Tingkatkan Mutu, Tahun Ini Prodi Teknik Elektro Unmer Re-Akreditasi

Kaprodi saat ditemui MVoice (anja a)

MALANGVOICE – Prodi Teknik Elektro Universitas Merdeka (Unmer) Malang sedang mempersiapkan re-akreditasi tahun ini. Selama ini, Teknik Elektro Unmer masih terakreditasi C, dan ditargetkan mendapat akreditasi A, Agustus 2018 nanti.

Kepala Prodi Teknik Elektro Unmer, Dr Eng Dwi Arman Prasetya mengatakan, Teknik Elektro Unmer dirasa sudah siap untuk mendapatkan akreditasi A.

“Sudah saatnya Unmer konsen dengan akreditasi. Soal input dan output mahasiswa kampus kami sudah sangat bagus ya. Makanya, akreditasi ini juga jadi perhatian kami. Karena akreditasi juga memberikan kesempatan lulusan untuk jenjang karir mereka yang lebih baik,” kata Dwi.

Beberapa tahun terakhir, Teknik Elektro sudah menjalin kerja sama bersama Forum Teknik Elektro nasional maupun internasional.

Bukan hanya itu, Dwi menegaskan, sumber daya manusia baik dosen dan mahasiswa pun aktif menerbitkan karya tulis/penelitian yang sudah diterbitkan di jurnal ternama level nasional dan internasional.

Tahun ini, lanjut dia, rasio dosen dan mahasiswa sudah terpenuhi yaitu 1:7. Menurutnya tenaga dosen Teknik Elektro sudah cukup. Fasilitas dan laboratorium juga sudah diseusaikan dengan standar terbaru.

“Harapan kami, Agustus 2018 nanti hasil akreditasi keluar. Target kami Terakreditasi A,” tutupnya. (Der/Ery)

BNN Kota Malang

Tape dan Sawi Dicampur… Jadilah Alpukat!

Es krim sawi dan tape dengan rasa alpukat (Dian Ayu Antika Hapsari)
Es krim sawi dan tape dengan rasa alpukat (Dian Ayu Antika Hapsari)

MALANGVOICE-Mencampurkan dua bahan makanan ternyata bisa menghadirkan varian baru dengan rasa yang sama sekali berbeda.

Contohnya tape dan sawi, yang diolah dan dicampur. Ternyata mampu menghadirkan rasa alpukat. Inovasi unik ini merupakan karya dari SMPN 23 Malang.

Guru ekskul tata boga SMPN 23 Malang, Tri Erna Ningtyasari, menjelaskan, mereka berinovasi menciptakan es krim dari tape singkong dan sawi.

“Caranya sederhana. Tiga batang sawi yang sudah dibersihkan, dicampurkan dengan 75 gram tape singkong. Kemudian diblender,” jelasnya.

Sebelumnya, agar rasa semakin nikmat ditambahkan lima sachet susu kental manis full cream dan es batu. Setelah tercampur semua bahan, baru dibekukan di dalam lemari pendingin.

“Tidak menggunakan bahan tambahan lainnya. Kami pakai yang alami saja,” tegasnya.

Es krim sawi dan tape dengan rasa alpukat (Dian Ayu Antika Hapsari) Es krim sawi dan tape dengan rasa alpukat (Dian Ayu Antika Hapsari) Es krim sawi dan tape dengan rasa alpukat (Dian Ayu Antika Hapsari)

BNN Kota Malang

12 Tim FT UB Ikuti Ajang Peksima

Kontingen Peksima (istimewa)

MALANGVOICE – Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT-UB) melepas 34 delegasinya ke ajang Pekan Seni Mahasiswa (Peksima) yang digelar 21-31 Maret 2016, di Auditorium Prof Ir Suryono. Kontingen dilepas Pembantu Dekan Bidang Kemahasiswaan, Dr Slamet Wahyudi ST MT.

