya sebagai calon Wali Kota Malang 2018.

“Ayo kita rawat dan jaga bersama-sama keamanan wilayah dan lingkungan kita agar tidak diganggu oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.

Menjaga lingkungan, lanjut Bung Edi, berawal dari masyarakat yang baik semua golongan. Akan tetapi dari curhatan masyarakat sekitar mengenai banyaknya pemuda yang pengangguran sehingga terjebak dalam pusaran kegiatan negatif seperti penggunaan narkoba.

Diketahui, ada sekitar 50 persen pemuda pengangguran di Tunjungsekar. Masyarakat meminta pada Bung Edi agar bisa mengatasi masalah tersebut.

“Kami juga akan berjuang bersama warga untuk menjadikan Kota Malang menjadi kota Bermartabat. Dari dialog semacam ini kami jadi lebih tahu kondisi yang berkaitan dengan wilayah kita,” lanjut Bung Edi.

Langkah pertama yang diberikan Bung Edi adalah mengajak pemuda Tunjungsekar untuk belajar berwirausaha melalui start up. “Jiwa wirausaha harus ditumbuhkan sejak dini. Pemerintah kota selanjutnya memberi ruang yang lebih luas kepada mereka untuk berkreasi dalam usaha-usaha yang mereka suka,” tutup paslon nomor urut 3.(Der/Aka)

BNN Kota Malang

Biasa Transaksi di Sawojajar, Kurir Narkoba Diciduk Polisi

Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri menunjukkan barang bukti hasil tangkapan pelaku narkoba. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Seorang kurir narkoba ditangkap jajaran Satreskoba Polres Malang Kota. Pria berinisial VX alias Viccy (25) asal Lesanpuro, Kedung Kandang, Kota Malang, tak berkutik ketika diringkus di Jalan Danau Kerinci, Senin (10/9).

Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri menjelaskan, tertangkapnya pelaku berdasar informasi warga yang menyebut adanya transaksi narkoba di wilayah tersebut.

“Setelah kami selidiki ternyata benar ada pelaku. Kami langsung amankan dan geledah pelaku,” katanya, Kamis (13/9).

Dari penggeledahan tersebut, polisi menemukan barang bukti berupa satu bungkus plastik kecil berisi sabu-sabu yang disimpan di dalam bungkus snack.

Polisi kemudian melanjutkan pemeriksaan ke rumah pelaku dan ditemukan 101,42 gram dan pil ekstasi 50 butir.

“Pelaku itu sebagai kurir yang baru dua pekan bekerja. Dia kerjanya hanya mengantar pesanan. Sekarang pemasoknya masih kami cari,” jelas Asfuri.

Dari setiap mengantarkan pesanan, Viccy diberi upah senilai Rp 50 ribu. Selama ini pelaku mengakui masih empat kali bertransaksi di sekitaran Kota Malang.

“Tentunya ini masih kami kembangkan untuk mendapatkan barang bukti dan bandar yang lebih besar,” tandasnya.

Viccy kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia diancam pasal 112 ayat 2 UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan penjara maksimal 5 tahun penjara. (Der/Ulm)

BNN Kota Malang

Nekat Nyabu, Kuli Bangunan Kena Silup

Barang bukti pelaku (istimewa)
Pelaku saat diperiksa petugas. (istimewa)

MALANGVOICE – Kuli bangunan asal Jalan KH Malik Dalam, Buring, Kedung Kandang, Kota Malang, Faisal Haironi (23) diciduk polisi. Ia terbukti menjadi memiliki dan menyimpan sabu-sabu.

Faisal ditangkap jajaran Polsek Kedung Kandang pada Rabu (6/2) malam lalu di rumahnya. Ia tak bisa berkutik karena polisi mendapati barang bukti berupa dua klip kecil sabu-sabu seberat 0,5 gram.

Selain itu polisi juga mengamankan alat hisap dan uang tunai Rp200 ribu.

