Ini Tips Berpuasa Bagi Penderita Diabetes

Ilustrasi (www.gulfnews.com)
Ilustrasi (www.gulfnews.com)
Article top ad

MALANGVOICE – Ramadan menjadi bulan doa dan puasa adalah sesuatu yang semua Muslim lakukan dan rencanakan untuk diikuti. Namun, puasa dapat memiliki komplikasi kesehatan yang serius pada orang yang menderita diabetes atau masalah insulin lainnya.

Sebagian besar pasien diabetes disarankan untuk tidak berpuasa selama Ramadan.

Menurut Diabetes UK, sebuah komunitas pendukung kesehatan yang berbasis di Inggris, komplikasi utama yang dapat timbul jika seseorang dengan diabetes berpuasa untuk waktu yang lama adalah dehidrasi dan hipoglikemia.

Orang yang memiliki masalah ginjal atau kesehatan jantung yang buruk terkait dengan diabetes tidak boleh berpuasa sama sekali karena puasa dapat memperburuk kondisi ini.

Dilansir dari Gulf News, berikut adalah beberapa tips cepat untuk pasien diabetes yang memutuskan untuk berpuasa:

1. Temui dokter Anda terlebih dahulu

Selalu menjaga agar dokter dan tim medis Anda selalu terikat pada setiap makanan dan keputusan olahraga yang Anda buat. Pastikan Anda mendapat persetujuan penuh dari mereka sebelum berpuasa.

2. Coba Puasa Selama Beberapa Hari

Jika dokter Anda setuju dengan keputusan Anda, cobalah puasa selama beberapa hari pertama, mengetahui sepenuhnya bahwa ini adalah masa percobaan. Catat bagaimana perasaan Anda dan ukur kadar glukosa Anda tiga kali sehari (sebelum memulai, selama puasa dan setelah berbuka puasa). Komunikasikan hal ini dengan dokter Anda untuk memahami bagaimana tubuh Anda bereaksi.

3. Jangan Lewatkan Sahur

Sebagian besar orang mungkin memutuskan untuk makan malam bukan sahur untuk menghindari bangun di dini hari. Jika Anda menderita diabetes, sahur adalah makanan terbaik Anda selama Ramadan. Makanan ini akan memastikan bahwa kadar glukosa Anda tidak anjlok atau naik terlalu banyak di siang hari.

Memiliki makanan bertepung GI rendah (melepaskan karbohidrat perlahan) seperti oatmeal, roti gandum, sayuran bertepung, kacang-kacangan dan kacang-kacangan, dan beberapa varietas beras. Juga banyak minum air putih.

4. Buka Puasa dengan Ini

Di iftar hindari gula dalam makanan penutup dan semua makanan yang digoreng untuk memastikan kadar glukosa tetap stabil. Ikuti metode yang sama seperti yang Anda lakukan untuk suhour berkonsentrasi pada makanan bertepung GI rendah bersama dengan protein. Minumlah banyak air sepanjang malam.

5. Uji Kadar Glukosa Anda

Tes kadar glukosa Anda dua kali sehari setidaknya selama beberapa minggu pertama. Jika Anda merasa sedikit sakit atau lelah, segera periksa kadar gula Anda. Sepanjang bulan, periksa kadar glukosa Anda lebih sering.

6. Hentikan Puasa Segera

Jika Anda merasa bingung atau pingsan, segera selesaikan puasa. Jika kadar glukosa Anda terlalu tinggi atau terlalu rendah, jangan menunggu untuk merasa pingsan, segera tutup puasa. Jangan mengambil risiko apa pun untuk kesehatan Anda. Selalu bawa paket glukosa atau bahkan kopi kecil bersamamu setiap saat.(Hmz/Aka)