“Fakultas selalu mendukung. Silahkan saja pakai fasilitas yang ada, di lobby itu ada peralatan musik yang siap dipakai, kalau butuh apa-apa bilang saja, pasti dibantu,” ujar Slamet, saat melepas kontingen.

Peksima merupakan persiapan UB melahirkan para pemenang yang akan mewakili di Pekan Seni Mahasiswa Tingkat Regional (Peksiminal) maupun di Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas).

Cabang seni yang diikuti kontingen FT, antara lain Menulis Cerpen, Vocal Seriosa, Menulis Puisi, Menulis Lakon, Baca Puisi, Monolog, Melukis, Komik Strip, Desain Poster, Fotografi, Vocal Pop, dan Vocal Dangdut.

Ketua kontingen FT, Putri Rahayu, mahasiswi jurusan Teknik Mesin angkatan 2014, menyampaikan rasa terimakasih dan optimisnya saat ditemui selepas acara.

“Kami berterimakasih sekali atas dukungan yang diberikan, kami optimis bisa memberikan yang terbaik, semoga dari 12 cabang seni yang diikuti ada yang kami bisa wakili di ajang Peksiminal dan Peksiminas mendatang,” harapnya.

BNN Kota Malang

Lulusan Farmasi UMM Diminati Dexa

MALANGVOICE – Untuk yang kedua kalinya, perusahaan farmasi Dexa Group, melakukan pendekatan untuk mencari tenaga profesional ke Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang (Fikes-UMM). Dexa membawa misi Dexa Career Goes to Campus2016 di kampus II UMM, hari ini.

Dekan Fikes UMM, Yoyok Bekti Prasetyo, mengungkapkan, kunjungan Dexa yang kedua kalinya ini merupakan wujud kepercayaan perusahaan farmasi terbesar itu kepada alumni UMM.

“Untuk menjaga kepercayaan ini tentu kami harus menyediakan lulusan yang memang handal dan profesional, terutama di bidang teknologi dan industri farmasi,” tuturnya.

Rilis2Tak kurang 300 mahasiswa Prodi Farmasi semester delapan mengkuti paparan dari pihak Dexa. Menurut Wakil Dekan II Fikes UMM, Dra Uswatun Chasanah MKes Apt, kegiatan ini dapat mendekatkan dunia kerja (improving access) bidang farmasi khususnya bidang teknologi dan industri farmasi (pharmacetiucal industry).

“Kegiatannya dikemas dalam bentuk kegiatan seminar dan open recruitment dengan tajuk unlock your potential, prepare your right career,” jelas Uswatun.

Dexa Group dikenal sebagai industri farmasi no1 di Indonesia dengan andalan produk obatnya golongan ethical pharmacy. Sekprodi Farmasi UMM, Dian Ermawati M Farm Apt, menambahkan, ethical pharmacy merupakan obat yang diresepkan oleh dokter yang meliputi obat generik dan obat bermerk dagang.

Di sisi lain Chief HRD Dexa Grou, Joana, mengakui datang ke kampus UMM karena terpesona oleh keindahan kampusnya yang eksotik, akreditasi universitasnya A dan tentu saja dengan kualitas di prodi Farmasi.

Ia berharap hari ini dalam open recruitment akan mendapatkan SDM yang handal bergabung dengan Dexa Group dari Farmasi UMM.

“Untuk tahun tahun ke depan bila lulusan dari Farmasi UMM yang tergabung dengan Dexa Group memiliki kapasitas profesional sebagai seorang farmasis yang handal, maka kami tidak perlu datang lagi ke kampus UMM tinggal telpon atau kirim surat untuk meminta alumni terbaiknya bekerja di Dexa,” ungkapnya.

Saat ini Dexa Group membutuhkan 44 orang SDM Farmasi yang akan ditempatkan di Dexa Laboratories of Biomoluculer Sciences(DLBS) units, di Cikarang Jakarta.