Kapolsek Kedung Kandang, Kompol Suko Wahyudi, mengatakan, selain positif menggunakan sabu-sabu, pelaku juga diduga sebagai pengedar.

“Setelah mendapat informasi dari warga, kami lakukan penangkapan pelaku dan terbukti ia menyimpan sabu-sabu,” jelasnya.

Saat ini polisi masih menyelidiki kasus tersebut. Sekaligus melacak keberadaan bandar besar yang menyetok barang haram itu ke pelaku.

“Pelaku kami kenai pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” tegas Suko.(Der/Aka)

BNN Kota Malang

Koper Mencurigakan Ditemukan di Sukun, Jihandak dan K9 Diterjunkan

Kapolsek Sukun, Kompol Anang Tri Hananta membawa koper tanpa tuan. (deny rahmawan)
Kapolsek Sukun, Kompol Anang Tri Hananta membawa koper tanpa tuan. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Warga Jalan Keben 2, Bandungrejosari, Sukun, Kota Malang digegerkan dengan temuan koper di pinggir jalan, Selasa (3/7) malam.

Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri, mengatakan, koper tersebut ditemukan sekitar pukul 20.10 WIB dan dilaporkan oleh sekretaris RW, Rahman Chotfattahu ke Polsek Sukun.

“Ada masyarakat telepon ke polsek katanya menemukan koper. Terus sama anggota dicek ternyata benar dan dilaporkan ke saya. Akhirnya saya perintahkan untuk mengecek apa isinya,” kata Asfuri saat ditemui di lokasi kejadian.

Anggota Inafis, Jihandak dan K-9 pun diterjunkan. Hal itu guna mendeteksi dugaan benda berbahaya di dalam koper seperti bahan peledak atau lainnya.

“Dicek juga tadi pakai metal detector apakah ada bahan peledaknya. Anjing pelacak juga dikerahkan,” lanjutnya.

Selama pemeriksaan berlangsung lokasi tersebut pun ditutup dan diberi garis polisi. Masyarakat diharap menjauh guna keselamatan.

Sekitar dua jam pemeriksaan, sekitar pukul 22.36 WIB akhirnya diketahui isi koper tersebut tidak berbahaya. “Isinya ternyata kosong. Hanya ada kuitansi pembayaran. Ini kopernya langsung kami bawa ke polres,” kata Asfuri.

Mengenai motif adanya koper tersebut, polisi masih belum bisa memastikan. Pihaknya berharap masyarakat tetap tenang dan kondisi sudah dipastikan aman.(Der/Aka)

BNN Kota Malang

Ukur PDRB Ekonomi Kreatif Kota Malang, Barenlitbang Gelar FGD

Suasana FGD pengukuran PDRB di Swissbell In Hotel Malang, Kamis (25/7). (Humas Pemkot Malang)

MALANGVOICE – Barenlitbang Pemkot Malang menggelar Forum Grup Diskusi (FGD) di Swissbell In Hotel Malang, Kamis (25/7). Tujuannya untuk mengukur potensi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sektor ekonomi kreatif di Kota Malang.

Kabid Penelitian dan Pengembangan sekaligus Plt. Sekretaris Barenlitbang Kota Malang Rukayah, mengatakan FGD kali ini diharapkan dapat tersusun dokumentasi pengukuran angka PDRB ekonomi kreatif dari 16 sub sektor.

“Sehingga dapat memproyeksikan evaluasi dan target capaian PDRB tahun 2019- 2023,” kata Rukayah.

Ia melanjutkan, ekonomi kreatif berperan penting dalam roda perekonomian bangsa terutama dalam menghasilkan pendapatan (income generation), menciptakan lapangan pekerjaan (job creation) dan meningkatkan penerimaan hasil ekspor (export earning), meningkatkan teknologi (technologi development), menambah kekayaan intelektual (intelectual property), dan peran sosial lainnya.

