KONI Kota Malang Miliki Ruang Fisioterapi Khusus Atlet

Atlet mendapat perawatan di ruang fisioterapi KONI Kota Malang. (istimewa)

MALANGVOICE – KONI Kota Malang kini mempunyai fasilitas baru untuk membantu menjaga kebugaran para atlet. Fasilitas tersebut adalah ruang fisioterapi.

Ketua KONI Kota Malang, Eddy Wahyono, mengatakan, ruang fisioterapi ini baru digunakan dua pekan lalu. Di dalamnya berisi fasilitas seperti pengecekan gizi, ruang kesehatan, psikologi atlet, dan fisioterapi.

“Kami ingin menunjang kebugaran atlet. Jadi bisa digunakan atlet yang memang membutuhkan layanan tersebut,” kata Eddy.

Ruang fisioterapi ini terletak di atas kantor KONI Kota Malang, atau tepatnya di bagian luar lantai dua Stadion Gajayana. Eddy mengatakan, proses pengerjaan ruang fisioterapi ini sudah dilakukan sejak awal tahun lalu.

Atlet mendapat perawatan fisioterapi. (Istimewa)

“Kini sudah bisa digunakan dua kali dalam seminggu, yakni Selasa dan Kamis saja,” ujarnya.

Pria penghobi motor Harley Davidson ini mengatakan, fasilitas ruang fisioterapi ini menggandeng tenaga ahli dari Universitas Negeri Malang (UM). Ia berharap adanya ruang fisioterapi ini bisa dimanfaatkan dengan baik untuk para atlet.

“Jadi kalau ada atlet cedera atau butuh bantuan tenaga ahli, bisa langsung ke sini. Ya Alhamdulillah sudah mulai terasa manfaatnya,” harap Eddy.(der)

Kadinkes: Angka Harapan Hidup di Kota Malang Meningkat Hingga 0,7 Persen Setiap Tahunnya

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Asih Tri Rachmi dalam gelaran peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) di Rampal kota Malang, Sabtu (17/11). (Lisdya)

MALANGVOICE – Selama delapan tahun terakhir angka harapan hidup di kota Malang mengalami peningkatan yang cukup signifikan yakni sekitar 0,6 hingga 0,7 persen setiap tahunnya.

“Saat ini derajat kesehatan usia harapan hidup di Kota Malang sudah diangka 72,77, sudah naik 0,6 hingga 0,7 persen,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Asih Tri Rachmi dalam gelaran peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) di Rampal kota Malang, Sabtu (17/11).

Dibandingkan dengan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang sejak tahun 2010 hingga 2017 terus meningkat secara konsisten.

Dicontohkan, pada tahun 2010 misalnya angka harapan hidup Kota Malang diangka 72,17 kemudian terus meningkat secara berturut-turut tahun 2011 hingga 2015 yakni 72,21, 72,25, 72,28, 72,30, 72,60 dan hingga tahun 2016 angka harapan hidup kota Malang naik menjadi 72,68.

Lebih lanjut, dikatakan Asih, peningkatan angkatan hidup di Kota Malang akan terus dilakukan. seperti upaya sosialisasi program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) menjadi salah satu strategi jitu pemeritah.

“Harapan kami di tahun 2023 angka harapan hidup kita bisa mencapai 73,10,” tegasnya.

Selain Germas, pihaknya juga menganjurkan kepada masyarakat untuk terus menjaga nutrisi serta kesehatan pada ibu dan anak khususnya kesehatan dan nutrisi ibu hamil dan menyusui.

“Selain itu, kesehatan remaja putri juga akan kami jaga, ini strategi kami,” tandasnya. (Hmz/Ulm)

Lebih Praktis, Dewan Beri Lampu Hijau BUMD Khusus Parkir

Anggota DPRD Kota Malang Dito Arief Nurakhmadi. (Aziz Ramadani/MVoice)
Anggota DPRD Kota Malang Dito Arief Nurakhmadi. (Aziz Ramadani/MVoice)

MALANGVOICE – Rencana Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang memecah tugas parkir menjadi BUMD sendiri disambut positif dewan. Pengelolaan lembaga sendiri yang lebih profesional diyakini bakal lebih efektif. Terutama demi peningkatan PAD (Pendaparan Asli Daerah).

