InfoCALEG, Aplikasi Buatan Tim UB ini Berisikan Data 8.000 Caleg

(Aziz Ramadani /MVoice)

MALANGVOICE – Universitas Brawijaya (UB) luncurkan aplikasi berbasis Android bernama InfoCALEG 2019. Aplikasi ini berisikan informasi lengkap para calon anggota legislatif (caleg) Pemilu 2019, mulai dari profil caleg, partai dan lain-lain.

Kepala Grup Riset Teknologi Media, Game dan Piranti Bergerak, Fakultas Ilmu Komunikasi (Filkom) UB, Dr Eng Herman Tolle mengatakan, aplikasi ini sebelumnya diluncurkan dalam bentuk situs infocaleg.com, Pemilu 2014 silam.

Versi terbaru yang bisa diakses lewat telepon pintar ini diharapkan mampu memudahkan calon pemilih untuk mengenal caleg, 17 April mendatang. Namun, untuk saat ini aplikasi tersebut masih memuat informasi para caleg tingkat DPR RI saja.

BNN Kota Malang

“Ada hampir 8.000 info caleg DPR RI yang ada di aplikasi. Data-data caleg DPR tingkat II sudah ada tapi belum kami masukkan aplikasi. Masih dalam proses,” kata Herman ditemui awak media.

Herman melanjutkan, informasi tentang caleg sebenarnya telah disajikan di situs Komisi Pemilihan Umum (KPU). Namun, diklaimnya aplikasi ini berisikan informasi lebih lengkap yang diambil dari berbagai sumber.

“Pada aplikasi ini ada informasi tentang riwayat pendidikan hingga organisasi para caleg. Data tersebut kami dapat dari website KPU dan berbagai sumber lainnya, kami cari-cari di internet,” urainya.

Aplikasi ini, lanjut dia, juga menyajikan informasi tambahan berupa berita tentang caleg terkait yang disajikan media massa. Sebanyak 10 orang tergabung dalam tim data untuk mencari informasi tersebut. Termasuk pula informasi tentang riwayat apakah pernah terjerat kasus korupsi atau tidak.

“Jadi bisa tahu, apa caleg ini pernah jadi tersangka korupsi. Lalu prestasi-prestasinya. Semua informasi itu digali dalam penelitian khusus,” jelasnya.

Berbagai informasi tersebut kemudian dikumpulkan dan diberikan penilaian sesuai sistem. Jumlah nilai tersebut kemudian bisa menjadi rekomendasi bagi para pemilih.

“Ada empat parameter yang digunakan dalam sistem penghitungan. Yakni kompetensi, integritas, popularitas dan komitmen kalau terpilih seperti apa,” imbuhnya.

Aplikasi ini sudah dapat diunduh di Play Store. Menargetkan pemilih muda atau pemilih pemula, aplikasi ini juga terkoneksi media sosial, seperti Twitter, Instagram dan Facebook. Pihaknya berharap masyarakat sebelum pemilihan nanti bisa mengenal caleg tidak hanya dengan melihat baliho saja. Tapi bisa melihat background dan profilnya, mengenal lebih jauh dan menemukan yang bisa dipercayai untuk dipilih.

“Aplikasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat mengenali dan menentukan yang terbaik,” pungkasnya. (Der/Ulm)