Aktivis Lingkungan Upacara Kemerdekaan di Umbul Gemulo

Suasana Peringatan HUT ke-72 Kemerdekaan RI Nawakalam Gemulo di mata air Umbul Gemulo, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Kamis (17/8). (istimewa)

MALANGVOICE – Nawakalam Gemulo memilih cara out of the box alias di luar kebiasaan dalam memperingati HUT ke-72 Kemerdekaan RI. Sekumpulan pemuda yang terdiri dari warga sekitar, aktivis Omah Munir dan aktivis Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jatim melangsungkan upacara bendera di dalam aliran sumber mata air.

Sejumlah 50 pemuda berbaris layaknya upacara bendera dengan menceburkan diri di aliran sungai mata air tersebut. Mengenaman kostum serba warna hitam, upacara berlangsung khidmat. Sebagaimana upacara pada umumnya, juga dibacakan pembacaan teks Proklamasi, Pancasila, dan pidato dari Walhi Jatim. Nawakalam Gemulo juga mendeklarasikan Panca Tirta serta menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Suasana Peringatan HUT ke-72 Kemerdekaan RI Nawakalam Gemulo di mata air Umbul Gemulo, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Kamis (17/8). (istimewa)

Ketua pelaksana, Prabowo mengatakan, bahwa upacara peringatan kemerdekaan di sumber mata air bertajuk kemerdekaan yang lestari ini, sebagai tanda persaudaraan antara sesama manusia sebagai bagian keselarasan alam. Tujuan utama upacara di Umbul Gemulo sebagai simbol penghormatan terhadap alam, yaitu sumber mata air.

“Sampai kapanpun masyarakat akan terus berjuang meraih kemerdekaan atas lingkungan, khususnya hak atas air,” ujar Prabowo.

Upacara lantas ditutup dengan pelepasan ikan sebagai simbol makhluk hidup berhak atas sumber daya air. Tak lupa, Nawakalam Gemulo juga menobatkan gelar “Jogo Tirto” kepada Bapak Zaenal, yang mengabdikan dirinya dalam menjaga dan merawat kelestarian sumber mata air gemulo sehari-hari.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan ziarah ke makam batu dan cak munir penghormatan sebagai ikon perjuangan Kota Batu.

“Momen ini juga menegaskan bahwa air adalah milik bersama tidak bisa diprivatisasi hanya untuk kepentingan golongan semata,” tukasnya.


Reporter: Aziz Ramadani
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

Buka Lomba, Wali Kota Batu Terbangkan Layang-Layang Hias

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko Terbangkan Layang-layang Hias. (Achmad Sulchan An Nauri)

MALANGVOICE – Perdana, Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu gelar Lomba Layang-Layang Hias di Lapangan Sendratari, Sisir, Kota Batu.

Lomba tersebut diadakan guna mengangkat citra pariwisata Kota Batu yang selama pandemi ini vakum. Juga untuk mendukung kreativitas pengerajin layang-layang sekaligus penerbangnya yang berada di Kota Batu.

Acara itu dibuka oleh Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko dengan menerbangkan layang-layang hias bermotif pelangi.
“Saya baru pertama kali menerbangkan layang-layanh hias semacam ini, seru sekali,” ujar Dewanti dengan sumringah.

Dewanti tunjukkan skill terbangkan layang-layang.

Dewanti mengaku bahwa ketika masih kanak-kanak ia suka bermain layang-layang. “Terutama kalau ada layangan yang putus saya biasanya lari-lari mengejar layangan yang putus itu,” kata Dewanti mengenang masa kecilnya.

Ia teringat masa kecilnya ketika ia mencampur benang dengan pecahan gelas kaca. “Namun layang-layang seperti ini beda cara penerbangannya dengan layangan yang biasa saya terbangkan waktu kecil,” tambahnya.

Dewanti menambahkan bahwa layangan hias seperti ini berat dan haris berhati-hati menerbangkannya. Karena beratnya layang-layang dan tipisnya benang bisa melukai tangan. Dewanti berharap penerbang layang-layang hias di lomba itu berhati.