Hal ini diamini anggota DPRD Kota Malang Dito Arief Nurakhmadi. Menurutnya, rencana pengelolaan parkir melalui BUMD merupakan langkah tepat. Berkaca seperti apa yang diterapkan oleh Pemkot Bandung dan Tangerang. Pengelolaan parkir dengan lembaga profesional lebih efektif.

“Saya setuju parkir diterapkan dan dikelola badan sendiri, entah BLUD atau BUMD,” kata Dito kepada MVoice.

Politisi PAN ini menambahkan, melibatkan lembaga profesional diharapkan mampu mendongkrak perolehan PAD sektor parkir. Namun, pihaknya juga mengingatkan agar pemerintah tetap memperhatikan kesejahteraan juru parkir. Sebab mereka menggantungkan hidupnya dari jasa parkiran.

“Dengan adanya badan sendiri tentunya juga harus diatur SOP (standar operasional prosedur) juru parkirnya. Apakah jukir dibayar dan digaji bulanan atau bagi hasil. Itu harus ada skema sendiri. Sehingga dengan SOP itu maka akan ada layanan yang nanti lebih maksimal,” sambung anggota Komisi C DPRD Kota Malang ini.

Pemkot Malang, masih kata Dito, juga harus melakukan pendataan ulang terhadap jukir di Kota Malang. Begitu juga dengan titik-titik parkir yang telah dilegalkan untuk dipasang papan pengumuman. Bahwa lokasi tersebut merupakan bagian dari lahan untuk PAD.

“Kenapa (pemasangan papan) karena sejauh ini masih banyak masyarakat yang belum banyak yang tahu (informasi PAD sektor parkir),” pungkasnya.(Der/Aka)

Sutiaji Kenalkan Market Place Lokal ke Dewan Pertanahan Nasional

Wali Kota Malang Sutiaji dan jajaran OPD menerima kunjungan Dewan Pertanahan Nasional di Balai Kota Malang, Kamis (19/11). ( Humas Pemkot Malang)

MALANGVOICE – Pemkot Malang menggelar pertemuan dengan Dewan Pertahanan Nasional di Balai Kota Malang, Kamis (19/11). Momentum itu jadi ajang mengenalkan Market Place Malang.

Ya, Wali Kota Sutiaji memamerkan program Mal Pro, yakni Malang Pro (Cinta) Produk UMKM Lokal. Hal itu, menurutnya, wujud semangat kebangsaan mencintai produk dalam negeri.

“Kalau di Kulon Progo dikenal yang namanya Bela Beli, maka di Kota Malang kita kenalkan yang namanya Mal Pro,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebagai upaya penguatan UMKM lokal (Kota Malang), juga telah ada market place lokal pula.

“Namanya MalangGleerrr, yang itu didevelop oleh teman – teman komunitas sebagai bagian dari konsep pembangunan pentahelix,” sambung dia.

Alumnus IAIN Malang ini menambahkan, selain penguatan UMKM, juga meluncurkan program OJIR (Ojo Percoyo Rentenir). Ini untuk membendung bank titil dan membebaskan masyarakat serta pelaku usaha mikro dari jeratan rentenir.

Deputi Pengembangan, Setjen Dewan Pertanahan Nasional, Marsda TNI Dr. Sungkono mengatakan bahwa kunjungannya bertujuan mengetahui ketahanan ekonomi daerah selama pandemi Covid-19.

