Perda Disahkan, BPR Tugu Artha Sejahtera Fokuskan Berantas Rentenir

Wali Kota Malang Sutiaji. (Aziz Ramadani MVoice)
Wali Kota Malang Sutiaji. (Aziz Ramadani MVoice)

MALANGVOICE – Palu sidang paripurna Peraturan daerah atau Perda tentang Perseroan Bank Perkreditan Rakyat (PD BPR) Tugu Artha Sejahtera Kota Malang diketok, Senin (25/11). Keberadaan BPR ini bakal fokuskan program pelayanan kepada pelaku UMKM.

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, dengan resmi disahakkannya BPR jadi perseroan, otomatis adanya kepastian hukum. Maka pemberantasan rentenir atau biasa dikenal lintah darat itu akan jadi prioritas kerja. Jika rentenir dapat ditekan, dipastikan juga bisa mempermudah kinerja para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

“Bagaimana rentenir itu pelan-pelan akhirnya nol dengan maraknya bank titil. Nanti marginnya itu yang mengcover BAZNAS,” kata Sutiaji.

Ia menambahkan, akan ada alokasi dana Rp 150 hingga Rp 300 juta, khusus untuk meng-cover margin atau bunga pinjaman.

“Sehingga semakin banyak mendapatkan (dana) unlimited. Itu nanti untuk mengangkat UMKM supaya dia kerja nggak terjerat rentenir,” imbuhnya.

Perlu diketahui juga, momentum rapat paripurna juga menetapkan dua Peraturan Daerah (Perda) lainnya. Adalah Perda tentang Perindustrian dan Perdagangan, dan Perda tentang perubahan nama PDAM menjadi Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Tugu Tirta Kota Malang.(Der/Aka)

Belum Dapat Pemain Baru, Presiden Arema FC: Masih Cukup Waktu

Bupati Malang Rendra Kresna. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Jeda bursa transfer jelang musim kompetisi 2018, tim Arema FC belum resmi mendapatkan pemain baru. Padahal, tim berjuluk Singo Edan ini sudah ditinggal tiga pemain, yakni Esteban Vizcarra, Juan Pablo Pino, dan terakhir Adam Alis.

Menanggapi hal itu, Presiden Klub Arema FC, Rendra Kresna, mengaku menyerahkan sepenuhnya pada manajemen dan tim pelatih terkait siapa pemain yang akan dikontrak untuk musim 2018.

“Pasti ada solusi merekrut pemain baru,” Rabu (22/11).

Ia sedikit mengisyaratkan agar Arema FC tidak terburu-buru dalam merekrut pemain baru. Pasalnya, waktu bursa transfer masih lumayan panjang.

“Ya, masih cukup waktu untuk kompetisi musim depan,” lanjutnya pria yang menjabat Bupati Malang.

Terpisah, terkait kepergian Adam Alis sudah dikonfirmasi General Manager Arema FC, Ruddy Widodo. Ia menyatakan Adam Alis sudah berpamitan dengan manajemen. “Ia memilih pergi meski posisinya dipertimbangkan untuk proyeksi musim depan,” jelasnya.

Arema dikabarkan sudah melirik beberapa pemain, seperti pemain Semen Padang dan pemain asing lain. Namun belum ada kejelasan lanjutan terkait perekrutan tersebut.(Der/Aka)

d’Kross Beri Support dan Dukung Potensi WBP Lapas Lowokwaru

Personel d'Kross berkolaborasi dengan MakaryoMan di Lapas Kelas 1 Lowokwaru. (Istimewa)
Personel d'Kross berkolaborasi dengan MakaryoMan di Lapas Kelas 1 Lowokwaru. (Istimewa)

MALANGVOICE – Salam perdamaian bisa tersiar dari manapun. Termasuk dari tempat ‘extra ordinary’ sekalipun seperti Lembaga Pemasyarakatan (Lapas/LP).

Mengusung misi tersebut, segenap awak d’Kross Community yang dipimpin langsung sang frontman; Sam Ade d’Kross, menyambangi Lapas Klas 1 Lowokwaru, Malang, Jumat (15/11) sore.

Kehadiran nawak-nawak d’Kross dan Aremania disambut hangat Kalapas Agung Gde Krisna dan jajarannya.