“Angin di Kota Batu ternyata bagus untuk digunakan menerbangkan layang-layang hias,” jelas Dewanti. Ia berharap acara ini bisa menjadi festival dan digelar setiap tahun.

Ia berharap Disparta Kota Batu mengembangkan wisata layang-layang di Kota Batu. Karena ia melihat ada potensi di Kota Batu untuk melakukan hal tersebut.

Di lain sisi, Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Arief As Siddiq mengatakan bahwa acara lomba perdana ini disambut dengan antusias. “Luar biasa ya ini, pesertanya ada yang dari Pasuruhan, Tuban, Mojokerto, Yogyakarta bahkan dari Bali,” terangnya.

Ada 33 peserta yang masuk dalam kategori lomba. Namun seluruh peserta terdapat 100 peserta.

“Ini akan menjadi event tahunan untuk mengakomodir kreatifitas Kota Batu dan menjadi ikon baru Kota Batu,” terangnya. Arief mengatakan bahwa layang-layang banyak penggemarnya sehingga ia berharap Kota Batu bisa jadi jujukan wisata terkait layang-layang ini.(der)

Portal Klemuk Diperbaiki Permanen

Dinas Perhubungan (Dishub) bersama masyarakat saat memperbaiki portal Klemuk setinggi dua meter yang bengkok akibat diterobos kendaraan besar
Dinas Perhubungan (Dishub) bersama masyarakat saat memperbaiki portal Klemuk setinggi dua meter yang bengkok akibat diterobos kendaraan besar

MALANGVOICE – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu memperbaiki secara permanen portal peringatan rambu lalu lintas setinggi 2 meter yang berada di Jalur Klemuk, Kota Batu, Jumat (11/10).

Kabid Lalin Dishub Kota Batu, Hariadi mengatakan perbaikan dilakukan lantaran banyak pengendara menerobos larangan rambu lalu lintas tersebut.

“Kami bersama masyarakat memperbaiki portal yang bengkok akibat diterobos kendaraan dengan tinggi lebih dari dua meter. Tercatat selama sebulan sejak 6 September lalu, portal diterobos tiga kali,” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan bila perbaikan tersebut untuk vertikal besi portal diisi dengan semen cor. Sedangkan horinzontal, besi diperbesar dan diberi kawat duri.

“Sehingga, dengan perbaikan konstruksi ini kendaraan dengan tinggi lebih dari 2 meter yang memaksa melewati jalur akan tersangkut dan berhenti langsung. Parahnya, kendaraan akan tergores oleh kawat duri,” imbuhnya.

Ia berharap setelah diperbaiki pengendara lebih tertib aturan lalu lintas. Sebab jika tetap memaksakan kehendak untuk menerobos portal tersebut dikhawatirkan terjadi kecelakaan dan menimbulkan korban.

“Bagi kendaraan yang setinggi lebih dari 2 meter disarankan tidak melalui jalur alternatif Klemuk. Tapi bisa melalui jalur Payung,” tutupnya. (Hmz/Ulm)

PKL Alun-Alun Kota Batu Melunak, Siap Pindah Lokasi Anyar

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko meninjau bangunan food court di parkiran GOR Ganesha Kota Batu, Selasa (10/7). (Aziz Ramadani/MVoice)
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko meninjau bangunan food court di parkiran GOR Ganesha Kota Batu, Selasa (10/7). (Aziz Ramadani/MVoice)

MALANGVOICE – Polemik PKL (pedagang kaki lima) Alun-alun Kota Batu dengan Pemkot Batu telah ada titik temu. Pekan ini, PKL bersedia pindah.

PKL bakal menempati food court yang dibangun Pemkot Batu senilai Rp 1,3 miliar bersumber APBD 2017. Rencananya, PKL resmi berjualan, 23 Juli mendatang.

“Sudah komunikasi antara PKL dengan Satpol PP dan dinas terkait. Tidak ada masalah sebenarnya jika dibicarakan dengan baik,” kata Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko usai meninjau food court, Selasa sore (10/7).