PDRB, lanjut dia, merupakan nilai tambah bruto seluruh barang dan jasa yang tercipta atau dihasilkan di wilayah domestik yang timbul akibat berbagai aktivitas ekonomi dalam suatu periode tertentu. Tanpa memperhatikan apakah faktor produksi dimiliki oleh residen atau non residen.

“Untuk itu, nantinya diharapkan FGD ini dapat menghasilkan angka dalam besar rupiah sehingga menjadi gambaran secara nyata dan menjadi pijakan untuk mengambil langkah dan kebijakan karena telah di petakan bidang ekonomi kreatif dari 16 sub sektor yang ada,” pungkasnya. (Der/Ulm)

BNN Kota Malang

MPM Beri Pelayanan Kesehatan pada Para Veteran

ilustrasi MPM.
ilustrasi MPM.

MALANGVOICE – Peduli akan kesehatan para veteran di Surabaya, PT. Mitra Pinasthika Mulia (MPM) bersama dengan Yayasan Bangun Sehat Indonesia (YBSI) memberikan cek kesehatan gratis di Hotel Best Western Papilio pada 25 Agustus kemarin.

Sebanyak 200 veteran beserta anggota keluarganya telah menerima pelayanan kesehatan. “Kegiatan bakti sosial kepada para veteran ini, merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap tahunnya dan sekaligus semarak memeriahkan HUT ke-74 RI,” ujar Corporate Secretary Head MPM, Vinensia Kenangan.

Ia juga mengatakan, Indonesia tak bisa seperti saat ini tanpa adanya jasa para veteran. Kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa para veteran.

“Kami ingin mengucapkan terima kasih atas perjuangannya sehingga kami bisa merdeka. Selain pelayanan kesehatan, para veteran juga diberikan hiburan,” tandasnya.(Der/Aka)

BNN Kota Malang

600 Pendaki Dipastikan Ikuti Upacara Kemerdekaan RI di Gunung Semeru

Gunung Semeru (istimewa)

MALANGVOICE – Sejumlah 600 pendaki dipastikan mengikuti upacara HUT ke- 74 Kemerdekaan Republik Indonesia di Gunung Semeru, pada 17 Agustus mendatang. Pihak pengelola membatasi kegiatan hanya sampai di Pos Kalimati.

Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Sarif Hidayat mengatakan, pada momentum Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus 2019 mendatang, pihaknya tetap membuka akses pendakian Gunung Semeru. Bahkan jauh hari telah full booked permohonan izin pendakian. Total ada 600 pendaki dipastikan mengikuti peringatan tahunan tersebut.

“Sudah full mas, kuota tetap 600 orang per hari,” kata Sarif dihubungi MVoice, Kamis (8/8).

Lokasi upacara peringatan Kemerdekaan RI, lanjut dia, terbagi dalam tiga titik. Yakni Pos Ranu Pani, Pos Ranu Kumbolo, dan Pos Kalimati. Pihaknya melarang aktivitas upacara di puncak Gunung Semeru atau dikenal Mahameru itu.

“Untuk puncak kita tidak merekomendasikan sesuai batasan dari PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi ). Batas akhir pendakian di Pos Kalimati,” sambung dia.

Sebagai antisipasi kemungkinan adanya pendaki ilegal alias tak berizin, pihaknya menyiagakan 10 petugas di setiap pintu masuk.

“Pintu masuk kita sudah siapkan petugas. Pintu masuk Jemplang, Ranu Kumbolo, dan Ranu Pani masing-masing pos ada 10 petugas, belum termasuk bantuan teman-teman relawan,” ujar Sarif.

BB TNBTS juga tetap mengimbau agar pendaki bijak menggunakan api. Terlebih saat ini memasuki musim kemarau.

“Imbauan para pengunjung, terutama soal sampah diharapkan dibawa kembali dan bijaksana menggunakan api. Karena musim kering. Selesai menggunakan api pastikan padam tidak ada bara api tertinggal,” tutupnya.(Der/Aka)

BNN Kota Malang