Hemat Waktu, Mahasiswa Magister FILKOM UB Buat Teknologi AR Batik

istimewa
istimewa

MALANGVOICE – Guna meringkas waktu untuk membatik, salah satu mahasiswa program Magister Ilmu Komputer (S2) Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (FILKOM UB) membuat teknologi yang bernama Augmented Reality Batik (AR Batik).

Teknologi berbasis marker ini mampu menampilkan motif batik digital jika dihadapkan pada kain yang telah diberi penanda titik khusus. Ia menyebut, pembuat batik tidak perlu lagi menggambar motif dengan pensil terlebih dulu pada kain.

BNN Kota Malang

Otomatis dengan teknologi ini dapat mengurangi waktu pada tahap pembuatan pola, sehingga proses produksi batik secara keseluruhan dapat lebih efektif dan efisien.

“Kebanyakan tujuannya AR adalah bisa leluasa secara natural berinteraksi dengan obyek digital. AR itu teknologi yang mampu memasukkan konten digital ke dunia nyata. Jadi pengguna itu bisa merasakan konten digital dan dunia nyata sekaligus bersamaan dalam satu waktu dengan panca inderanya,” ujarnya.

Teknologi temuannya ini telah diujicobakan Teja pada produsen batik, Anjani Batik Galery yang berlokasi di Kota Batu.

Produsen ini dipilih karena sudah banyak memperoleh penghargaan di bidang batik tulis dan setiap bulannya mampu memproduksi lebih dari 200 potong kain batik, dengan peminat dari dalam dan luar negeri.

Dari ujicoba tersebut diperoleh hasil, penggunaan AR Batik terbukti mampu mempercepat proses produksi batik tulis.

“Jika menggunakan metode tradisional bahkan memakan waktu untuk selembar kain batik mencapai 45,21 menit,” ungkapnya.

Sedangkan jika menggunakan teknologi AR Batik waktu yang dibutuhkan hanya 8,93 menit. Dengan kata lain AR Batik mampu menghemat 80,24 persen waktu dalam proses pembuatan batik jika dibanding menggunakan cara tradisional.(Der/Aka)