“Nantinya hal ini dapat digunkan untuk menyusun rekomendasi kepada Presiden RI sebagai ketua Wantanas dalam rangka menentukan kebijakan dan strategis nasiona,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa Kota Malang akan menjadi pilot project dalam upayanya sukses memulihkan perekonomian secara cepat di masa pandemi ini.

“Agar kabupaten atau kota lainnya dapat melakukan studi tiru di Kota Malang,” kata Sungkono.(der)

Anton-Syamsul Spontan Loncat Usai Dapat Nomor 2

Pasangan ASIK usai mengambil nomor undian. (Choirul).
Pasangan ASIK usai mengambil nomor undian. (Choirul).

MALANGVOICE – Pasangan calon (Paslon) wali kota dan wakil wali kota, HM Anton-Syamsul Mahmud, histeris bahagia seusai mengambil undian nomor urut di Pilwali Kota Malang 2018, yang digelar KPU di Hotel Harris. Selasa (13/2) malam.

Terlihat Syamsul spontan meloncat usai membuka nomor undian. Sementara itu, Anton juga tampak histeris sambil berteriak “2 Kemenangan”.

“Alhamdulillah hari ini kami mendapatkan nomor 2, ini pertanda bahwa dua kemenangan akan berlanjut,” kata Anton sambil teriak slogannya, ‘ASIK’.

Sebelumnya, tim kemenangan ASIK ini mempersiapkan banner dengan menggambarkan wajah Anton-Syamsul, lengkap dengan nomor urut 2.

Selanjutnya, Anton mengaku sangat bangga. Itu dikarenakan di lima tahun masa jabatannya sebagai wali kota ini, menurutnya Kota Malang mengalami banyak perubahan.

Selain itu, pembenahan dalam infrastuktur maupun pengembangan SDM Kota Malang dinilai adalah sebuah prestasi selama ia menjabat wali kota. “Ini untuk kemenangan Bumi Arema. Bahwa perjuangan satu kali ini harus kita perjuangkan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, menurut Anton PR Kota Malang yang masih belum terlaksana adalah salah satu bentuk tanggung jawab untuk dilanjutkan.

“Ayo kita buktikan bahwa kami siap untuk memenangkan Pilwali Kota Malang ini,” pungkas Anton dengan semangat tinggi.(Der/Aka)

Ribuan Warga Malang Deklarasi Mendukung Jokowi

Addie MS mengajak para relawan menyanyikan lagu-lagu nasional. (Lisdya)

MALANGVOICE – Ribuan warga Malang ikuti deklarasi dukungan pada pasangan calon presiden dan wakil presiden, Jokowi-Ma’ruf Amin di Lembah Dieng, Sabtu (23/3).

Ketua Relawan Mbois, Tjandra Purnama mengatakan, deklarasi tersebut ditujukan untuk mendukung Jokowi maju memimpin Indonesia lagi.

“Kami ingin menyukseskan Jokowi untuk menang pada pilpres nanti, karena kinerjanya selama empat tahun ini itu sangat nyata. Ini murni dukungan kami warga Malang, tanpa paksaan,” ungkapnya.

Dalam deklarasi bertajuk Millenial Satu Jiwa itu turut hadir pula Konduktor Indonesia, Addie Muljadi Sumaatmadja atau lebih dikenal dengan Addie MS yang membawakan tujuh arransemen lagu nasional. Serta artis ibukota, Yuni Shara yang membawakan lagu Bendera yang dipopulerkan oleh Band Cokelat.

Sementara itu, saat ditanya oleh awak media, Addie mengaku bukanlah publik figur, melainkan relawan Jokowi.

“Saya di sini bukan publik figur, melainkan relawan. Saya nggak minta kendaraan, asal ada transportasi aja sudah cukup,” paparnya.

“Saya begitu karena saya sangat kagum dengan kinerja Jokowi selama ini. Meski banyak berita-berita hoaks, maaf saya nggak makan isu itu,” tegasnya.