Yoyok menambahkan, potensi kerjasama ke depan yang bisa dilakukan antara Fikes UMM dengan Dexa Group tidak saja terkait dengan pemberdayaan alumni tetapi juga menindaklanjuti kerjasama yang telah dibangun oleh Rektor UMM dengan DanLanud Abdurahman Saleh Malang terkait pemanfaatan lahan untuk pengembangan industri obat herbal.

Fitokimia yang merupakan salah satu cabang ilmu di bidang farmasi yang mempelajari dan mengembangkan tanaman herbal juga menjadi produk andalan di Dexa Group yang dikembangkan di DBLS unit.

BNN Kota Malang

Pesmaba UMM Diwarnai Flashmob Unik, Begini Maknanya

Formasi flashmob UMM. (istimewa)

MALANGVOICE – Rangkaian acara Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (PESMABA) 2018 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) diwarnai oleh flashmob yang cukup menarik. Sebanyak 7.500 mahasiswa baru berkumpul dan membentuk formasi bertema kebangsaan, Minggu (2/8).

Formasi flashmob itu antara lain merah-putih, wajah KH Ahmad Dahlan, Logo UMM, Students Today Leaders Tomorrow, Peta Indonesia dan yang istimewa Pray for Lombok.

Rektor UMM, Fauzan, mengatakan, ada salah satu formasi yang berbeda yaitu formasi Pray for Lombok. Ini menjadi bentuk empati UMM terhadap bencana gempa yang terjadi di Lombok.

“UMM memvisualisasikan kepedulian, disamping juga mengirimkan tenaga dan bantuan dalam bentuk lain ke sana,” katanya saat dijumpai wartawan.

Fauzan menambahkan, makna-makna dari flashmob tersebut merupakan perwujudan tekad UMM mengantarkan generasi emas yang berkebangsaan. Salah satu flashmob tersebut membentuk kepulauan Indonesia. Fauzan berharap mahasiswa bisa memaknai dan menghargai perbedaan.

“Mahasiswa harus menghargai perbedaan, toleransi pada sesamanya. Apalagi mahasiswa UMM ini berasal dari penjuru wilayah Indonesia,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Pesmaba UMM dilaksankan Senin (3/9) hingga Kamis (6/9) ini menjadi wadah untuk penciptaan psikologis mahasiswa baru agar cepat beradaptasi dengan dunia kampus. Melalui Pesmaba diharapkan proses adaptasi mahasiswa dalam masa transisi berlangsung lebih cepat. (Hmz/Ulm)

BNN Kota Malang

Menristek Dikti Imbau Pengajar di Perguruan Tinggi Tak Gunakan Metode Lama

Menristekdikti, Mohamad Nasir. (Lisdya)
Menristekdikti, Mohamad Nasir. (Lisdya)

MALANGVOICE – Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti), Mohamad Nasir mengimbau kepada semua dosen untuk tidak mengajar di perguruan tinggi dengan metode kurikulum lama.

“Ini sudah era revolusi industri, janganlah mengajar dengan metode lama (kurikulum berorientasi) dunia sudah berbeda,” katanya beberapa waktu lalu saat berkunjung ke UM.

Untuk itu, ia terus mendorong pendidikan tinggi menyiapkan dan melakukan perubahan dalam menghadapi revolusi industri 4.0 dengan membuat kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri.

“Salah satu upaya ya demand inilah yang harus kita perhatikan untuk pembuat kurikulum,” tegasnya.

Di era saat ini, ia menyebut masih banyak program studi di perguruan tinggi yang masih menggunakan kurikulum lama. Seperti misalnya program studi akuntansi.

“Kurikulum prodi akuntansi harus dirancang kembali agar selaras dengan tuntutan revolusi industri 4.0 yang serba digital. Kalau tidak berubah ke arah sana maka akan ketinggalan,” paparnya.

