913 Mahasiswa Unisma Berangkat KKN

Pelepasan mahasiswa KKN Unisma. (Anja arowana)

MALANGVOICE – Sebanyak 913 mahasiswa Universitas Islam Malang (Unisma) diberangkatkan untuk program KKN, Selasa (1/8). Mereka disebar di 22 desa di Kabupaten Malang, empat desa di Blitar dan satu desa di Pasuruan.

Wakil Rektor 1 Unisma, Prof Dr Junaedi Mistar, mengatakan, mahasiswa akan melaksanakan program titipan dari Kementrian Sosial dan disinergikan dengan program pemerintah daerah, dan Unisma.

Yang menjadi program utama KKN adalah Rumah Tinggal Layak Huni (Rutilahu) dengan menggunakan dana dari Kemensos total Rp 450 juta. Dana itu, lanjut dia, akan di gunakan untuk renovasi rumah, masing-masing Rp 15 Juta.

“Selain itu, mahasiswa KKN akan melakukan penguatan usaha ekonomi mikro melalui Kelompok Usaha Bersama,” kata dia saat ditemui MVoice, Selasa (1/8)

Dia menambahkan, mahasiswa juga akan melaksanakan pendataan potensi desa dalam rangka mengatahui potensi desa dan akan dilaporkan ke Kementrian Desa.

“Kelompok dengan proker terbaik akan diberi apresiasi dari kampus,” tutupnya.


Reporter: Anja Arowana
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti

3 Calon Pembantu Rektor UMM Mulai Digodog

Fauzan
Fauzan (istimewa)

MALANGVOICE – Setelah Drs Fauzan MPd resmi terpilih sebagai rektor, kini giliran UMM menggodog siapa saja yang bakal mengisi 3 pos jabatan pembantu rektor (PR) untuk periode 2016-2020.

Rektor UMM, Fauzan, menjelaskan, UMM sudah melakukan pemilihan 21 Maret lalu. Nama-nama yang masuk akan dipertimbangkan untuk mengisi masing-masing pos.

“Kami sudah mengantongi 3 nama. Sebanyak 35 senat memberikan pertimbangan yang diwujudkan dalam bentuk angka hasil voting,” kata Fauzan kepada MVoice, di kantornya beberapa menit lalu.

Berikut nama-nama calon dan jumlah suara PR di tiap pos. Pada pos PR 1, Prof Samsul Arifin, Wakil Direktur 1 Pascasarjana (19 suara); Dr Ir Damat, Dekan Pertanian (7 suara); Dr Fina Salvina, Wakil Direktur DPPM (5 suara).

Pada Pos PR 2, Dr Nazaruddin, Dekan Fakultas Ekonomi Bisnis (19 suara); Ir Sudarman MT, Dekan Teknik (7 suara); dan Prof Dr Rahayu Hartini, Wakil ketua Badan Kendali Mutu Akademik (5 Suara).

Pada Pos PR 3, Dr Siddiq Sunaryo, Mantan Dekan Hukum (14 Suara) ; Latipun PHd, Direktur Pascasarjana (13 Suara); Dr Yuscholili, Ketua Prodi Magister Matematika (4 suara)

“Tentu masing-masing akan dipilih suara terbanyak. Selanjutnya kami mintakan rekomendasi ke Pimpinanan Muhammadiyah Wilayah Malang lalu diusulkan ke Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Serah terimanya nanti pada 2 April,” paparnya.

Atap Ambrol SDN Bunulrejo III, Ini Kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang

Ruang kelas SDN Bunulrejo III. (Deny Rahmawan)

MALANGVOICE – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Malang, Zubaidah, mengaku kondisi SDN Bunulrejo III memang memprihatinkan. Ia sudah mendapat laporan dari petugas yang diterjunkan mengecek kondisi ruang kelas yang atapnya ambrol tersebut.

Menurut Ida, sapaan akrabnya, pihak sekolah memang mengajukan perbaikan tiga ruang kelas pada 2016 silam. Namun, pada saat bersamaan, SDN Bunulrejo III di berada di Jalan Sebuku, Blimbing, Kota Malang itu sudah mendapat ruang kelas baru.