Tak hanya artis ibukota, musisi-musisi Malang pun juga turut hadir. Di antaranya yakni, Anto Baret, Predator, Proses Band, Mbois Makes, Broken Blues, Girls Diary, Calle Bujang, NoWar, For Light Band, Susie Band serta solois gitar Herman Adi.

Tampak pula, komunitas kopi pun ikut hadir dengan edukasi kopinya. Tak hanya itu, gelaran tersebut juga menyuguhkan booth milenial bertajuk pesta rakyat, seperti start up, coaching klinik tentang bagaimana membuat sepada motor modifikasi, air brush pada helm, cuppping coffe, body painting dan engravier. (Der/Ulm)

Ditinggal Ngopi, Motor Amblas Disikat Maling

Ilustrasi. (MVoice)
Ilustrasi. (Anja a / MVoice)

MALANGVOICE – Maling motor kembali beraksi di Jalan BS Riyadi, Klojen, Kota Malang, Rabu (14/11). M Firdaus harus kehilangan motornya saat diparkir di depan warung kopi.

Motor jenis Honda Beat bernopol N 2357 ABO ini raib sekitar pukul 19.00 WIB. Dari informasi yang didapat MVoice, korban yang masih berstatus mahasiswa ini hendak nongkrong di sebuah warung kopi Masple di pinggir jalan.

Korban memastikan motornya sudah dalam kondisi teekunci stang sebelum masuk ke dalam warung.

Namun, baru berselang kurang lebih satu jam, korban yang hendak pulang tak menemukan motornya yang diparkir di tempat semula. Ia akhirnya sadar motornya dibawa kabur maling.

Atas kejadian itu Firdaus segera melapor ke Polres Malang Kota. Kasubbag Humas Polres Malang Kota Ipda Made Marhaeni, mengatakan, pihaknya masih mendalami laporan tersebut. “Masih kami dalami,” katanya.

Mengingat masih banyak maling berkeliaran di Kota Malang, Heni, sapaan akrabnya meminta masyarakat lebih waspada terhadap aksi pencurian kendaraan bermotor.

“Sebaiknya dipasangi kunci ganda. Kami juga sudah menggalakkan patroli gabungan ke daerah rawan untuk mengantisipasi kasus kejahatan,” tandasnya. (Der/Ulm)

September, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang Bakal Dilantik

Penandatangan SK oleh KPU Kota Malang. (Lisdya)
Penandatangan SK oleh KPU Kota Malang. (Lisdya)

MALANGVOICE – Perhelatan besar Pilkada serentak sudah usai dan KPU Kota Malang pun sudah menetapkan hasilnya. Melalui rapat pleno terbuka penetapan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang periode 2018 – 2023, pasangan Sutiaji – Sofyan Edi yang terpilih.

Ketua KPU Kota Malang, Zainudin mengungkapkan, ditetapkannya calon terpilih ini setelah pihak KPU menerima salinan keputusan penetapan dari Mahkamah Konstitusi dan juga setelah tidak adanya gugatan dari masing-masing kontestan peserta Pilwali.

“Ada waktu tiga hari untuk melaksanakan penetapan dan selanjutnya semua berkas akan diserahkan ke beberapa pihak dalam hal ini DPRD Kota Malang dan KPU RI. Sedangkan DPRD nantinya akan mengusulkan pelantikan calon terpilih,” imbuhnya.

Lebih lanjut diungkapkan Zaenudin, untuk pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang terpilih ikut pada gelombang pertama yakni pada 20 September 2018.

Sementara itu, KPU Kota Malang memiliki waktu dua bulan untuk melakukan evaluasi, sekaligus laporan kegiatan dan keuangan sehingga awal September sudah ada laporan secara keseluruhan. pihaknya pun juga menyampaikan terima kasih kepada Forpimda dan masyarakat Kota malang atas berlangsungnya pilkada yang aman dan kondusif.

