Asyik, Filkom UB Buka Dua Prodi Baru!

Mahasiswa di Filkom
Mahasiswa di Filkom (anja)

MALANGVOICE – Pada penerimaan mahasiswa baru Perguruan Tinggi Negeri (PTN) 2016, Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (Filkom UB) membuka dua program studi baru tingkat Sarjana (S1) yaitu Teknik Komputer/Computer Engineering (CE) dan Teknologi Informasi/Information Technology (IT).

Pada 2015 lalu, Filkom UB memiliki tiga prodi S1, meliputi Teknik Informatika/Ilmu Komputer/Computer Science (CS), Sistem Informasi/ Information System (IS) dan Pendidikan Teknologi dan Informasi/Information Technology Education (ITE).

Dengan tambahan dua prodi baru itu, kini Filkom UB menawarkan lima prodi baru pada saat penerimaan mahasiswa baru. Daftar nama program studi tersebut sudah ditawarkan di Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) 2016 yang pendaftarannya dapat diakses melalui web.snmptn.ac.id.

Prodi Teknik Komputer sebelumnya merupakan salah satu keminatan dibawah prodi Teknik Informatika. Berdiri sendiri sebagai prodi mulai tahun 2016. Kini kurikulum Teknik Komputer difokuskan pada kemampuan peserta didik dalam mengintegrasi kecerdasan manusia dengan software dan hardware untuk membuat sebuah sistem cerdas yang mampu mendukung aktivitas dan pekerjaan manusia.

Sementara itu, fokus pembelajaran prodi Teknologi Informasi mencakup bidang kajian teknologi komputer dan juga penerapan serta pemanfaatannya sebagai alat bantu dalam menyelesaikan persoalan yang ada (applied perspective).

Beberapa tahun terakhir, Filkom menjadi fakultas dengan prodi yang paling diminati di UB. Pada SNMPTN 2013, Filkom tercatat paling diminati dengan pendaftaran calon mahasiswanya mencapai 4.264 orang.

Sementara pada SNMPTN 2015 jumlah peminat yang mendaftar ke Filkom meningkat menjadi 6.774 orang. Jumlah tersebut hanya untuk program studi Teknik Informatika saja, belum termasuk jumlah peminat pada program studi lain di Filkom.

“Tapi tahun ini kita cuma terima 1500 mahasiswa saja lewat jalur SNMPTN,” kata Wakil Dekan I, Ir Heru Nurwasito MKom.

Harapannya berbagai prodi baru yang ditawarkan oleh Filkom UB mulai tahun 2016 dapat diterima dengan baik dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat atas studi berkualitas di bidang IT.

Ini 5 Jurusan Kuliah yang Cepat Dapat Kerja

ilustrasi. (ASEAN Scholarships)

MALANGVOICE – Memilih jurusan kuliah memang sangat penting. Sebab, pemilihan jurusan tak hanya sesuai minat, tetapi harus berhubungan dengan kemampuan agar masa depan terjamin.

Beragam jurusan kuliah pun bisa Anda jadikan pilihan. Terutama bagi Anda yang memiliki prestasi belajar tinggi, sehingga lebih leluasa memilih jurusan tertentu. Nah, Anda harus cermat memilih jurusan kuliah agar saat lulus Anda tidak menganggur lama.

Kali ini MVoice merangkum jurusan-jurusan kuliah di PTN maupun PTS yang dapat membuat Anda lebih cepat mendapatkan pekerjaan, artikel ini dilansir dari Cermati.com

1. Kedokteran

Memilih jurusan Kedokteran memang masih favorit di Indonesia. Tak heran, banyak pelajar yang terus giat belajar agar dapat masuk ke jurusan terkece ini.

Pemilihan jurusan ini, dikarenakan saat lulus, prospek kerja sangat terjamin, bahkan profesi dokter tentunya bergaji sangat besar.

2. Teknik Perminyakan dan Pertambangan

Untuk jurusan ini, hanya ada beberapa kampus di Indonesia. Jadi, tak heran bila peminatnya sangat tinggi sekali setiap tahunnya.

Memang lulusan teknik perminyakan dan pertambangan sudah ditunggu perusahaan besar yang memberikan kesempatan berkarir. Bahkan gaji terbilang cukup besar untuk bekerja di pertambangan, karena lulusan dari jurusan ini setidaknya bisa mengantongi gaji belasan juta rupiah per bulannya untuk yang baru lulus.