Sehingga sesuai aturan, pada 2016 sekolah tersebut tidak bisa mendapat bantuan lagi. “Karena sudah dapat RKB jadi tidak bisa lagi. Kemudian untuk pengajuan perbaikan kelas memang ada, tapi saat itu kondisinya tidak parah, sehingga diprioritaskan ke sekolah lain yang membutuhkan,” katanya saat ditemui MVoice di ruang kerjanya, Jumat (29/9).

Dengan melihat kondisi kelas yang atapnya ambrol terutama di ruang kelas 4, Ida, mengaku akan segera mengalokasikan dana untuk pembenahan. “Kami akan alihkan dana dengan skala prioritas kalau seperti ini. Tapi harus ada prosesnya,” ujarnya.

Kondisi atap ambrol itu diketahui parah sejak April 2017 lalu. Saat ini, ruang kelas 4 itu tidak bisa digunakan dan ditutup untuk siswa. Sementara proses mengajar dialihkan ke kelas lain dan laboratorium.

Kondisi tersebut akan semakin parah apabila hujan tiba. Betapa tidak, air sangat mudah membasahi ruangan karena atapnya ambrol dan terbuka lebar dengan panjang sekitar 3 meter.(Der/Yei)

Tingkatkan Mutu Pembelajaran, Pemerintah Afghanistan Kunjungi Sekolah di Kota Batu

Suasana proses pembelajaran yang ada di MI As-Salam Kota Batu saat dikunjungi Kementerian Pendidikan Afghanistan (Foto: Ayun)

MALANGVOICE – Kementerian Pendidikan Afghanistan melalukan study banding ke sekolah di Kota Batu. Hal itu dilakukan karena merasa tertarik dengan sistem pembelajaran yang ada di Indonesia.

Hal itu dikatakan oleh, Direktur Program Usaid Prioritas, Stuart Weston. “Ya rombongan dari Afghanistan merasa kagum begitu besar kesetaraan gender di negara ini, yakni begitu banyak perempuan yang bersekolah,” ungkapnya.

Weston juga memaparkan jika di Afghanistan di Afghanistan 17 tahun yang lalu hanya ada 1 juta anak yang masuk sekolah, dan itupun tidak ada satupun murid perempuan.

“Tapi, sekarang sudah 10 juta, dan 40 persennya perempuan,” imbuhnya.

Sehingga, dengan melakukan peninjauan ke beberapa sekolah di Kota Batu, rombongan dari Afghanistan ingin lebih meningkatkan kapasitas sekolah di wilayahnya.

Diketahui, sekolah yang dikunjungi di antaranya, MI As-Salam, SDN 2 Sumbergondo, dan SDN Punten 1 Kota Batu.

Harapan dari kunjungan ini nantinya selain ingin memperbaiki sistem pembelajaran, juga memperbaiki membaca, dan meningkatkan mutu buku bagi siswa.(Der/Aka)

Menteri LHK Hibahkan 600 Hektare Lahan untuk UB

Dekan FTP UB, Sudarminto Setyo Yuwono (deny)

MALANGVOICE – Kabar gembira diterima Universitas Brawijaya (UB) bersamaan dies natalis ke- 53. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemen LHK) akan menghibajkan lahan seluas 600 hektare untuk mendukung fasilitas perkulihan.

Hal itu disampaikan Dekan Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UB, Sudarminto Setyo Yuwono. Lahan yang dihibahkan, menurut dia, berada di bawah kaki Gunung Arjuno.

“Nanti akan kami gunakan sementara untuk pengembangan laboratorium agro,” paparnya.

Pihak UB sendiri masih memikirkan rencana penggunaan lahan seluas itu. “Yang pasti untuk mendukung kegiatan belajar mengajar. Lahan di kawasan kampus sini memang sudah penuh dan butuh perluasan,” katanya.

Penyerahan lahan hibah itu rencananya pada awal Januari 2016, saat Menteri LHK, Siti Nurbaya, mengunjungi UB untuk rapat senat terbuka dan orasi ilmiah.

Lewat Sarasehan BEM, Mahasiswa Diajak Peduli akan Persatuan Bangsa

Sarasehan BEM Unitri. (Istimewa)

MALANGVOICE – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) menggelar Sarasehan BEM se-Malang Raya, Jumat (3/21). Sarasehan tersebut sebagai ajakan mahasiswa se-Kota Malang untuk peduli terhadap persatuan Bangsa Indonesia.