Yang menarik, kehadiran rombongan langsung disambut penampilan band MakaryoMan yang personelnya notabene warga binaan Lapas. Gayung bersambut, Sam Ade dan para personel band d’Kross langsung berkolaborasi nge-jam bareng MakaryoMan. Lagu ‘Kabar Damai’ pun mengalun dari dalam lapas sore itu.

“Melalui MakaryoMan, kami ingin mengabarkan kepada khalayak luas bahwa warga binaan juga memiliki potensi dan tetap mampu berkarya secara positif. Mereka bahkan telah beberapa kali melakukan show di luar dan bakal punya agenda manggung di salah satu hotel setiap malam minggu,” ujar Kalapas Klas 1 Malang, Agung Gde Krisna.

Pria asal Bali ini berharap MakaryoMan bisa diterima oleh masyarakat, begitu pula dengan warga binaan Lapas lainnya saat sudah menyelesaikan masa tahanannya nanti. Selama menjadi warga binaan, mereka telah banyak belajar agar dapat berubah menjadi lebih baik.

Harapan Agung diamini arek-arek d’Kross dengan wujud support langsung kepada MakaryoMan.

“Akan kami bantu promosikan dan supaya bisa dapat jadwal manggung rutin di luar, tentunya seizin Kalapas dan sesuai mekanisme yang berlaku,” ungkap Road Manager d’Kross, Yoga Barjog.

Dalam kesempatan tersebut, nawak Aremania dan d’Kross juga memberikan tali asih berupa beberapa peralatan musik serta sejumlah merchandise Arema.

Frontman d’Kross, Sam Ade mengatakan, tali asih dan bantuan ini merupakan salah satu bentuk dukungan bagi warga binaan agar terpacu untuk terus mengembangkan potensi dan bakat yang dimiliki.

“Saya rasa sepertinya tidak hanya MakaryoMan saja yang punya potensi. Saya yakin warga binaan di Lapas Klas I Malang ini pasti juga memiliki potensinya masing-masing. Untuk itu saya harap semua (warga binaan) tetap bersemangat untuk menggali potensi dan mengembangkan bakatnya,” seru tokoh Aremania yang juga dikenal sebagai musisi ini.

Pria yang kesehariannya menjabat Kepala Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang tersebut menegaskan, kunjungan komunitas d’Kross Aremania kali ini bukan sebatas formalitas. Lebih dari itu, hal ini merupakan wujud sambang seduluran untuk merajut tali silaturahmi dan menyampaikan kabar damai ke seantero penjuru negeri.

“Masyarakat di luar sana juga harus ingat bahwa masih ada saudara-saudara kita di dalam Lapas yang ada masanya nanti kembali ke tengah-tengah kita. Jangan dipandang sebelah mata, karena bagaimanapun mereka tetaplah saudara kita,” tandas Sam Ade d’Kross.(Der/Aka)

MPM Berikan Hadiah Exclusive Bagi Konsumen yang Gemar Berpetualang

istimewa
istimewa

MALANGVOICE – Untuk memberikan apresiasi kepada konsumen setia Honda, PT. Mitra Pinasthika Mulia berikan penawaran spesial bagi konsumen yang gemar berpetualang dengan menggunakan motor Honda.

Special promo ini untuk pembelian sepeda motor Honda ADV150 pada tanggal 20 Oktober – 30 November 2019. Setiap konsumen yang membeli Honda ADV 150 akan mendapatkan hadiah spesial berupa jaket touring dan disk lock. Program ini berlaku untuk pembelian tunai maupun kredit.

“Promo special ini kami berikan bagi konsumen untuk melengkapi gaya berpetualangannya dengan menggunakan Honda ADV150,” kata Marcomm & Development Division Head MPM, Suhari.

Honda ADV150 dikembangkan untuk menjawab kebutuhan konsumen terhadap skutik berkarakter penjelajah. Model baru ini akan memberikan kebanggaan dalam berkendara, baik melalui desain yang tampil beda mengadopsi gaya motor besar, penyematan fitur-fitur canggih, kenyamanan berkendara saat melibas jalanan, maupun performa responsif mesin eSP.

Honda ADV150 dipasarkan dengan dua tipe, ABS – ISS dan CBS-ISS dengan total 6 varian warna yang futuristik dan manly. Tipe ABS – ISS dipasarkan Rp 37.699 juta, dan tersedia dalam dua warna, yakni Advance Red dan Advance White. Sementara itu tipe CBS-ISS yang dipasarkan seharga Rp 34.370 juta mendapat empat pilihan warna, yakni Tough Matte Brown, Tough Silver, Tough Matte Black, dan Tough Red.(Der/Aka)

Global Wakaf ACT Salurkan Bantuan Air di Wilayah Jawa Timur

ilustrasi ACT.
ilustrasi ACT.