Memang perguruan tinggi harus mendesain kurikulum pendidikan yang relevan dengan kebutuhan industri agar sumber daya manusia (SDM) yang dihasilkan memang benar-benar dibutuhkan oleh industri.(Der/Aka)

BNN Kota Malang

KPPA UMM Siapkan Akreditasi Laboratorium

(Ft. Rino Anugrawan/HUMAS UMM)

MALANGVOICE-Demi peningkatan mutu laboratorium di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Kantor Pengelola dan Pengendali Akreditasi (KPPA) UMM menyelengarakan Workshop Implementasi Sistem Manajemen Mutu Laboratorium Terpadu, Kamis-Sabtu (25-27/2). Bertempat di Ruang Sidang Fakultas Ekonomi dan Bisnis, dihadiri 42 kepala laboratorium.

Kepala Divisi Akreditasi Laboratorium KPPA UMM, Dr Elfi Anis Saati MP menyatakan, workshop ini merupakan upaya peningkatan kemampuan tenaga laboratorium dan kompetensi lulusan UMM ke depan. “Perlu banyak kegiatan pendukung yang mempunyai target dan luaran seperti workshop, sertifikasi, serta uji kompetensi tenaga SDM di laboratorium yang bermuara pada pencapaian akreditasi laboratorium,” tutur Elfi.

Untuk mengawali akreditasi ini, KPPA sudah berkonsultasi dengan asesor Komite Akreditasi Nasional (KAN), Dr Saptowo J Pardal dari Balai Besar Litbang Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian (BB Biogen) Bogor. “Dari diskusi dengan beberapa kepala laboratorium, maka diperlukan kegiatan pendampingan pemberkasan pengusulan akreditasi laboratorium untuk laboratorium eksakta, yakni SNI-ISO/IEC 17025:2008,” katanya.

Kata Elfi, UMM mempunyai 25 laboratorium eksakta yang akan mulai disiapkan akreditasi laboratorium pada periode ini. Sedangkan 17 laboratorium sosial akan menyusul pada periode selanjutnya. “Kami berharap pada Juni 2016 minimal ada tiga laboratorium yang sudah bisa mendaftarkan usulan akreditasi laboratorium tersebut,” ujar Elfi.

Rektor UMM, Fauzan, dalam sambutannya meminta seluruh laboratorium di UMM berbenah diri untuk menyiapkan Laboratorium Terpadu UMM. “Laboratorium ini merupakan pusat pengembangan keunggulan nasional dan regional yang ‘berkarakter’, serta menjadi rujukan dalam bidang laboratorium dan standarisasi,” katanya.

UMM, kata Fauzan, ke depan siap membangun gedung Laboratorium Terpadu yang akan menjadi tempat laboratorium-laboratorium di UMM. Masyarakat umum pun dapat memanfaatkan laboratorium tersebut. “Jika masyarakat ingin menguji sampel tertentu, melalui laboratorium terpadu nantinya masyarakat dapat terlayani,” ujarnya.

BNN Kota Malang

1.600 Anak Semarakkan Jambore Anak Kota Batu

Jambore Anak V Kota Batu berlangsung semarak.(Miski)
Jambore Anak V Kota Batu berlangsung semarak.(Miski)

MALANGVOICE – Jambore Anak V Kota Batu berlangsung meriah dan semarak. Ada 1.600 lebih anak berpartisipasi dalam kegiatan ini, Rabu (21/12).

Teater, kirab, yel-yel, vocal grup, petualangan, melukis, pameran, dolanan anak dan video dokumenter menjadi rangkaian lomba dalam acara tersebut.

Hadir dalam kegiatan ini, Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko, segenap SKPD, perwakilan Lembaga Perlindungan Anak dan Calon Wali Kota Batu nomor 2, Dewanti Rumpoko.

Dalam sambutannya, ER, sapaan akrabnya, mengaku prihatin atas banyaknya anak yang terlibat kriminal dan narkoba.