Food court untuk PKL Alun-alun Kota Batu di parkiran GOR Ganesha siap ditempati. (Aziz Ramadani/MVoice)
Food court untuk PKL Alun-alun Kota Batu di parkiran GOR Ganesha siap ditempati. (Aziz Ramadani/MVoice)

Total, lanjut Dewanti, ada 84 PKL yang tergabung dalam paguyuban resmi. Yang berhak menempati food court. Sisanya, PKL diimbau untuk mendaftar sesuai persyaratan.

“Yang belum tergabung diharapkan mendaftar. Akan diverifikasi apakah benar satu orang, KTP Kota Batu dan hanya memiliki satu bedak,” sambung dia.

Disinggung soal tempat parkir, pihaknya mengunggapkan sudah diatur OPD terkait.

“Nanti ditata oleh Dishub. Di area food court tidak ada parkiran.
Atas dan bawah food court untuk PKL (berdagang),” tutup perempuan juga Ketua Yayasan Jantung Indonesia Cabang Malang Raya itu.

Terpisah, Ketua Paguyuban Pelaku Niaga Sipil (PNS) PKL Alun-alun Kota Batu, Puspita Anggraini mangatakan, PKL menuruti kesepakatan yang dibuat dengan Pemkot Batu. Konsekuensinya, Senin depan libur berdagang selama sepekan kemudian. Tujuannya untuk persiapan menempati dan menata tempat berjualan di food court.

“Minggu ini kami terakhir berjualan di sini (Alun-alun Kota Batu),” kata perempuan akrab disapa Pipit ini.

Persisnya, lanjut Pipit, PKL akan menempati food court, 23 Juli mendatang. Pembagiannya, untuk PKL produk makanan dan minuman akan menempati bagian atas food court. Lalu yang di bawah untuk PKL produk souvenir. Selama proses itu, pihaknya berkomitmen membantu kelancaran yang dikomandoi Satpol PP Kota Batu.

“Nanti ada pos pantau. Bersinergi dengan Satpol PP menjaga kawasan Alun-alun Kota Batu,” tutupnya.(Der/Aka)

Ini Pesan Punjul Santoso pada Aremania

Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso saat usai melakukan sidak atribut Arema di lingkup pemerintahan Kota Batu (Foto: Ayun)

MALAGVOICE – Digelarnya leg ke dua laga final Piala Presiden antara Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan Malang malam nanti, Jumat (12/4) tampaknya akan meriah.

Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso mengimbau ke seluruh supporter untuk tetap mematuhi aturan yang ada. Apalagi, pertandingan besar itu biasanya ditandai juga dengan konvoi kendaraan supporter Arema di jalanan. Mereka diharapkan tidak melanggar lalu lintas dan membuat kemacetan.

“Bagi warga Kota Batu yang turut menyupport klub kebanggaannya silahkan saja yang mau berkonvoi dan berhura-hura, tapi tetap tidak melanggar aturan dan menimbulkan kemacetan dimana-mana,” ujarnya usai melakukan sidak atribut Arema.

“Bagi pengguna motor harus tetap jaga keselamatan dan memakai helm,” imbuhnya

Punjul berpesan kepada para supporter bahwa dalam permainan itu ada yang kalah juga ada yang menang. Jika sampai Arema kalah, dia meminta para suporter Arema tetap menjaga ketertiban dan keamanan.

Dia berharap, laga final sepakbola nanti malam menjadi tontonan yang menarik bagi insan sepakbola khususnya warga Jawa Timur, karena mempertemukan dua tim besar asal Jawa Timur yakni Arema Malang dan Persebaya Surabaya. (Hmz/Ulm)

Sempat Sakit, Eddy Rumpoko Punya Aktivitas Lain di LP Kelas IIA Sidoarjo

Eddy Rumpoko bersama wartawan di LP Kelas IIA Sidoarjo. (Istimewa)
Eddy Rumpoko bersama wartawan di LP Kelas IIA Sidoarjo. (Istimewa)

MALANGVOICE – Mantan Wali Kota Batu Eddy Rumpoko punya aktivitas baru di dalam LP Kelas IIA Sidoarjo. Pria akrab disapa ER itu kini menekuni olahraga bulu tangkis.

