Jadi Kota Wisata Internasional, PKL Alun-Alun Batu Diajak Bikin Produk Kreatif

Para ketua paguyuban PKL Alun -Alun Kota Batu tengah berdiskusi, Jumat (2/3). (Aziz / MVoice)
Para ketua paguyuban PKL Alun -Alun Kota Batu tengah berdiskusi, Jumat (2/3). (Aziz / MVoice)

MALANGVOICE – Pedagang kaki lima (PKL) sekitar Alun-Alun Kota Batu diajak untuk terus berinovasi. Terlebih mengikuti semakin berkembangnya kota berjuluk Swiss Kecil sebagai destinasi wisata internasional.

Hal ini terungkap saat agenda ngopi bareng PKL yang diinisiasi Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Kota Batu, Jumat sore (2/3). Sejumlah 9 ketua paguyuban PKL sekitar Alun-Alun Kota Batu hadir dalam momen tersebut.

“Pemerintah berharap PKL bisa berkembang kreatif. Karena Kota Wisata Batu ini mengarahkan kota wisata internasional. Maka perlu ide kreatif tertata baik, bisa membuat produk lebih kreatif,” ujar Kasi Pengembangan Usaha Ekspor Impor Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kota Batu, Inol Ertadyansah ditemui MVoice di sela-sela kegiatan.

BNN Kota Malang

Dengan produk yang terus berkembang dan kreatif diyakininya akan sejalan dengan pendapatan alias income. Dicontohkannya kopi kombinasi buah duren. Minuman ini ternyata nikmat saat dikonsumsi.

“Jadi tidak monoton, produk menyesuaikan pasar, harus berkembang terus yang tidak biasa,” urainya.

Inol menambahkan, agenda silaturahmi ini terus dilakukan tentatif agar terbuka komunikasi. Bisa berupa kritik dan saran antara pemerintah dengan PKL.

“Serta tidak lupa beri masukan (kepada PKL) agar menjaga kebersihan baik SDM maupun lingkungan, menjaga ketertiban, dan guyub rukun,” tukasnya.(Der/Aka)