Selain BEM Se-Malang Raya dan berbagai Himpunan Mahasiswa, hadir pula Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji dan salah satu tokoh pergerakan pemuda, Geng Wahyudi. Kedua tokoh tersebut diundang untuk memberi inspirasi dan semangat kepada mahasiswa sebagai pelopor pemersatu bangsa.

Sarasehan dibuka dengan pembacaan naskah sumpah pemuda oleh beberapa mahasiswa dengan memakai baju adat dari masing-masing daerah di Indonesia. Ini merupakan simbol sebagai persatuan bangsa Indonesia.

“Pemuda akan terus menerus melakukan pergerakan demi Indonesia yang maju”, kata moderator acara membuka acara tersebut, Agung Suprojo

Lebih lanjut, Geng Wahyudi juga mengajak mahasiswa untuk ingat dan mempertahankan dan mempelajari kebudayaan Indonesia. Apalagi saat ini bangsa lain mulai mempelajari budaya Indonesia.

Harapannya, melalui sarasehan BEM Se-Kota Malang agar pemuda pemudi Indonesia menghargai budaya bangsa dan berani menjadi pelopor pemersatu bangsa dengan menghargai perbedaan satu sama lain baik itu ras, budaya maupun agama.(Der/Yei)

Nilai Rata-rata UN MTs Jeblok, Chandra: Siswa Terlalu Meremehkan

Chandra di MTsN 1 Malang (anja)

MALANGVOICE – Rata-rata nilai Ujian Nasional siswa jenjang MTs se-Jatim, termasuk di Kota Malang, tahun ini, memang mengecewakan. Persentase siswa yang mendapat nilai di bawah 55 ada 63.53 persen. Artinya, hampir lebih dari separo total siswa MTs se-Jatim nilainya jeblok.

Namun, Chandra Achmady, Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kementrian Agama (Kankemenag) Kota Malang mengatakan, nilai itu masih lebih bagus dibanding rata-rata UN jenjang MA.

“Kalau MA ada 65.87 persen yang dapat nilai di bawah 55,” katanya, kepada MVoice, beberapa menit lalu.

Menurutnya, salah satu penyebab anjloknya nilai karena siswa meremehkan UN, karena UN dianggap bukan lagi penentu kelulusan.

“UN kan bukan penentu kelulusan lagi. Gak hanya di madrasah, SMP juga ikut jeblok tahun ini. Anak-anak meremehkan dan asal mengerjakan,” katanya.

Chandra berharap nilai UN sebaiknya dijadikan penentu kelulusan saja, agar siswa berpacu belajar meningkatkan prestasinya.

“Kalau perlu serahkan saja kebijakan patokan kelulusan pada tiap daerah. Kalau saya pilih UN dijadikan patokan kelulusan juga. Biar berpacu belajarnya,” tandasnya.

Poli Psikologi RS UMM Siap Layani Masyarakat Malang

Soft opening Poli Psikologi RS UMM (istimewa)
Soft opening Poli Psikologi RS UMM (istimewa)

MALANGVOICE – Poli Psikologi Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Malang (RS UMM) akhirnya resmi dibuka untuk masyarakat umum. Dalam perayaannya, diadakan kegiatan Cooking Class pembuatan Pizza ‘Lazizaa’ dan lomba mewarna, Minggu (10/9).

Kegiatan ini dibagi dalam 3 kategori yaitu kategori Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) semua usia, kategori non ABK usia 4 -6 tahun dan usia 7 – 9 tahun. Kegiatan ini diikuti kurang lebih 240 anak dari TK/RA dan SD/MI se- Malang Raya.

Disamping itu dalam kegitan soft opening ini juga diselenggarakan pula konsultasi gratis para psikolog untuk mengetahui tumbuh kembang dan permasalahan-permasalahan anak. Antusiasme peserta dan keluarga sangat besar, hal ini ditunjukkan dengan kehadiran tidak hanya anak – anak, tetapi juga orang tua, guru, pendamping ABK dan para sponsorship.

