MALANGVOICE– Kota Batu kian berkembang pesat seiring dengan laju pertumbuhan sektor pariwisata. Sehingga tantangan kamtibmas semakin dinamis dan kompleks. Untuk itu, Kapolres Batu, AKBP Aris Purwanto menginstruksikan anggotanya untuk memberikan respon cepat dan tidak tebang pilih dalam memberikan pelayanan publik.
Aris menekankan kecepatan dalam bertindak dan memerintahkan jajarannya untuk memberikan respon cepat terhadap setiap keluhan masyarakat. Instruksi tersebut disampaikan Kapolres langsung saat memimpin upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional yang digelar di Lapangan Apel Mapolres Kota Batu.
“Penanganan laporan harus dilakukan secara adil, profesional, dan tidak tebang pilih. Kita harus hadir sebagai solusi yang terpercaya bagi semua kalangan masyarakat tanpa terkecuali,” tegasnya.
Respon cepat ini menjadi poin penting dalam memberikan pelayanan mengingat kondisi geografis dan cuaca di wilayah Kota Batu yang rawan bencana alam. Dan untuk menunjang pelayanan cepat, Aris menginstruksikan penguatan mitigasi khususnya di titik- titik rawan.
“Polri wajib hadir di garis terdepan saat terjadi bencana untuk memberikan bantuan secara totalitas hingga keadaan benar-benar pulih kembali,” tambah Aries.
Sebagai pucuk pimpinan, Aris juga memberikan instruksi khusus kepada para perwira untuk melakukan pengawasan melekat (waskat) kepada bawahannya. Dan waskat ini harus dilakukan secara berjenjang untuk mencegah ataupun meminimalisir adanya pelanggaran.
Selain itu, seluruh personel Mapolres Kota Batu tanpa terkecuali untuk memperkuat sinergitas dan kolaborasi dengan stakeholder terkait serta seluruh elemen masyarakat.
“Kita tidak pernah tahu perbuatan baik mana yang akan menolong kita kelak. Oleh karena itu, teruslah berkolaborasi dan tebarkan manfaat dalam setiap pelayanan,” pesan Aris.
Mengawali kepemimpinannya di Mapolres Kota Batu, tak lupa Aris memberikan apresiasi kepada para personel yang berhasil menorehkan prestasi dalam menjalankan tugas. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan bentuk motivasi agar seluruh anggota terus meningkatkan dedikasi bagi institusi Polri dan menjalankan tugas dengan optimal.
Adapun optimalisasi tugas pokok adalah harga mati bagi anggota Polri. Dan hal ini harus diwujudkan setiap personel dengan memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan sepenuh hati.
“Jadikan setiap tugas pengabdian sebagai ladang ibadah,” tandas mantan Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya itu.(der)