Hal ini diungkapkan ER saat MVoice berkesempatan berkunjung ke LP beralamatkan Jalan Sultan Agung Kabupaten Sidoarjo tersebut, Rabu (31/10). ER menuturkan kini sering berolahraga, mulai dari sekadar joging hingga bulutangkis. Hal ini dilakukan karena mantan politisi PDI Perjuangan ini sempat jatuh sakit.

“Karena sempat sakit, kondisi drop sampai berat badan turun 4 kilo,” kata Eddy.

Fasilitas lapangan badminton, lanjut ER ada namun tidak terlalu besar. Mengingat LP yang mengurungnya akibat kasus dugaan suap fee proyek APBD Pemkot Batu tahun anggaran 2017 ini untuk pelaku kriminalitas tingkat ringan.

“Lapangannya ya tidak besar. Kan LP ini kecil,” sambung dia

Dalam perbincangan sekitar sejam itu, suami Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko ini juga sempat berkomentar tentang putrinya Ganis Rumpoko. Seperti diketahui, Ganis ikut serta dalam kontestasi Pemilu 2019 mendatang.

Ganis yang juga lulusan Sport Business University of Liverpool Inggris ini maju sebagai calon anggota DPR RI Dapil Jatim III. Padahal sebelumnya santer dikabarkan Ganis Maju Dapil Jatim V meliputi Kota Batu Kota Malang dan Kabupaten Malang .

“Dapil III Banyuwangi ini seperti sudah ada yang mengaturkan (Tuhan). Karena ternyata banyak saudara dari almarhum Ayah (Soegiyono). Dipertemukan dengan saudara yang sebelumnya ya tidak tahu kalau ada keluarga di sana,” pungkas penyuka kopi Sido Mukti ini.(Der/Aka)

Dewan Beri 13 Catatan Khusus RPJMD Dewanti Rumpoko

Didik Mahmud menyampaikan pandangan umum DPRD Kota Batu paripurna RPJMD, Senin sore (19/3). (Diskominfo Kota Batu)

MALANGVOICE – Rancangan Awal RPJMD ( Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah) 2018-2022 resmi disahkan, Senin sore (19/3). Namun, dewan memberikan sedikitnya 13 cacatan penting untuk diperhatikan eksekutif.

Catatan tersebut disampaikan Ketua Komisi C Didik Mahmud. Setelah serangkain proses pembahasan bersama Tim Otoda dan Pansus, beberapa masukan itu diantaranya;
Masih terdapat beberapa urusan yang dapat diprioritaskan mulai pendidikan, kesehatan dan infrastruktur.

“Pembangunan daerah harus direncanakan sesuai amdal (analisis mengenai dampak lingkungan) sehingga tidak jadi masalah,” kata Didik.

Politisi partai Golkar ini melanjutkan, sentra pertanian jadi prioritas. Namun tidak adanya pemetaan saringan irigasi perlu diperhatikan serius.

“Hal tersebut diharapkan bisa diakomodir. Karena hal tersebut sangat mendukung pertanian,” urainya.

Kemudian tentang anggaran, masih kata Didik, perlu diselaraskan di tingkat desa-kecamatan. Sehingga tidak tumpang tindih dalam pelaksanaan pembangunan. Juga perlu sinergi program wali kota sebelumnya dengan wali kota baru. Apakah program dilanjutkan atau dijabarkan.

“Terkait pendidikan dan kesehatan, anggaran maka perlu direalisasikan dengan catatan untuk pemerataan, mutu, sarana, dan prasarana.
Contoh layanan untuk puskemas untuk bisa jadi BLUD,” sambung dia.

Jadi catatan ketujuh, legislatif menuntut perlunya upaya perhatian luas lahan yang menurun setiap tahunnya. Perlu adanya nota kesepahaman atau MoU, tentang pembatasan bangun gedung baru yang luas berdampak pada berkurangnya lahan produktif.

Kemudian, slogan Desa Berdaya Kota Berjaya harus diwujudkan dalam program yang fokus dan rinci sesui dengan potensi desa tersebut.
Menciptakan lapangan kerja, uji keterampilan, dan peningkatan SDM dan praktik.