Anak anak lomba mewarnai saat,soft opening (istimewa)
Anak anak lomba mewarnai saat,soft opening (istimewa)

Dalam sambutannya Direktur RS UMM, Prof Dr dr Djoni Djunaidi, menyampaikan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada sekolah yang telah mengikuti kegiatan ini. Juga panitia yang mampu dengan baik menyelenggarakan kegiatan ini serta berharap kegiatan ini dapat diselenggarakan di tahun berikutnya dengan peserta yang lebih besar untuk memecahkan rekor MURI.

“Saya berharap berharap poli psikologi ini dapat melengkapi layanan yang telah dimiliki RS sekaligus dapat memberikan layanan terbaik untuk proses penyembuhan pasien yang memberikan kepercayaan kepada RS UMM, dimana kadang keluhan atau penyakit fisik juga berkaitan dengan gangguan mental-psikologis, sehingga keberadaan poli psikologi ini diharapkan dapat mempercepat penyembuhan pasien secara optimal,” tutup Djoni di sela-sela kunjungannya.

Soft opening Poli Psikologi ini merupakan rangkaian dari kegiatan sebelumnya yang diselenggarakan oleh RS UMM, dimana pada tanggal 9 September 2017, telah dilaksanakan peresmian layanan Hemodialisa dan tasyakuran milad ke – 4 RS UMM.(Der/Ak)

Senior Tidak Boleh Lakukan Perpeloncoan

Rektor UMM, Muhadjir Effendy

MALANGVOICE – Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Dr Muhadjir Effendy berpesan pada senior dan panitia Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (Pesmaba) agar tidak melakukan perpeloncoan.

Hal itu disampaikan dalam pembukaan Pesmaba di lapangan Helipad di depan 6.866 mahasiswa baru UMM, Selasa (8/9).

“Senior harus mendidik maba dengan melaksanakan program dan pembekalan yang berguna mencetak maba berkualitas. Dilarang keras adanya aktivitas perpeloncoan,” tegasnya.

Di kesempatan itu, Muhadjir mengatakan dalam tahun akademik 2015/16, UMM menurunkan jumlah mahasiswanya, dimana tahun lalu sekitar 7000 mahasiswa. Penurunan jumlah tersebut diharap bisa meningkatkan kualitas pelayanan dan memenuhi ketentuan dari Dikti.

“Meski jumlah peminat yang daftar berjumlah 22 ribu melalui online dan daftar langsung 8 ribu calon maba, kami tetap menurunkan jumlah,” ungkapnya.-

Hari Pertama Masuk Sekolah, Begini Imbauan Mendikbud

Mendikbud, Muhadjir Effendi. (Anja a)
Mendikbud, Muhadjir Effendi. (Anja a)

MALANGVOICE – Hari pertama masuk sekolah, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendi imbau sekolah untuk menyambut siswa baru sebaik mungkin.

“Mari kita menyambut putra-putri terbaik kita yang akan masuk sekolah. Para Guru yang menjadi penentu berhasil tidaknya proses belajar-mengajar di sekolah,” katanya, Senin (16/7).

Selain itu, Mendikbud juga meminta para orangtua untuk memperhatikan anaknya dalam rangka menyambut tahun ajaran baru.

“Bahkan kalau bisa diantarkan ke sekolah, dititipkan secara eksplisit kepada para gurunya,” tambah dia.

Mendikbud menjelaskan para orang tua berperan penting dalam proses pendidikan anak di sekolah dan di rumah. Karena orangtua yang hebat, kata dia, adalah para orangtua yang terlibat dalam proses pendidikan anak.

Dia juga mengajak para orangtua menciptakan ekosistem pendidikan yang kondusif untuk generasi bangsa dan sinergi yang baik antara sekolah, orangtua dan masyarakat.

“Orangtua sebaiknya turut mengantarkan anaknya ke sekolah pada hari pertama. Jangan sebatas di pintu gerbang saja, tetapi menemui gurunya agar mengetahui apa saja yang perlu dilakukan untuk menunjang proses belajar anak,” kata Mendikbud.

Dia juga berpesan kepada seluruh siswa untuk gembira masuk sekolah karena sekolah adalah tempat yang menyenangkan.(Der/Ak)

Komunitas