MALANGVOICE – Di musim kemarau ini, sebagian wilayah Indonesia dilanda kekeringan, termasuk pulau Jawa. Merespon keadaan itu, Global Wakaf Aksi Cepat Tanggap (ACT) menyalurkan bantuan air bersih ke seluruh wilayah yang mengalami kekeringan di Jawa Timur.

Hampir satu juta liter air telah disalurkan dari kepedulian masyarakat yang dihimpun Global Wakaf-ACT sejak Juni lalu.

Kepala Program Global Wakaf-ACT Jatim, Dipo Hadi mengatakan, untuk mengatasi permasalah kekeringan tiap tahunnya, pihaknya juga menyalurkan bantuan lain. Bantuan tersebut yakni sumur yang akan memenuhi kebutuhan air secara jangka panjang bagi masyarakat.

“Selain program jangka pendek untuk kekeringan berupa distribusi air, langkah kami untuk kekeringan ini ialah membangun sumur yang bakal menjadi solusi jangka panjang di daerah terdampak kekeringan,” jelas Dipo, Kamis (5/9).

Pembangunan sumur wakaf ini akan dilakukan di daerah yang memang rawan krisis air ketika kemarau datang. Seperti di Dusun Pule di Desa Kenongorejo, Kabupaten Ngawi dan Desa Malingmati di Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro yang kini sumurnya telah mengalirkan air. Pipanisasi untuk mengalirkan air ke rumah-rumah warga juga telah dilakukan agar warga lebih mudah memanfaatkannya.

Sementara itu, Usman, warga Dusun Pule mengatakan, bantuan yang diberikan Global Wakaf-ACT benar-benar membantu mereka. Krisis air bersih ketika kemarau tak lagi dirasakan karena sumur terus mengeluarkan air walau kemarau tiba.

“Tak hanya membantu sementara waktu, Global Wakaf juga memberikan solusi untuk jangka panjang guna masalah kekeringan ini. Dari Sumur Wakaf, aliran air dikirim melalui pipa ke rumah-rumah warga,” ungkap Usman.

Hingga hari ini, Jumat (6/9), pengeboran sumur wakaf juga masih terus dilakukan di beberapa titik. Di Desa Malingmati, Global Wakaf-ACT bersama tim Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) sedang melakukan pengeboran sumur di beberaoa titik. Langkah ini diambil guna menggali potensi sumber air baru bagi kebutuhan masyarakat.(Hmz/Aka)

Pemkot Malang Serukan Gerakan Diet Kantong Plastik

PJS Wali Kota Malang ikut 'Diet Kantong Plastik' bersama pengunjung CFD. (Istimewa)
PJS Wali Kota Malang ikut 'Diet Kantong Plastik' bersama pengunjung CFD. (Istimewa)

MALANGVOICE – Car Free Day (CFD) yang berlangsung di Jalan Ijen, Minggu (15/4) diselingi dengan aksi bertajuk ‘Diet Kantong Plastik’. Aksi tersebut diinisiasi Indonesia Smile Community (ISC) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang.

Beragam komunitas peduli lingkungan ikut serta dalam ajang ini. Setidaknya, 150 orang partisipan turut menyerukan pengurangan penggunaan kantong plastik.

PJS Wali Kota Malang, Wahid Wahyudi, tak ketinggalan ikut serta dalam ajang ini bersama Kepala DLH Kota Malang, Agoes Edy Poetranto dan sejumlah pejabat lain. Wahid Wahyudi berpesan agar kegiatan seperti ini menjadi sebuah gerakan massal.

Penggagasnya pun tidak harus melalui Pemkot Malang, melainkan setiap elemen masyarakat juga harus berperan aktif. “Jika gerakan ini dilaksanakan maka akan mengurangi jumlah sampah secara signifikan,” imbuhnya.

Apalagi, saat ini Kota Malang memproduksi 630 ton sampah setiap hari. Dari jumlah itu, hanya 30 persen saja yang dapat didaur ulang.

“Kita memiliki Bank Sampah Malang, yang dapat kita manfaatkan untuk mengurangi sampah, sehingga sampah yang ada juga dapat bernilai ekonomis,” lanjutnya.