3. Teknologi Informasi (TI)

Memasuki era revolusi atau berkembangnya dunia digital membuat banyak peluang kerja bagi jurusan Teknologi Informasi (TI). Ada banyak perusahaan besar yang membutuhkan tenaga handal di bidang ini.

Jika Anda mahir dengan komputer, Anda dapat memilih jurusan ini.

4. Arsitektur

Apabila Anda memiliki kemampuan merancang suatu bangunan seperti hunian dan lainnya dengan baik, Anda dapat memilih jurusan ini. Lebih jelas memang prospek karir yang bisa didapatkannya pun cukup luas, mulai dari konsultan, di perusahaan developer, atau kontraktor. Gaji pun tak perlu diragukan lagi.

5. Teknik Kedirgantaraan dan Penerbangan

Kuliah jurusan teknik kedirgantaraan dan penerbangan tidak termasuk sekolah pilot, tetapi lebih kepada insinyur penerbangan. Syarat utamanya harus unggul di bidang matematika, kimia, dan fisika. Selain itu, juga harus memiliki kepribadian yang detil dan rapi serta disiplin yang kuat.

Sesuai dengan persyaratan yang cukup berat, maka lulusan dari jurusan ini memiliki masa depan yang cerah, karena gaji yang ditawarkan di atas rata-rata profesi atau pekerjaan lainnya. (Hmz/Ulm)

Tahun Ajaran Baru, Kemenag Bakal Biasakan Anak Didik RA/TK/KB Ucapkan Terima Kasih dan Maaf

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kota Malang, Sutrisno. (Lisdya)

MALANGVOICE – Dalam memperkuat pendidikan karakter, moral dan akhlakul karimah bagi anak didik tingkat Taman Kanak-kanak (TK), Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang bakal memberikan program baru.

Program tersebut yakni membiasakan anak mengucapkan permohonan maaf dan terima kasih. Hal ini disampaikan oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kota Malang, Sutrisno.

“Ada program baru untuk lembaga jenjang RA/TK/KB, mulai tahun ajaran baru ini akan dikenalkan ucapan terima kasih dan permohonan maaf,” katanya.

Diketahui, dalam pendidikan karakter ada tiga prinsip, yakni berorientasi pada berkembangnya potensi peserta didik secara menyeluruh dan terpadu; keteladanan dalam penerapan pendidikan karakter pada masing-masing lingkungan pendidikan; serta berlangsung melalui pembiasaan dan sepanjang waktu dalam kehidupan sehari-hari.

Program mengucap terima kasih dan mohon maaf itu nantinya akan diterapkan setiap hari, baik di sekolah maupun di lingkungan rumah.

“Ini terintegritas. Agar anak-anak terbiasa mengucapkan dua kata tersebut,” tegasnya.

“Program ini yang akan saya sampaikan di RA. Dan akan disimulasikan oleh guru RA,. Karena penting sekali mengajarkan pendidikan karakter sejak dini,” tandasnya. (Hmz/Ulm)

Mbois! Kota Malang Peringkat 1 UNBK SMP se-Jawa Timur, Zubaidah: Kami Bangga

Zubaidah saat ditemui di Kantornya. (Anja a)
Zubaidah saat ditemui di Kantornya. (Anja a)

MALANGVOICE – Kota Malang sekali lagi meraih peringkat pertama untuk hasil nilai Ujian Nasional (UN) 2018 tingkat sekolah menengah se-Jawa Timur.

Tahun sebelumnya Kota Malang juga meraih peringkat pertama. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Dra Zubaidah, Jumat (25/5).

Zubaidah mengatakan, Disdik Kota Malang mendapat berkas hasil nilai UN SMP 2018 dari Disdik Provinsi Jatim. Di situ dilampirkan beberapa hasil UN dari Kota Malang dan juga kota-kata lain se-Jatim. Namun hasil nilai ini baru bisa diakses/dilihat siswa hari Senin (25/5) mrlalui website.

“Pengumuman resmi hasil UN SMP 2018 ini sebenarnya hari Senin besok (28/5), namun kami (Disdik) sudah dapat informasi dari Dinas Pendidikan Provinsi Jatim. Ini kami terima berkasnya saja. Ternyata Kota Malang peringkat 1 hasil UN SMP terbaik se-Jawa Timur,” kata Zubaidah

Kota Malang meraih total nilai UN yaitu 25299, disusul Madiun (25118), Blitar (24051), Surabaya (24004), dan Kediri (23977). Untuk sekolah dengan rata-rata UN terbaik diraih SMP Al-Ya’lu, SMPN 3 Malang, SMPN 1 Malang, SMP Katolik Santo Yusuf dan SMPN 5 Malang.

