28 November 2022
28 November 2022
21.6 C
Malang
ad space

Lagi, Tahanan Kabur Polres Malang Ditangkap di Madura, Kini Tinggal Satu Buron

Tahanan kabur ditangkap di Madura.(ist)

MALANGVOICE – Seorang tahanan, Bendot Bin Seneng, berhasil ditangkap di Dusun Batulenger Barat, Kecamatan Bira Tengah, Kabupaten Sampang, Madura.

Bendot satu di antara 17 tahanan kabur Polres Malang, Rabu (19/4) lalu. Ia ditangkap setelah melarikan diri selama 11 hari.

Bendot dibui lantaran tersangkut kasus narkoba pada Februari lalu.

Sudah ada 16 tahanan kabur berhasil dimasukkan ke sel. Sisa satu tahanan yang kini dalam pengejaran tim buru Polres Malang.

“Sisa satu orang tahanan, atas nama M Nawir,” kata Kapolres melalui pesan singkat.

2.100 Personel Gabungan Amankan Pilkades Kabupaten Malang

Apel gelar pasukan jelang pengamanan Pilkades serentak.(ist)

MALANGVOICE – Sebanyak 2.100 personel gabungan mengikuti apel gelar pasukan, di Mapolres Malang, Sabtu (29/4).

Terdiri dari 1.270 Polisi, 300 orang TNI, Satpol PP 40 orang, Linmas 490 orang dan 30 orang dari Ormas.

Selain apel pengamanan Pilkades, aparat juga apel persiapan pengamanan May day, tanggal 1 Mei.

Hadir dalam apel, Bupati Malang, Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, serta Forkompinda.

Usai apel, aparat gabungan melakukan patroli show off force, sebagai bentuk menunjukkan kesiapan pengamanan di seputar wilayah Kabupaten Malang.

“Ada 49 desa yang melangsungkan Pilkades. Saya harap pelaksanaan Pilkades berjalan lancar, aman dan damai,” kata Ujung, sapaan Kapolres Malang.

Pihaknya meminta aparat untuk netral dan menjaga kondisi di masyarakat tetap kondusif.

“Kami punya catatan desa yang dinilai rawan. Tapi, semoga saja tidak sampai ada hal-hal yang mengganggu proses demokrasi,” paparnya.

Amankan Pilkades Serentak, Polres Batu Kerahkan 228 Personel dan 1 SSK Brimob

Apel gelar pasukan Polres Batu pada pengamanan Pilkades serentak.(ist)

MALANGVOICE – Polres Batu menerjunkan 228 personel dan 1 SSK Brimob, mengamankan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak, Minggu (30/4) besok.

Polres Batu kebagian 8 desa dari 57 desa di Kabupaten Malang yang melangsungkan Pilkades. Yakni 2 desa di Kecamatan Pujon, 4 desa di Ngantang dan 2 di Kecamatan Kasembon. Tiga kecamatan tersebut masuk wilayah hukum Polres Batu.

“Apel gelar pasukan di pimpin Kapolres langsung. Sekaligus persiapan pengamanan May Day,” kata Kasubag Humas Polres Batu, AKP Waluyo, Sabtu (29/4).

Kapolres Batu, AKBP Leonardus Simarmata, meminta anggotanya agar dapat menjaga situasi aman, damai dan lancar.

Leo, sapaan akrabnya, mengimbau para botoh (pejudi) agar tidak melakukan perjudian. Selain itu, pihaknya meminta masyarakat agar tidak memantik konfllik.

“Pilkades adalah pesta demokrasi masyarakat. Kita bertugas mengamankan agar tidak sampai terjadi konflik,” pesannya.

Kabur ke Bangkalan, M Faris Akhirnya Ditangkap Polres Malang

Tahanan kabur berhasil diciduk kembali.

MALANGVOICE – Berakhir sudah masa pelarian M Faris, salah satu dari 17 tahanan kabur Polres Malang.

Tersangka ditangkap tim buru Polres Malang di Desa Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, Madura, sekitar pukul 00.30 dini hari, Jumat (28/4).

Faris merupakan tahanan ke 15 yang sudah ditangkap. Sebelumnya ada 14 tahanan lebih dulu diamankan aparat.

Kini, Polres Malang masih mengejar dua tersangka lain yang masih dalam pelarian.

“Tinggal dua tahanan. Semoga anggota di lapangan bisa menangkap keduanya,” kata Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung.