Sementara itu, Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri menilai kinerja KPU dalam penyelenggaraan Pilwali cukup baik meskipun ada kekurangannya. “Saya menyampaikan selamat kepada yang terpilih dan bagi yang belum menang dalam Pilwali kali ini jangan berkecil hati dan tetap kompak,” tegasnya.

Hal senada juga disampaikan kepala Bakesbangpol Indri Ardoyo, bahwa pelaksanaan Pilwali tahun 2018 berjalan dengan lancar dan baik karena terjalinnya sinergitas bersama semua pihak.(Der/Aka)

Tak Kuat Jalan Naik, Truk Mundur Tewaskan Satu Pengendara Motor

Kondisi kendaraan pasca kecelakaan. (Deny Rahmawan)

MALANGVOICE – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Sidorayahu, Sukun, Kota Malang, Senin (20/11) pagi tadi. Akibat peristiwa itu satu orang dinyatakan meninggal dunia.

Korban adalah Suwartiningsih (64), warga Desa Karangargo, Wagir, Kabupaten Malang yang mengendarai sepeda motor bernopol B 6062 EY. Ia terjepit dan tak bisa menghindar karena berada di belakang truk.

Kejadian itu bermula ketika truk bernopol BG 8721 UN, tak kuat naik setelah dari jembatan sekitar pukul 9.45 WIB. Sehingga, truk bermuatan batu itu berjalan mundur dan menabrak kendaraan di belakangnya. Selain korban, dua kendaraan lain ikut disasak, yakni minibus dan mobil Toyota Rush.

Truk baru bisa berhenti setelah body belakang Toyota Rush menabrak tiang. Warga kemudian bergegas menolong korban tapi sayang nyawanya tak bisa diselamatkan.

“Truk sudah terlihat tidak kuat menanjak dan ternyata betul. Akhirnya nabrak sepeda dan mobil saya,” jelas Yudi, pengemudi minibus kepada wartawan di lokasi kejadian.

Minibus Yudi pun rusak bagian depan belakang. Termasuk Toyota Rush di belakangnya.

Saat ini polisi masih melakukan olah TKP dan memeriksa saksi yang ada. Sementara korban meninggal dunia sudah dievakuasi ke kamar mayat RS Saiful Anwar.

“Kami masih lakukan identifikasi,” tutup Kanit Laka Polres Malang Kota Iptu Budi Yunaedi.(Der/Yei)

Tabrak Lari, Gadis Asal Probolinggo Tewas Terlindas Truk

Kondisi sepeda motor korban. (Deny Rahmawan)

MALANGVOICE – Seorang gadis asal Probolinggo, Salsabila Mustofa (17) tewas kecelakaan di Jalan Soekarno-Hatta. Siswi SMK yang magang di Kota Malang ini diduga menjadi korban tabrak lari truk tronton, Rabu (1/11) malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Dari informasi yang didapat MVoice, korban mengendarai sepeda motor matic bernopol N 6305 SF dari arah Dinoyo menuju ke kawasan Soekarno-Hatta. Saat berada di lokasi tepatnya sebelah utara Polinema, korban menyerempet truk tronton atau molen sehingga terjatuh.

“Waktu itu dia sendirian di tengah-tengah mobil sama truk. Trus gak tahu kenapa tiba-tiba jatuh dan keplindes,” kata salah satu temannya, Jefri.

Korban saat itu langsung terkapar di tengah jalan. Kondisinya sangat parah hingga banyak keluar darah di kepala. Sedangkan sepeda motornya pun juga rusak. Korban akhirnya dinyatakan tewas sebelum ambulans datang.

Korban yang magang di Hotel Savana itu kemudian dibawa ke RS Saiful Anwar sekitar pukul 21.30 WIB. Hingga saat ini, polisi masih melakukan olah TKP dan mencari penyebab kecelakaan tersebut. Sementara teman korban masih berupaya menghubungi keluarga.

Korban merupakan warga Jalan Sukapura Selatan Garasi Perum Triwung Kidul, Probolinggo.(Der/Yei)