Hasil UN SMP Kota Malang urutan 1 se-Jatim. (Anja a)
Hasil UN SMP Kota Malang urutan 1 se-Jatim. (Anja a)

Zubaidah mengaku sangat bangga dan bersyukur dengan hasil UN tersebut. Tentunya itu dikarenakan kerja keras semua stakeholder termasuk guru, orangtua dan pemerintah.

“Karena pendidikan tak bisa berhasil tanpa keeja keras sekolah termasuk guru dan komite sekolah kemudian kerjasama pemerintah, wali murid sebagai masyarakat dan semangat siswa,” kata dia.

Wanita memiliki senyum khas ini menambahkan, Disdik akan memberikan penghargaan untuk siswa dan sekolah peraih nilai UN terbaik. Rencananya penghargaan ini akan diberikan November nanti bertepatan dengan Hari Guru.

“Reward bagi yang berprestasi akan Disdik berikan bertepatan dengan Hari Guru bulan November nanti. Tiap tahun Disdik memberikan penghargaan dua kali saja. Yaitu saat Hardiknas, kemarin sudah lewat, dan Hari Guru,” pungkasnya.(Der/Aka)

Ini Dia Besaran SPP SMA dan SMK di Malang Raya

Siswa di Sekolah (Anja)

MALANGVOICE – Draft penetapan Sumbangan Pendanaan Pendidikan (SPP) untuk SMA dan SMK di Jatim lebih murah dibanding SPP sekarang.

Hal itu merupakan kebijakan Pemprov yang mulai mengelola SMA dan SMK per 1 Januari 2017. Kebijakan akan diberlakukan mulai tahun ajaran baru 2017-2018 nanti.

SPP tertinggi di SMA/SMK Kota Surabaya sebesar Rp 135.000, dan terendah Kabupaten Sampang sebesar Rp 60.000

Untuk SPP SMA Kota Malang sebesar Rp 120.000. Untuk SPP SMK non teknik sebesar Rp 160.000. sedangkan SPP SMK teknik sebesar Rp 200.000.

Sedang SPP di Kabupaten Malang untuk SMA sebesar Rp 75.000. SPP SMK non teknik sebesar Rp 110.000. Sedangkan SPP SMK teknik sebesar Rp 140.000.

SPP SMA di Kota Batu sebesar Rp 110.000. Untuk SPP SMK non teknik sebesar Rp 145.000. Sedangkan SPP SMK teknik sebesar Rp 185.000.

Kepala SMAN 8 Kota Malang, M Sulton membenarkan hal tersebut. Ia menyatakan SPP sebesar Rp 120.000 per bulan lebih rendah dari SPP sekarang.

“SPP sekarang masih Rp 200.000,” jelas Sulton.

Besaran SPP sebesar Rp 200.000 diatur dalam Perwali Kota Malang dahulu. Selisih sebesar Rp 80.000 per bulan/anak mengakibatkan pendapatan sekolah banyak.

“Dampaknya pasti ada. Tapi nanti masih akan dievaluasi dulu mana yang bisa ditekan,” kata Sulton.

Juara Gambar Nasional, Siswa SDN Ngaglik 01 Bakal Berlaga di China

Adilla Resky Tania saat foto bersama piala, piagam, dan guru SDN Ngaglik 01 (istimewa)

MALANGVOICE – Satu lagi siswa berprestasi di Kota Batu. Dialah Adilla Resky Tania (11), siswa SDN Ngaglik 01, yang berhasil menjadi Juara I Lomba Gambar Bercerita pada Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), di Palembang.

Ia menyisihkan setiap pesaingnya sejak di tingkat kecamatan, hingga membabat habis perwakilan dari 33 provinsi di Indonesia. Karena prestasinya itu, Adilla bakal diikutkan lomba serupa di tingkat internasional, di Beijing, China.

Putri pasangan Saiful Mustakim dan Larasanti itu memang enak diajak ngobrol untuk anak seusianya. Kepada MVoice ia pun menceritakan pertama ikut lomba lukis sejak kecamatan hingga tingkat nasional.

Gadis cantik yang sering di sapa Dilla itu juga masih ingat tema-tema yang ia lukis. Di tingkat kecamatan ia melukis legenda asal usul Kota Banyuwangi, di tingkat Kota Batu ia melukis legenda Timun Emas.

Di tingkat nasional ia melukis sesuai tema yang ditentukan panitia. Diberi waktu delapan jam, Dilla melukis tentang generasi muda yang dapat meraih cita-cita dan mencintai budaya Nusantara.