Danramil 0818/02 Batu Bekali Siswa SD Ibnu Hajar Wawasan Kebangsaan

Pemberian wawasan kebangsaan oleh Danramil 0818/02 Batu di SD Ibnu Hajar, Oro-oro Ombo.(Ist)

MALANGVOICE – Wawasan kebangsaan penting bagi siswa sekolah dasar (SD). Pasalnya, mereka memiliki posisi strategis dalam membentuk dasar-dasar mental.

Danramil 0818/02 Batu, Kapten Bambang Herwanto, mengatakan, pembekalan wawasan kebansaaan penting bagi generasi muda.

“Usia mereka perlu diberikan wawasan positif, supaya mewarnai perjalanannya meraih cita-cita ke di masa yang akan datang,” kata dia, dalam rilis yang diterima Mvoice.

Wawasan kebangsaan yang diberikan tentunya disesuaikan dengan usia siswa SD, sehingga mudah dicerna, dipahami. Meliputi sejarah perjaungan bangsa dan faham atheisme atau komunis. Pemberian wawasan kebangsaan juga diwarnai dengan pemutaran film operasi trisula penumpasan PKI di Blitar Selatan. Sebanyak 78 siswa SD Ibnu Hajar mengikuti kegiatan tersebut.

Bambang juga mengimbau siswa agar tidak terpengaruh dengan budaya dari luar yang tidak sesuai dengan budaya lokal.

“Dengan harapan, mereka bisa mengerti sejarah bangsanya, sehingga mereka lebih menjunjung tinggi adat ketimuran yang merupakan budaya Indonesia,” paparnya.

Dandim Hadiri HUT ke-67 Satpol PP dan Linmas

Dandim wilayah Kabupaten Malang dan Kota Batu, Letkol Arm Muridan, saat hadir di HUT ke-67 Satpol PP Kota Batu dan pemusnahan rokok ilegal.(ist)
Dandim wilayah Kabupaten Malang dan Kota Batu, Letkol Arm Muridan, saat hadir di HUT ke-67 Satpol PP Kota Batu dan pemusnahan rokok ilegal.(ist)

MALANGVOICE – Komandan Kodim 0818 wilayah Kabupaten Malang dan Kota Batu, Letkol Arm Muridan, turut hadir dalam perayaaan HUT ke-67 Satpol PP dan HUT ke-56 Linmas, di Stadion Brantas, Kota Batu, Kamis(27/4).

Dalam perayaan tersebut, sebanyak 700 orang mengikuti kegiatan yang di pimpin Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso. Terdiri dari 1 regu Satpol PP, 1 regu Linmas, 2 SST Satpol PP, 24 SST anggota Linmas, 1 SST gabungan PNS, 1 SST Damkar, 1 SST BPBD, 1 SST TNI-AD, 1 SST Polri dan 1 SST kader bela negara ASN Kota Batu.

Punjul bangga dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas kinerja Satpol PP selama ini. Upaya memberikan perlindungan serta pelayanan kepada masyarakat diharapkan terus ditingkatkan.

“Mengajak semua komponen pemerintahan agar bersama menjaga lingkungan kondusif, bebas dari ancamana, gangguan dan hambatan serta tantangan yang bisa memecah belah bangsa,” katanya, membacakan amatan Mendagri.

Selain hadir di perayaan HUT Satpol PP, Dandim 0818 juga menyaksikan pemusnahan rokok ilegal hasil operasi Satpol PP. Berbagai merk rokok sebanyak 4.961 bungkus dimusnahkan usai acara perayaan.

Lagi, Satu Tahanan Kabur Berhasil Ditangkap di Balekambang

Tahanan kabur berhasil ditangkap kembali.(ist)
Tahanan kabur berhasil ditangkap kembali.(ist)

MALANGVOICE – Upaya Polres Malang melakukan pengejaran terhadap tahanan kabur membuahkan hasil. Seorang tahanan berhasil ditangkap di Balekambang, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Kamis (27/4).

Slamet Arifin ditangkap tim buru Polres Malang. Slamet merupakan satu di antara 17 tahanan kabur. Ia mendekam di Mapolres Malang karena kasus narkoba.

“Ya, anggota berhasil menangkapnya di Balekambang,” kata Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, beberapa menit lalu.

