Isra Miraj dan Haul Akbar di Tasikmadu Berlangsung Khidmat, Pemuda Pancasila Turun Jaga Keamanan

MALANGVOICE- Suasana khidmat terasa kuat dalam peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW sekaligus Haul Akbar Almagfurlah KH. Agus Salim Mahfudz Yusuf di Kelurahan Tasikmadu, Kecamatan Lowokwaru, Kamis (8/1) malam. Ribuan jemaah memadati lokasi acara yang dipusatkan di Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Hidayatul Mubtadi’in.

Di balik lancarnya rangkaian kegiatan keagamaan tersebut, terdapat peran aktif Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kota Malang. Puluhan personel Komando Inti (KOTI) Mahatidana diterjunkan langsung untuk membantu pengamanan dan pengaturan lingkungan sekitar lokasi acara.

Fraksi PKB Kota Malang Tasyakuran Tiga Tokoh Peraih Gelar Pahlawan Nasional

Kehadiran personel PP menjadi bagian dari upaya menjaga ketertiban dan kenyamanan jemaah, agar seluruh rangkaian acara dapat berlangsung aman dan khusyuk. Pengamanan dilakukan secara berlapis, mulai dari area utama kegiatan hingga akses jalan di sekitar lokasi.

Ketua MPC PP Kota Malang, Ripkianto, S.T., M.T., mengatakan keterlibatan Pemuda Pancasila dalam kegiatan keagamaan merupakan bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat. Menurutnya, organisasi yang dipimpinnya berkomitmen untuk selalu hadir di tengah warga tanpa memandang latar belakang.

“Kami ingin memastikan masyarakat bisa beribadah dengan tenang dan khusyuk. Karena itu, personel KOTI Mahatidana kami siagakan untuk membantu pengamanan peringatan Isra Miraj dan Haul Akbar ini,” ujar Ripki.

Selain menjaga keamanan, personel PP juga membantu mengurai arus lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan kendaraan, mengingat tingginya antusiasme jemaah yang hadir sejak awal hingga akhir acara.

Acara semakin semarak dengan kehadiran Habib Mustofa Alaydrus yang menyampaikan mauidoh hasanah. Jemaah tampak antusias menyimak tausiah, menciptakan suasana religius yang hangat dan penuh kekhidmatan.

Dalam pelaksanaannya, Pemuda Pancasila bersinergi dengan Banser serta aparat Linmas setempat. Kolaborasi lintas elemen tersebut menciptakan suasana aman dan tertib, sekaligus mencerminkan kuatnya semangat toleransi dan kebersamaan di Kota Malang.

“Sinergi seperti ini menunjukkan bahwa perbedaan justru menjadi kekuatan. Semua elemen bisa berjalan bersama untuk tujuan yang sama, yaitu melayani masyarakat,” tegas Ripki.

Ia menambahkan, keterlibatan KOTI Mahatidana dalam kegiatan keagamaan juga merupakan bentuk penghormatan kepada ulama serta pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.

“Pemuda Pancasila selalu siap kapan pun dibutuhkan, baik dalam kegiatan sosial maupun keagamaan. Ini bagian dari komitmen kami untuk menjaga persatuan dan kondusivitas Kota Malang,” pungkasnya.(der)

Berita Terkini

Arikel Terkait