Hilangkan Kejenuhan, Pengungsi Dusun Brau Wisata ke Selecta

Pengungsi Dusun Brau diberi arahan untuk berwisata di Taman Rekreasi Selecta. (Aan)

MALANGVOICE – Sejumlah 53 warga dari 16 KK yang mengungsi akibat menempati daerah rawan longsor di Dusun Brau berwisata ke selecta, Minggu (28/02). Wisata ini diselenggarakan BPBD Kota Batu sebagai upaya trauma healing setelah hampir satu bulan menempati tenda pengungsian.

Dampak mengungsi bisa bermacam-macam menurut Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu, Achmad Choirul Rochiim. Mulai dari gangguan psikologis seperti kecemasan, panik hingga gangguan lainnya.

Gangguan itu datang akibat rentannya mental individu di tempat pengungsian di tempat bencana. Hal ini menekankan bahwa BPBD Kota Batu tidak hanya melakukan penanganan fisik melainkan penangan mental juga diberikan.

“Upaya ini perlu dilakukan untuk menghilangkan kejenuhan mengungsi di tenda pengungsian. Khususnya bagi anak-anak agar tetap termotivasi dan semangat,” jelasnya.

Tak sendirian, BPBD Kota Batu juga didampingi oleh Garda Relawan dan Brigade Penolong. Upaya ini pun merupakan salah satu program saja.

Rochiim menjelaskan bahwa setiap hari pihaknya melakukan trauma healing. Dengan memberi anak-anak wadah bermain dan belajar.

Direktur Selecta Sujud Hariadi merasa simpati dengan keadaan para pengungsi itu. Di masa pandemi Covid-19 ini keadaan serba sulit, apalagi ditambah dengan kondisi tanah bergerak yang mengharuskan beberapa warga mengungsi.

“Dengan keadaan yang seperti itu kami ingin sedikit berpartisipasi membantu BPBD Kota Batu dalam melakukan trauma healing. Semoga dengan berwisata ke Selecta sedikit mengobati kejenuhan mereka,” tandasnya.(der)

article bottom ad