Jembatan Lanang, Entry Gate Menuju Keindahan Kota Batu Dipercantik DPUPR

Jembatan Kali Lanang yang Sedang Dalam Proses Percantikan. (Achmad Sulchan An Nauri)
Article top ad

MALANGVOICE – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu meninjau jembatan terpanjang di Kota Batu, Jembatan Kali Lanang. Disamping tu DPUPR juga mempercantik jembatan tersebut.

Jembatan ini terletak di Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Jembatan yang menjadi akses wisatawan yang berasal dari arah Surabaya melalui Karangploso yang terletak di Kabupaten Malang merupakan entry gate menuju keindahan Kota Batu.

Kepala DPUPR Kota Batu, Alfi Nurhidayat mengatakan di tahun ini pihaknya melakukan pemeliharaan 3 jembatan, salah satu jembatan yang mendapatkan pemeliharaan adalah jembatan Kali Lanang. “Pemeliharaan yang kita lakukan dengan melakukan pengecekan diseluruh joinnya atau sambungannya, mur, baut dan elastomernya (bantalan karetnya) sekaligus dengan melakukan pengecatan di rangka besi yang ada dijembatan,” jelasnya saat di wawancarai Malangvoice.com (7/11).

Ia juga menjelaskan tidak hanya melakukan pengecatan dan perawatan saja, melainkan pihaknya akan memasang beberapa lighting, dengan tujuan ketika malam hari jembatan tersebut dapat menjadi obyek wisata dan agar dapat dimanfaatkan warga sekitar untuk kawasan kuliner yang produktif.

“Dengan demikian kawasan tersebut perekonomian akan bergerak 24 jam, sehingga ini juga dapat sekaligus menjadi implementasi visi misi Walikota dan Wakil Walikota ‘Desa Berdaya Kota Berjaya’,”terangnya.

Ia juga menambahkan diharapkan jembatan tersebut juga dapat menjadi penanda bagi wisatawan yang akan berkunjung di Kota Batu, dan dengan hal tersebut jembatan akan terlihat lebih instagramable.

Hal ini diapresiasi oleh Kepala Desa Pandanrejo, Manan, pasalnya jembatan tersebut merupakan jembatan penunjang akses Desa Wisata Pandanrejo. Perbaikan ini dapat meneguhkan Desa Wisata Pandanrejo.

“Semoga dengan hal ini dapat meneguhkan Desa Wisata, khususnya Pandanrejo dan juga warung-warung makan tradisional yang ada disebelah jembatan tersebut,” tutupnya.