Napi Bunuh Diri

Imam Slamet Tak Tunjukkan Tanda Aneh Sebelum Gantung Diri

Proses evakuasi korban gantung diri di Lapas Lowokwawu. (deny)
Proses evakuasi korban gantung diri di Lapas Lowokwawu. (deny)

MALANGVOICE – Narapidana Lapas Kelas 1 Lowokwawu, Kota Malang, Imam Slamet bin Pramu (47) yang ditemukan tewas gantung diri, dikenal tidak punya masalah.

Kalapas Lowokwawu, Krismono, mengatakan, beberapa hari sebelumnya tak ada tanda-tanda aneh dari warga Kedung Kandang itu.

“Dari informasi teman se kamarnya, dia biasa saja tak ada yang mencurigakan,” katanya, Rabu (21/12).

Napi blok 14 kamar 11 itu masuk penjara akibat peredadan uang palsu hasil tangkapan Polres Malang. Ia sudah menjalani separuh masa tahanan.

Sebelumnya, Lapas Lowokwawu dikejutkan dengan temuan korban gantung diri. Imam, menggunakan kain sarung yang diikat di leher dan digantung gi langit-langit panggung di dekat lapangan.

Anehnya tak ada satu orangpun mengetahui bagaimana bisa ada orang bunuh diri di ruang terbuka seperti itu. Padahal, pada pukul 13.00 WIB, seluruh warga binaan lapas sedang dikeluarkan dari kamar.

Kini jada Imam sudah dievakuasi dan dibawa ke kamar mayat RS Saiful Anwar.