Sedangkan program Smart City, dewan mengharapkan pemerintah memanfaatkan sebaik mungkin. Terlebih untuk percepatan pembangunan, dan program lainnya.

Tak luput dari sorotan adalah keberadaan Pasar Kota Batu. Diharapkan revitalisasi pasar yang sudah dimulai untuk dituntaskan. Sehingga manfaatnya berdampak pada sektor pertanian.

“Kami juga berharap ada ruang khusus kelompok usaha, yang terkoordinasi dengan baik, tertata, produk berkualitas. Pasar swalayan harus menjual 10 persen produk lokal,” beber Didik.

Untuk catatan terakhir, Didik mengkritisi hiruk pikuk perihal lerahasiaan dokumen pemerintahan. Baik itu yang bersifat administrasi.

“Yang nomor 13 ini adalah yang tidak enak, jangan sampai dokumen pemerintah itu bocor ke publik jika memang rahasia,” katanya. “Kami mendorong ini untuk diusut, jangan sampai karena Wali Kota seorang perempuan, Wali Kota Baru lalu seenak sendiri,” tutupnya. (Der/Ery)

60 Lukisan Sesaki Lobi Balai Kota

Pameran lukisan komunitas Akarasa di Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Senin (28/8). (Aziz Ramadani)

MALANGVOICE – Ada pemandangan tak biasanya di lobi Balai Kota Among Tani Kota Batu, Senin (28/8). Sejumlah 60 lukisan berbagai ukuran memenuhi pintu utama menuju gedung pemerintahan Kota Batu tersebut. Pameran yang dibuka mulai Sabtu lalu (26 /8) akan berakhir sampai 3 September mendatang.

Ketua Pelaksana pameran, Yakub Setia Budi menjelaskan, digelarnya pameran ini bukan hanya sekadar memajang karta para perupa Kita Batu. Melainkan juga ada tujuan upaya edukasi kepada masyarakat sekitar, termasuk ASN yang bertugas. Bahkan rencananya komunitas Akarasa ini bakal memberikan pelatihan dan ruang untuk mengeksplorasi kreativitas masyarakat Kota Batu, tepatnya di Kantor Kelurahan Temas.

Pameran lukisan komunitas Akarasa di Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Senin (28/8). (Aziz Ramadani)

“Jadi tidak hanya sekadar pameran, tapi nanti akan ada follow up (tindak lanjut). Yakni dengan membuka pelatihan,” ungkap Yakub

Terpisah, Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso mengatakan, pihaknya akan terus memfasilitasi pegiat seni untuk berekspresi. Tidak hanya di gedung kesenian dan Galeri Raos yang ada saat ini. Gedung pemerintahan, Balai Kota Among Tani ini juga dibuka selebar-lebarnya untuk berkegiatan.

“Pemkot Batu pasti akan memfasilitasi seniman untuk mengembangkan diri sehingga meningkatkan nilai jual,” pungkasnya.(Der/Yei)

BBPP Batu Latih 820 Petugas Inseminator dan Peternak Sapi

Dirjen PKH didampingi Kepala BBPP Batu melihat proses PKB oleh petugas di Sentra Peternakan Rakyat Sobangan, Kabupaten Badung. (istimewa)
Dirjen PKH didampingi Kepala BBPP Batu melihat proses PKB oleh petugas di Sentra Peternakan Rakyat Sobangan, Kabupaten Badung. (istimewa)

MALANGVOICE – Dalam upaya mewujudkan program swasembada daging nasional, Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu memaksimalkan pelatihan kompetensi petugas inseminator dan peternak sapi. Selama 2017 ini, ribuan petugas dan peternak berbagai daerah sukses dilatih Program Upaya Khusus (UPSUS) Satu Indukan Wajib Bunting (SIWAB).

Kepala BBPP Batu, Apri Handono mengatakan, bahwa pada tahun ini BBPP Batu telah melaksanan pelatihan teknis mendukung Upsus SIWAB untuk 820 orang petugas dan peternak, dan memberi sertifikasi sebanyak 383 orang petugas Inseminator di wilayah Jawa dan Sumatera. Sedangkan dari pelatihan tematik dan bimbingan teknis telah dilatih sebanyak 385 orang di wilayah Kalimantan dan Bali.