“Nggak nyangka, waktu diumumkan ternyata juara. Akhirnya saya mewakili Kota Batu di tingkat Jawa Timur, dan alhamdulillah juara lagi,” kata gadis asal Desa Pesanggrahan itu, memulai ceritanya.

Kemenangan di tingkat provinsi itu membawa kebanggaan tersendiri baginya. Dari sanalah muncul rasa percaya diri untuk mengalahkan siswa lainnya. Apalagi menggambar bukan sesuatu yang baru baginya.

“Sejak TK sudah sering ikut lomba, biasanya masuk tiga besar kalau lomba tingkat Kota Batu. Tapi tetap grogi pas mau lomba-lomba, makanya saya latihan terus,” tambahnya.

Meski rajin melukis, Dilla tidak melupakan pelajaran. Ia tetap belajar di rumah, apalagi di sekolah. Karena itu ia disenangi guru maupun teman-temannya.

Bahkan Dilla juga aktif di salah satu Sanggar Seni di Desa Nganglik untuk mengasah keterampilannya. Ia berpesan kepada siswa lainnya untuk rajin belajar saat di sekolah dan senang berlatih untuk kegiatan yang membutuhkan kreatifitas.

“Saya senang bisa membanggakan Kota Batu, sekarang tinggal menunggu undangan dari panitia untuk ikut lomba di China. Itu janji juri pas saya menang di Palembang,” tutupnya.

Salah Persepsi, Hari Pertama PPDB Banyak yang Datang Dini Hari

pelaksanaan PPDB di SMPN 1 Malang. (Lisdya)

MALANGVOICE – Hari pertama pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sejumlah SMP Negeri di Kota Malang dipadati wali murid beserta calon peserta didik sejak pagi tadi. Bahkan, mereka rela antre sejak pukul 03.00 WIB, Senin (20/5).

Salah satunya yakni SMPN 1 Malang. Menurut pengakuan wali murid, Retnoningrum, ia bersama anaknya memang sengaja datang lebih awal agar mendapatkan pagu.

“Saya datang usai sahur. Ada tadi yang datang jam 3 pagi. Ya karena agar mendapatkan nomor pagu,” katanya kepada MVoice.

Selain itu, Astuti yang juga merupakan wali murid mengatakan, meski sudah datang awal namun nyatanya anaknya tidak mendapatkan pagu. “Nggak dapat nomor, ya kemungkinan besok,” ungkapnya.

Padahal, ketentuan pagu juga diperhitungkan melalui jarak rumah. Hal itu diungkapkan oleh Kepala SMPN 1 Malang, Budi Santoso, ia juga menyebutkan bahwa orangtua salah persepsi dan beranggapan jika datang lebih awal maka akan dahulu untuk mendapat pagu.

“Padahal engga. Memang dalam pasal itu ada yang menyebutkan bahwa jam kehadiran diperhitungkan. Namun, passing grade tetap pada jarak rumah dengan sekolah. Nantinya, misalkan ada 3 atau 4 orang yang jarak rumahnya sama, baru yang diperhitungkan jam kehadirannya,” paparnya

Sementara itu, SMPN 1 Malang menyediakan
sekitar 800 formulir. Pendaftaran pun dibuka selama 3 hari yakni tanggal 20 hingga 22 Mei dan pengumuman akan dilaksanakan pada 23 Mei.

“Kalau kuota kami habis ya kami tambah. Untuk setiap hari, pagu kami tetap 224,” tandasnya.

Perlu diketahui, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menindau langsung pelaksanaan PPDB 2019 usai menjadi pembina upacara. (Hmz/Ulm)

Hasil UN 2018 Diumumkan, MTsN 1 Malang Ranking Terbaik se-Kota Malang

Siswa MTsN 1 Kota Malang yang juga ranking satu di sekolah dan se-Kota Malang. (Anja a)
Siswa MTsN 1 Kota Malang yang juga ranking satu di sekolah dan se-Kota Malang. (Anja a)

MALANGVOICE – Ujian Nasional (UN) 2018 untuk jenjang SMP dan Madrasah diumumkan serentak, Senin (28/5). Di Kota Malang, MTsN 1 Malang meraih ranking pertama dengan rata-rata hasil UN terbaik.

Kepala MTsN 1 Malang, Drs Samsudin, mengatakan, nilai terbaik diraih Habibah Azmiyatus Sholihah dengan jumlah 388,5. Nilai ini dua angka lebih tinggi dari peraih rangking kedua yang diperoleh siswa salah satu SMP Swasta di Kota Malang. Selain itu 6 (enam) siswa MTsN 1 Malang juga masuk ranking 20 besar nilai UN terbaik se-Kota Malang.

