Festival Marching Band Kota Batu, Edukasi Anak Tentang Persatuan

Aksi salah satu peserta marching band pelajar TK/RA se-Kota Batu di halaman Balai Kota Among Tani, Sabtu (28/4). (Aziz / MVoice)

MALANGVOICE – Sejumlah 13 TK/RA se-Kota Batu ikuti Marching Kids Festival 2018, Sabtu (28/4). Ajang ini jadi media edukasi dini tentang persatuan dan kebudayaan.

Ini tersirat dalam tampilan peserta. Mereka mengenakan kostum serba busana tradisional khas daerah. Ada yang mengenakan busana adat Madura, adat Papua, Bali hingga Sumatera.

“Marching band festival ini bisa dikolaborasi dengan budaya nusantara. Harapannya anak-anak bisa mengenali dan melestarikan budaya,” kata Agus Junaedi Ketua Panitia Marching Kids Festival ditemui MVoice.

BNN Kota Malang
Aksi salah satu peserta marching band pelajar TK/RA se-Kota Batu di halaman Balai Kota Among Tani, Sabtu (28/4). (Aziz / MVoice)

Ajang pertama kali digelar oleh Ikatan Persaudaraan Pelatih (IPP) Kota Batu ini juga untuk merayakan Hari Kartini, 21 April. Sosok Kartini dimaknai sebagai cikal pendidikan, khususnya untuk kaum perempuan di Indonesia.

“Kami berharap jadi agenda tahunan dengan semangat pendidikan anak sedini mungkin. Agar anak terhindar dari kegiatan negatif seperti narkoba,” tutup pria juga menjabat Sekretaris IPP Kota Batu ini.

Sementara itu, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengapresiasi kegiatan tersebut. Dengan harapan, selain dapat menampilkan kemampuan seni. Ini dapat jadi ajang mengasah keberanian dan kepemimpinan.

“Membentuk jiwa kepemimpinan anak sejak dini. Saya minta melalui Dinas Pendidikan bisa jadi acara rutin setiap tahunnya,” tutup Dewanti. (Der/Ery)