“Hal ini merupakan bentuk totalitas kami dalam menyukseskan Program Upsus SIWAB Nasional,” kata Apri dalam keikutsertaannya Gerakan Pemeriksaan Kebuntingan (PKB) di Sentra Peternakan Rakyat Sobangan, Kabupaten Badung, Rabu lalu (18/10).

Apri melanjutkan, gerakan ini merupakan salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan rendahnya capaian angka kebuntingan. Tak hanya itu, agenda tersebut sebagai sinergi dalam rangkaian kegiatan Pelatihan Tematik dalam mendukung Program Upaya Khusus (UPSUS) Satu Indukan Wajib Bunting (SIWAB) .

Hadir dalam kegiatan itu Direktur Jenderal PKH, I Ketut Diarmita, Kepala BBPP Batu, Apri Handono, Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kab. Badung, Putu Oka Swadiana, Kabid Perbibitan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali, dan seluruh jajaran UPT pusat dan daerah.

Direktur Jenderal PKH, I Ketut Diarmita mengatakan, bahwa berdasarkan data kumulatif hingga 13 Oktober 2017, secara nasional capaian IB (inseminasi buatan) adalah sebanyak 2.889.444 ekor atau 72,25 dari target 4.016.948 ekor dan capaian kebuntingan sebanyak 1.040.701 ekor atau 34,7% dari target 3.016.334 ekor serta kelahiran sebanyak 589.181 ekor.

“Salah satu upaya yang perlu dilakukan adalah meningkatkan kinerja petugas dilapangan. Seperti saat ini kegiatan Gerakan Massal PKB perlu terus didorong dan dilakukan pada setiap wilayah,” tutup Ketut.(Der/Aka)

Pekan ini, Konstruksi Baja Pasar Batu Blok Sayur Dikerjakan

Bedak semi permanen untuk relokasi pedagang di Pasar Batu blok Sayur Jalan Dewi Sartika, Kota Batu, Senin (14/8). (Aziz Ramadani)
Bedak semi permanen untuk relokasi pedagang di Pasar Batu blok Sayur Jalan Dewi Sartika, Kota Batu, Senin (14/8). (Aziz Ramadani)

MALANGVOICE – Pembangunan Pasar Batu blok sayur dalam waktu dekat ini mulai digarap. Itu terlihat dari mulai didirikannya bedak semi permanen untuk merelokasi pedagang selama proses pengerjaan berlangsung.

Pantauan MVoice di lokasi, Senin (14/8) bangunan semi permanen berbahan material kayu dan seng berjajar rapi tak jauh dari bangunan utama pasar. Ukuran masing-masing bedak sekitar 2×3 meter. Namun, belum ada satupun pedagang yang memanfaatkannya.

M. Ridwan, Pelaksana Harian dari PT Cipta Karya Multi Teknik mengatakan, bedak relokasi disiapkan mulai dua pekan silam. Total ada 60 bedak yang disiapkan sesuai SK (surat keputusan) pedagang yang masih aktif.

“Bangunan ini untuk pedagang yang terdampak pembangunan,” kata Ridwan ditemui MVoice di lokasi.

Sedangkan untuk pembongkaran, lanjut dia, sudah mulai dilakukan. Pembongkaran, menurutnya, dilakukan swadaya para pedagang.
Setelah itu, tahap selanjutnya pemasangan rangka konstruksi baja di proyek dengan APBD Rp 8,8 miliar.

“Dari kami pemasangan konstruksi baja paling cepat minggu ini,” urainya.

Seperti diberitakan sebelumnya, rencananya pasar sayur dibangun satu lantai. Dalam satu lantai itu ada fasilitas kios pedagang dengan ukuran 3×5 meter sebanyak 40 unit. Lalu kios pedagang sayur dengan ukuran 3×3 meter sejumlah 96. Dengan demikian totalnya 136 unit kios.
Lalu disediakan delapan toilet umum dan rest area. Ada pula kelengkapan hydran untuk penanganan bahaya kebakaran.


Reporter: Aziz Ramadani
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yunus Zakaria