“Alhamdulillah, hasil ini tentu menjadi kebanggaan bagi kami semua. Bahwa seluruh upaya yang dilakukan untuk suksesnya UN 2018, memperoleh hasil yang memuaskan,” ucapnya, Senin (28/5)

Berbagai kegiatan seperti bimbingan belajar rutin dan tryout dipersiapkan sejak kelas XI. Samsudin mengaku, membimbing siswa juga menjadi tantangan tersendiri apalagi materi pelajaran di madrasah cukup beragam. Selain itu peran guru dan orangtua menjadi kunci sukses keberhasilan siswa.

Untuk diketahui ratusan siswa MTsN kelas XII dinyatakan lulus dan dilepas ke orangtua. Sebanyak 202 diantaranya, telah diterima di MA dan SMA favorit.

“Kami mengucap syukur putra putri kami mampu membanggakan orangtua dan kami berpesan agar siswa selalu memiliki budi pekerti luhur menghormati orangtua dan tidak lupa untuk berdoa dan beribadah. Itulah kunci sukses,” tutur Samsudin.(Der/Aka)

Siswa SMPN 23 Sulap Karung Goni Jadi Busana Apik

Busana daur ulang karya siswa SMPN 23 Malang (Dian Ayu Antika Hapsari)

Siswa SMPN 23 Sulap Karung Goni Jadi Busana ApikMALANGVOICE-Barang bekas tidak selamaya mejadi sampah, jika dimanfaatkan dengan baik. Seperti diterapkan SMPN 23 Malang. Barang bekas seperti karung goni juga bisa disulap menjadi barang yang berguna. Salah satunya baju.

Pagi ini tiga siswi mengenakan busana dari abarang bekas. Mulai goni, kresek hjngga cup minuman. Mereka adalah Putri Linda Sari, Ameli Putri Prima dan Aprilia Dewi. Mereka mengenakan busana ini, sebab sekolah mereka tengah di visitasi juri untuk adiwiyata provinsi.

“Karya ini merupakan kolaborasi dari guru dan siswa,” jelas Ameli yang merupakan perwakilan kelonpok kerja daur ulang dan bank sampah, SMPN 23 Malang.

Sementara itu, Aprilia menjelaskan bahwa busana goni yang tengah dipamerkan, membutuhkan waktu yang relatif singkat dalam pengerjaan. Yakni sekitar tiga hari saja. “Mulai mencuci bahan, membuat model hingga menjahit,” jelasnya.

MIN 1 Malang Siap Terima Siswa Baru

siswa MIN 1 Malang (anja)

MALANGVOICE- Sekolah tingkat dasar mulai menyiapkan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang dibuka serentak, April mendatang.

Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Malang misalnya, sudah mangajukan proposal kepada Kementerian Agama (Kemenag) Kantor Wilayah kota Malang.

“Kalau di Madrasah itu sebelum PPDB harus melalui beberapa tahap, salah satunya membuat proposal terlebih dahulu kepada Kemenag Kota Malang,” kata Imam Ahmadi MPdi, Wakasek Kesiswaan MIN 1 Malang, kepada MVoice, di kantornya, siang tadi.

Iman menjelaskan, setelah disetujui Kemenag, baru mempersiapkan tahapan selanjutnya, yakni pengumpulan formulir pendaftaran hingga pemetaan siswa yang akan masuk.

Di MIN 1, PPDB akan dibuka pada 3 April 2016. Peserta bisa mengambil formulir gratis mulai pukul 07.00 – 12.00.

Kemudian pada 3-5 April, pengembalian formulir dan juga kelengkapan administrasi. Kegiatan pemetaan dilaksanakan pada tanggal 11-14 April.

Tahun ini MIN 1 hanya menerima 256 siswa. Dengan pembagian 8 kelas yang masing – masing kelas berisi 32 siswa.

“Karena kami membatasi jumlah siswa yang masuk. Daya tampungnya hanya segitu, makanya ada pemetaan,” terangnya.

Materi pemetaan siswa meliputi permainan, yang akan memperlihatkan kemandirian calon siswa dan kesiapan dalam menerima perintah.

“Kami buat dengan konsep permainan, agar anak-anak tidak merasa di tes. Karena ini sekolah agama, pastinya kita lihat kesiapannya dalam menerima materi agama,” katanya.

Komunitas