Upaya mengganti tas kresek menjadi tas kain, menurutnya, merupakan patut digalakkan bersama. Sebab, sampah dari plastik memang perlu diperangi karena butuh 100 tahun untuk mengurainya.

Selain itu, masih kata Wahid, smpah plastik mengandung racun yang jika dibuang di tanah akan mengganggu kesuburan tanah. “Jika dibuang di perairan maka akan mencemari perairan utamanya biota laut atau sungai, jika dibakar maka dampak polusi udaranya akan 20 kali lipat lebih berbahaya,” ingatnya.(Coi/Aka)

Polisi Bakal Periksa Saksi dan Pengembang Perum Joyo Grand Inside

Lokasi rumah tertimbun longsor. (Deny Rahmawan)

MALANGVOICE – Polisi melakukan identifikasi peristiwa tanah longsor di Perum Joyogrand Inside, Lowokwaru, Kota Malang yang menewaskan seorang mahasiswi, Dinna Oktaviani (20), Senin (13/11).

Tim identifikasi bersama Kasat Reskrim Polres Malang Kota AKP Ambuka Yudha datang ke lokasi sekitar pukul 11.00 WIB. “Kami melakukan pengecekan awal ke lokasi sekaligus mengevakuasi barang penting milik penghuni, seperti surat, berkas dan lain-lain,” katanya kepada wartawan.

Langkah selanjutnya, pihak Reskrim akan memeriksa saksi dari penghuni rumah, yakni lima orang mahasiswi UB, Dea, Clara, Tere dan Paulina, serta warga sekitar dan pihak pengembang.

“Pemeriksaan mungkin hanya sebatas meminta keterangan saksi tersebut. Apakah pembangunan rumah ini sudah sesuai standar dan ketentuan,” tandasnya.

Seperti diketahui, Dinna Oktaviani tertimbun bangunan saat tanah belakang rumahnya longsor ketika hujan lebat pada Minggu (12/11) sore kemarin. Dinna ditemukan tim rescue di atas kasurnya dalam kondisi tengkurap. Nyawanya tak bisa ditolong dan dinyatakan tewas di rumah sakit Unisma beberapa jam kemudian.(Der/Yei)

Demo Tolak RUU KPK, Mahasiswa Tagih Janji Jokowi

Puluhan mahasiswa demonstrasi di depan gedung DPRD Kota Malang, Kamis (12/9). (Aziz Ramadani MVoice)
Puluhan mahasiswa demonstrasi di depan gedung DPRD Kota Malang, Kamis (12/9). (Aziz Ramadani MVoice)

MALANGVOICE – Puluhan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Widyagama berdemonstrasi di depan gedung DPRD Kota Malang, Kamis (12/9). Mereka menyerukan penolakan revisi UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ada beberapa poin penting tuntutan yang disuarakan massa demonstran, yakni isi draft revisi UU KPK yang cenderung bertujuan melemahkan KPK sebagai lnstitusi Pemberantasan korupsi yang independen. Mereka juga mendesak Presiden RI Joko Widodo mengusut calon pimpinan (Capim) KPK yang bermasalah.

“Kami menilai dari revisi yang diinisiasi oleh DPR RI ini memperlemah KPK, salah satunya dengan pembentukan dewan pengawas sendiri dari DPR RI. Kami juga mendesak Presiden untuk mengusut calon pimpinan KPK yang bermasalah yang bisa berimplikasi terhadap proses pemberantasan korupsi di Indonesia,” kata Koordinator Aksi, Adithya Tri Firmansyah ditemui di sela-sela demonstrasi.

Ia menambahkan, KPK sebagai institusi pemberantasan korupsi harus tetap independen. Pihaknya menagih janji Jokowi yang dilontarkan dalam debat Pilpres, yakni tentang penguatan KPK.

“Kami menolak jangan sampai revisi ini disetujui menjadi UU oleh Presiden. KPK ini bukan lembaga yang di bawah kekuasaan eksekutif dan kami tagih janji Presiden yang menyatakan untuk menguatkan KPK,” sambung dia.

Terpisah, Ketua Sementara DPRD Kota Malang I Made Rian Diana mengatakan, aspirasi yang diserukan para demonstran mahasiswa bakal segera ditindaklanjuti sebagai suatu aspirasi dari masyarakat Kota Malang.

