Hari Primata Nasional

Jatim Park 2 Suguhkan Teatrikal “Biarkan Kami Damai dan Lestari”

Dua keeper saat melakukan threatrical di Jatim Park 2 dalam rangka peringatan hari primata (Foto: Ayun)

MALANGVOICE – Di penghujung bulan, Jawa Timur Park 2 selebrasikan peringatan Hari Primata Nasional, Kamis (31/1).

Jawa Timur Park 2 sebagai salah satu lembaga konservasi di Indonesia ikut berperan menyuarakan betapa pentingnya uluran tangan manusia untuk membantu satwa-satwa keluar dari zona merah. Sejak 2001 tepatnya 30 Januari telah ditetapkan sebagai hari Primata Nasional.

Dalam hal itu, Jawa Timur Park 2 turut memperringati dengan berbagai kegiatan mulai teatrikal berjudul “Biarkan Kami Damai dan Lestari”. Kemudian dilanjutkan game menyusun Puzzle dengan melibatkan pengunjung. Kegiatan tersebut dilakukan bertujuan untuk membuka nurani. Sesuai dengan tujuan yang diusung program edukasi Jawa Timur Park 2 yaitu “Excite Love Converse”.

“Jangan sedikit-sedikit menyalahkan satwa. Mereka turun ke pemukiman warga karena habitatnya berkurang,” kata Captain Guide Jatim Park 2 Indriana Novita Kumalasari.

Menurutnya, gerakan ini sekaligus menyadarkan manusia betapa pentingnya primata.

“Akhirnya, kami ingin menyadarkan ke pengunjung jika manusia ingin lestari ya harus lestarikan satwa flora dan fauna. Karena primata memegang peranan penting sebagai penebar benih di hutan. Imbuhnya.

Ia berharap semakin mengenal lebih jauh tentang primata, khususnya endemik Indonesia. Akan lebih mencintai mereka dan kemudian secara sadar dan aktif akan memeberikan sumbangsih nyata untuk kelestarian para primata kebanggaan negara. Lebih khusus masyarakat yang tinggal di area ekosistem primata. Artinya, ini adalah tanggung jawab semua bukan hanya segelintir orang.

“Ayo sama-sama lestarikan baik lembaga konservasi, pemerintah, dan masyarakat luas harus bersatu dan mendukung menjaga khusunya primata indonesia,” pungkasnya.

IUCN mencatat 25 persen primata dunia kini terancam punah. Tidak sedikit di anataranya adalah spesies asli Indonesia. Yaitu orang utan, tarsius, lutung jawa, kukang, owa jawa, kedih, dan yaki. (Der/Ulm)