Jumlah tahanan yang berhasil ditangkap mencapai 14 orang. Sebelumnya, ada 13 tahanan ditangkap di beberapa daerah, termasuk dua tahanan yang baru ditangkap di Tasikmalaya dan Jember.

“Sisa tiga tahanan lagi, semoga semuanya berhasil ditangkap,” ungkap Ujung.

Sebelumnya, 17 tahanan Mapolres Malang kabur dari ruang tahanan, Rabu (19/4) lalu. Mereka kabur dengan menjebol teralis dan atap kamar mandi, kemudian kabur melalui gorong-gorong belakang Polres Malang.

Polres Bekuk Dua Tahanan Kabur di Luar Malang

Tahanan kabur dari Mapolres Malang berhasil di amankan.
Tahanan kabur dari Mapolres Malang berhasil di amankan.

MALANGVOICE – Tim buru Polres Malang kembali berhasil menangkap dua tahanan. Keduanya tertangkap di luar Malang.

Iwan Junaedi ditangkap di Desa Cibalong Tasikmalaya, Jawa Barat. Iwan ditangkap Polres Malang karena kasus penggandaan uang.

Sedangkan, Rusdiadi ditangkap di Desa Tanggul Wetan, Jember.

Tahanan kabur dari Mapolres Malang berhasil di amankan.
Tahanan kabur dari Mapolres Malang berhasil di amankan.

“Barusan ditangkap, tim sedang perjalanan ke Malang,” kata Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, beberapa menit lalu.

Sampai saat ini, lanjut Ujung, sudah ada 13 tersangka tahanan kabur berhasil diciduk dari 17 tahanan yang kabur, Rabu (19/4) lalu.

“Sisa 4 orang dan masih dalam pengejaran anggota,” jelasnya.

183 Cakades Bersaing di Pilkades Serentak Kabupaten Malang

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Eko Suwanto. (MIski)
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Eko Suwanto. (MIski)

MALANGVOICE – Sebanyak 183 orang Calon Kepala Desa (Cakades) maju dalam Pilkades serentak Kabupaten Malang.

Pilkades berlangsung 30 April mendatang. Terdapat 57 desa yang menyelenggarakan pesta demokrasi di Kabupaten Malang.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Eko Suwanto, menyebut, satu calon berasal dari luar desa, yakni di Desa Poncokusumo.

“Namanya saya tidak tahu. Informasinya dia (calon) mantan pegawai di kecamatan,” kata dia ke MVoice, beberapa menit lalu.

Menurutnya, kampanye ke masyarakat telah dilakukan masing-masing calon.

“Hari ini terakhir kampanye, setelah itu masa tenang,” ungkapnya.

Ditanya soal desa yang rawan selama Pilkades, Eko, mengaku, belum mendapat laporan dari panitia dan kecamatan.

“Kami belum punya data, tapi kepolisian sudah memiliki. Untuk perkembangannya belum tahu pasti,” papar dia.

Ini Catatan MCW Jelang Pilkades Serentak di Kabupaten Malang

Koordinator Badan Pekerja MCW, Fahrudin (kanan).(miski)
Koordinator Badan Pekerja MCW, Fahrudin (kanan).(miski)

MALANGVOICE – Malang Corruption Watch (MCW) mencatat dua hal potensial terjadi di Pilkades serentak Kabupaten Malang.

Meliputi politik uang yang dilalukan Calon Kepala Desa serta memobilisasi massa dengan menggunakan anggaran desa, mengingat banyak petahanan maju di Pilkades.

Politik uang dilakukan untuk melancakan misi calon meraih tampuk kekuasaan di desa.

“Dua hal ini bisa terjadi di Pilkades. Bisa dicegah, asal semua elemen bekerjasama dan kompak melaporkannya,” kata Koordinator Badan Pekerja MCW, M Fahrudin, Rabu (26/4).

Tidak kalah menariknya, lanjut dia, keberadaan calon dari luar desa. Sesuai aturan, warga luar desa bisa mencalonkan di desa lain, asal warga tersebut tercatat sebagai WNI.

Meski demikian, pihaknya tidak memiliki data pasti berapa calon dari luar desa.

“Potensinya bisa calon titipan atau setting penguasa. Ini kan bisa menjadi instrumen mengkonsolidasi jejaring yang ada di desa melalui Kades yang menjabat nantinya,” jelasnya.

Pilkades Kabupaten Malang akan berlangsung 30 April mendatang. Ada 57 desa yang melangsungkan Pilkades.