“Hari ini juga kami akan membagi hasil kepada masing-masing Parpol, jadi perwakilan parpol akan langsung bersurat ke pimpinannya untuk segera dijadikan masukan. Bahwa ini adalah tuntutan aspirasi dari masyarakat Kota Malang yang disampaikan melalui sejumlah mahasiswa,” ujar politisi PDI Perjuangan ini.(Der/Aka)

Duka Mendalam, Sutiaji Ajak ASN Doakan Syekh Ali Jaber

Sutiaji menerima kunjungan Syekh Ali Jaber. (Istimewa)

MALANGVOICE – Syekh Ali Saleh Mohammed Ali Jaber wafat pada Kamis (14/1). Berita tersebut membawa duka bagi banyak pihak, termasuk Wali Kota Malang, Sutiaji.

Sutiaji menerima kabar duka tersebut saat berdinas di kantornya. Secara spontan, Ia mengajak seluruh Kepala Perangkat Daerah dan ASN di lingkungan Pemkot Malang untuk sejenak mendoakan Syeikh Ali Saleh Mohammed Ali Jaber secara bersama-sama.

“Beliau adalah guru dan panutan bagi kita semua; saya secara pribadi sangat berduka dan atas nama masyarakat Kota Malang kami juga menyampaikan ucapan duka cita yang sedalam-dalamnya,” tuturnya.

Ia juga menambahkan harapannya agar apa yang telah diajarkan oleh Syeikh Ali Saleh Mohammed Ali Jaber dapat kita implementasikan di kehidupan kita sehari-hari.

“Ada beberapa kenangan dan kesan tersendiri bagi saya dan keluarga saat kunjungan beliau beberapa waktu lalu di rumah dinas; moment tersebut tidak akan bisa kami lupakan,” tukasnya.

“Kami semua akan selalu mengingat pesan-pesannya yang disampaikan waktu itu,” tandas Sutiaji.

Diketahui, Syekh Ali Jaber meninggal dunia di RS Yasri Cempaka Putih sekitar pukul 08.30 WIB. Dai kondang kelahiran Madinah ini sempat dirawat akibat positif Covid-19 pada akhir Desember. Kondisi Syekh Ali Jaber sempat dikabarkan membaik dan sembuh dari virus itu, namun kondisinya memburuk dan dinyatakan meninggal dunia pagi tadi.

Jenazah Syekh Ali Jaber kemudian dimakamkan Pesantren Tahfizh Daarul Quran di Jalan Ketapang Raya, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Cipondoh, Tangerang.(der)

Ketua KONI Kota Malang Rayakan Ultah Secara Sederhana di Bulan Spesial

Perayaan ulang tahun Bambang DH Suyono. (deny)

MALANGVOICE – Bulan Ramadan tahun ini dirasakan spesial bagi Bambang DH Suyono. Betapa tidak, di bulan suci umat Islam ini pria yang menjabat Ketua KONI Kota Malang menginjak usia 64 tahun.

Pada perayaan ulang tahunnya, Jumat (2/6) petang tadi, ia mengajak keluarga, sahabat, dan rekan kerja dalam syukuran bersama secara sederhana di salah satu rumah makan di kawasan Sulfat, Blimbing, Kota Malang.

Suasana guyub rukun serta beberapa candaan banyak terjadi sambil menunggu waktu berbuka puasa. Keluarga dan kerabat akhirnya memberikan kue ulang tahun sambil mengucap doa tanda syukur diberi umur panjang.

Mantan Sekda Kota Malang ini kemudian meniup lilin ditemani cucu dan sang istri. “Ya ini bentuk syukuran biasa saja. Sebenarnya sudah rutin tapi kebetulan pas di ulang tahun saya saja,” kata Bambang.

Selepas itu, Bambang menuturkan bahwa ulang tahun kali ini paling penting bukan perayaannya, melainkan instropeksi diri sendiri. Di usianya yang semakin senja, Bambang berharap bisa menjadi pribadi yang baik kepada manusia dan Tuhan.

“Kemarin apa yang sudah dilakukan harus lebih baik lagi. Masa mendatang harus lebih baik dari sekarang,” tandasnya.

Kakek yang memiliki tujuh cucu itu berharap di umur ke 64 tahun ini ia bisa terus bertugas dengan baik dan senantiasa menebarkan kebaikan. “Ya pokonya banyak-banyak instropeksi diri lah,” tandasnya.