Hari Pertama PMBM MIN 1 Kota Malang Rebut 252 Kursi, Diapresiasi Langsung Kemenag

MALANGVOICE – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) I Kota Malang mulai melakukan pemetaan Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) lewat jalur reguler. PMBM dimulai 4-6 Maret 2026.

Kepala MIN 1 Kota Malang, Hj. Siti Aisah S.Ag., M.Pd, mengatakan, sebelum mengikuti jalur reguler sudah dilakukan pemetaan melalui jalur prestasi dan afirmasi pada 2 Maret 2026. Setelah itu dilaksanakan pengumuman pada 3 Maret 2026, apabila peserta gagal di dua tahap awal langsung otomatis masuk ke jalur reguler.

Siswa MTsN Jadi Tumpuan Indonesia di Kejuaraan Sepatu Roda

Kemenag memantau PMBM di MIN I Kota Malang. (Deny/MVoice)

Dalam PMBM jalur reguler hari pertama ini diikuti 240 peserta, mereka bakal mengikuti tes wawancara selama pemetaan. Di hari kedua juga bakal diikuti 240 peserta, sedangkan hari ketiga ada 183 peserta.

“Wawancara terkait kesiapan belajar, include di dalamnya bagaimana anak-anak melakukan kegiatan setiap hari. Kemudian terkait hafalan surat itu juga diikutkan di wawancara,” katanya.

Tahun ini, MIN 1 Kota Malang menerima 723 pendaftar. Terdiri dari 150 peserta jalur prestasi, 5 peserta jalur afirmasi, dan sisanya reguler.

“Dari keseluruhan tahun ini hanya ada kuota 252 siswa yang diterima,” jelasnya.

Sementara itu dalam PMBM hari pertama mendapat pantauan langsung dari Kabid Pendidikan Madrasah dan Kasi Pendidikan Madrasah (Pedma) Kantor Kemenag Kota Malang, Abdul Mughni. Ia melihat langsung proses pemetaan mulai pendaftaran hingga tes wawancara.

Menurut Abdul Mughni, apa yang dilakukan MIN 1 sudah sangat baik. “Saya tadi memastikan layanan yang diberikan sesuai proposal yang diajukan ke Kemenag, karena ada pemetaan japres dan hari ini reguler sudah baik,” kata Abdul Mughni.

Selain itu, Abdul Mughni juga melihat ada beberapa KKM Madrasah swasta yang menyambut peserta pemetaan PMBM jalur reguler. Hal itu dikatakannya adalah sebagai harapan baru bagi orang tua agar memiliki pandangan ke depan bagi ananda apabila tidak diterima di MIN 1.

“Alhamdulillah saya masuk disambut KKM Madrasah swasta, dengan harapan kalau tidak tertampung di sini, di sekolah tersebut bisa siap menerima murid. Saya tahu sekali itu madrasah yang datang top tier terbaik juga,” tegasnya.

Pelaksanaan PMBM Madrasah di MIN 1 Kota Malang juga mendapat pujian dari Kabid Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Kota Malang, Dr H Sugiyo.

“Saya melihat pemetaan siswa baru luar biasa, dari performa anak-anak luar biasa, panitia luar biasa. Mereka diseleksi tidak tertekan. Materi yang diajari didapat dari TK sebelumnya, hanya memang namanya diterima di sini terbatas,” ujarnya.(der)

Berita Terkini

Arikel Terkait