Gerakan Jatim Bermasker di Kota Malang Andalkan Peran Ibu-Ibu

Dandim 0833/Kota Malang menyerahkan masker kepada warga. (Istimewa)

MALANGVOICE – Kota Malang ikut menggalakkan kampanye gerakan Jatim Bermasker. Gerakan ini mendorong masyarakat agar disiplin menggunakan masker melawan pandemi Covid-19.

Gerakan Jatim Bermasker dilaunching sederhana di Kampung Tangguh Glintung dengan melepaskan balon. Perwakilan TNI-Polri dan Forkopimda Kota Malang serta masyarakat setempat ikut hadir pada acara yang sekaligus digelar serentak melalui video conference, Kamis (6/8).

Wakapolresta Malang Kota AKBP Totok Mulyanto, mengatakan, kegiatan Jatim Bermasker ini adalah satu arahan dari Presiden Joko Widodo.

“Jadi kegiatan dua pekan ke depan dibagi untuk fokus agar masyarakat tertib dan patuh menggunakan masker. Setelah itu baru dilanjutkan cuci tangan dan jaga jarak,” kata Totok mewakili Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata.

Pada kampanye gerakan Jatim Bermasker ini menggandeng para ibu-ibu karena peran pentingnya di dalam keluarga.

“Ibu-ibu PKK dikedepankan, karena ibu-ibu ini lebih mengingatkan anak dan bapaknya agar menggunakan masker,” jelasnya.

Totok menambahkan, di Kota Malang sendiri sebenarnya sudah cukup baik kepedulian dan kedisiplinan masyarakat menggunakan masker. Namun, hal itu perlu ditingkatkan lagi karena masih dijumpai ada beberapa yang masih belum sadar pentingnya masker.

“Kami rasa dari kepolisian dan TNI melihat sudah cukup baik dan disiplin. Tapi perlu dtingkatkan kesadarannya. Sesuai slohan tadi, Maskermu Menyelamatkanku dan Maskerku Menyelamatkanmu,” ia menambahkan.

“Kita semua harus bener-bener disiplin. Apalagi kehidupan sudah ditata lagi. Namun yang dipahami bahwa Covid-19 masih ada,” tegasnya.(der)