Ia berharap, peran serta orang tua, LPA dan pemerintah ke depan lebih baik, sehingga kejadian serupa tidak sampai terulang.

“Anak-anak masa depan bangsa. Jadi patut dijaga dan dibimbing sebaik mungkin, supaya menjadi generasi bangsa yang baik,” paparnya.

BNN Kota Malang

Rektor UMM Lepas 973 Mahasiswa KKN

MALANGVOICE-Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Prof Dr Muhadjir Effendy MAP, melepas 973 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) semester genap 2016. Dalam pelepasan dan pembekalan peserta KKN yang diadakan di UMM Dome, Kamis (14/1), rektor berpesan agar fokus terhadap program kerja yang sudah dirancang.

Muhadjir juga mengingatkan kepada peserta KKN agar menjaga etika dan moral serta menjaga nama baik UMM di desa. “Kalian adalah role model bagi masyarakat di desa, jika kalian bersikap dan berprilaku yang baik, maka tak hanya kalian saja yang dapat nama baik, namun UMM pun juga akan dipandang baik,” ujarnya saat memberi pengarahan.

Meskipun hanya sebulan, rektor berharap program yang dijalankan untuk membina desa dapat dilaksanakan dengan maksimal. “Mahasiswa UMM yang baik adalah dia yang datang ke suatu tempat, kemudian dia tinggalkan hal-hal yang baik pula di tempat tersebut. Saya harap kalian meninggalkan hal-hal yang baik selama di tempat KKN,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Divisi KKN Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) UMM, Ir Amir Syarifuddin MP mengatakan, ke 973 mahasiswa KKN ini akan ditempatkan di 14 kecamatan yang tersebar di empat kabupaten, yakni di Kabupaten Malang, Tulungagung, Lumajang, dan Madiun. “Mereka akan diberangkatkan mulai 17 Januari hingga menyelesaikan tugasnya pada 17 Februari mendatang,” kata Amir.

Untuk KKN kali ini, DPPM bekerjasama dengan dua kementerian, yakni Kementerian Sosial (Kemensos) dan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) untuk menjalankan beberapa program. “Kalau dari Kemensos akan diadakan program bedah rumah sampai pemberantasan buta aksara,” ujar Amir.

Selain KKN reguler, DPPM UMM tengah menunggu pemberitahuan resmi dari Pemerintah Daerah (Pemda) Papua untuk memberangkatkan beberapa mahasiswa UMM yang terpilih menjalankan program KKN di Papua. “Kita tinggal tunggu konfirmasi resminya saja. Kalau jadi berangkat, ya berangkat,” ucapnya.

BNN Kota Malang

Anak Putus Sekolah, Belajar di Sekolah Jarak Jauh Saja!

Ir Agus Prasetya (ist)

MALANGVOICE- Bagi siswa SMP yang putus sekolah, saat ini tak perlu khawatir lagi. Sebab bisa mengikuti SMA Terbuka Jarak Jauh (SMATJJ) yang berinduk di SMAN 1 Kepanjen, Kabupaten Malang.

Menurut pengelola pendidikan layanan khusus, Ir Agus Prasetya, SMATJJ ini merupakan program dari Kemendikbud RI dan sudah berjalan selama tiga tahun.

“Ini program nasional. Secara nasional ada delapan sekolah yang ditunjuk untuk menyelenggarakan SMATJJ ini. Jawa Timur dipercayakan ke SMAN 1 Kepanjen untuk sekolah induknya,” jelas Agus kepada MVoice, melalui sambungan telepon, siang ini.

Pada prakteknya SMATJJ ini tidak mewajibkan peserta didik untuk selalu datang ke sekolah. Pembelajaran dilakukan secara online dengan bantuan laptop, tanpa harus tetap muka.

“Pendaftaran sudah dibuka sejak seminggu lalu, diprediksikan akan ditutup menjelang Agustus mendatang,” tegas Agus yang saat ini berada di Surabaya.

BNN Kota Malang

Komunitas