Evaluasi Menyeluruh di Awal Tahun 2026, ASN Jangan Terjebak Rutinitas Administratif

MALANGVOICE– Kementerian Dalam Negeri menganugerahkan predikat ‘Kota Sangat Inovatif’ kepada Kota Batu. Penghargaan itu sebagai bentuk apresiasi dalam pelaporan inovasi melalui Innovative Government Award (IGA) Tahun 2025.

Capaian itu menunjukkan konsistensi Pemkot Batu dalam membangun ekosistem kolaborasi lintas sektor yang solid Penghargaan tersebut sekaligus memberikan suntikan motivasi dalam menatap tahun 2026 dengan optimisme.

Pemkot Batu pun memberikan penghormatan kepada para penggerak inovasi daerah yang sukses mengharumkan nama Kota Batu di level nasional. Piagam penghargaan diberikan langsung Wali Kota Batu, Nurochman didampingi Wawali Batu, Heli Suyanto kepada ASN, satuan kerja, hingga satuan pendidikan yang dinilai paling berprestasi dalam pengembangan inovasi pelayanan publik.

Bappelitbangda Kota Batu berperan sebagai koordinator dan validator inovasi tingkat kota, bersinergi dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), puskesmas, satuan pendidikan, hingga Tim Among Inovasi Daerah. Piagam penghargaan diberikan kepada Koordinator dan Validator Inovasi Tingkat Kota. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada sekolah terinovatif, SKPD dan puskesmas terinovatif, inovator pendidikan kategori inspiratif, serta Tim Among Inovasi dalam kategori inspiratif, responsif dan penggerak inovasi pendidikan.

Cak Nur menegaskan, bahwa awal tahun 2026 harus dijadikan momentum evaluasi menyeluruh terhadap program dan kinerja pemerintahan. Ia mengingatkan seluruh ASN agar tidak terjebak pada rutinitas administratif semata, melainkan terus menghadirkan terobosan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Inovasi dan kolaborasi harus menjadi budaya kerja. Bukan sekadar lomba atau formalitas, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan warga,” tegasnya.

Sejumlah isu strategis pun menjadi penekanan ke depan. Mulai dari pengelsolaan sampah, penataan parkir, pengendalian alih fungsi lahan, penguatan program bagi petani, hingga komitmen terhadap perlindungan lingkungan dan mitigasi bencana. Seluruh program, lanjut Nurochman, harus disusun secara terukur dan berorientasi pada hasil.

“Setiap kebijakan harus memberi dampak nyata dan mencerminkan nilai ASN BerAKHLAK yang benar-benar diimplementasikan dalam pelayanan publik,” tuturnya.

Lebih lanjut, Cak Nur juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN dan pemangku kepentingan yang telah berkontribusi dalam mendorong inovasi daerah. Ia mengajak seluruh jajaran Pemkot Batu untuk terus meningkatkan kinerja, menjaga integritas, dan memperkuat kualitas layanan kepada masyarakat.

“Kita jalani tahun 2026 dengan spirit pengabdian dan optimisme. Satukan niat, bangkitkan semangat, Mbatu SAE, Sedoyo SAE,” pungkasnya.

Evaluasi Menyeluruh di Awal Tahun 2026, ASN Jangan Terjebak Rutinitas Administratif

MALANGVOICE– Kementerian Dalam Negeri menganugerahkan predikat ‘Kota Sangat Inovatif’ kepada Kota Batu. Penghargaan itu sebagai bentuk apresiasi dalam pelaporan inovasi melalui Innovative Government Award (IGA) Tahun 2025. Capaian itu menunjukkan konsistensi Pemkot Batu dalam membangun ekosistem kolaborasi lintas sektor yang solid Penghargaan tersebut sekaligus memberikan suntikan motivasi dalam menatap tahun 2026 dengan optimisme.

Pemkot Batu pun memberikan penghormatan kepada para penggerak inovasi daerah yang sukses mengharumkan nama Kota Batu di level nasional. Piagam penghargaan diberikan langsung Wali Kota Batu, Nurochman didampingi Wawali Batu, Heli Suyanto kepada ASN, satuan kerja, hingga satuan pendidikan yang dinilai paling berprestasi dalam pengembangan inovasi pelayanan publik.

Bappelitbangda Kota Batu berperan sebagai koordinator dan validator inovasi tingkat kota, bersinergi dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), puskesmas, satuan pendidikan, hingga Tim Among Inovasi Daerah. Piagam penghargaan diberikan kepada Koordinator dan Validator Inovasi Tingkat Kota. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada sekolah terinovatif, SKPD dan puskesmas terinovatif, inovator pendidikan kategori inspiratif, serta Tim Among Inovasi dalam kategori inspiratif, responsif dan penggerak inovasi pendidikan.

Cak Nur menegaskan, bahwa awal tahun 2026 harus dijadikan momentum evaluasi menyeluruh terhadap program dan kinerja pemerintahan. Ia mengingatkan seluruh ASN agar tidak terjebak pada rutinitas administratif semata, melainkan terus menghadirkan terobosan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Inovasi dan kolaborasi harus menjadi budaya kerja. Bukan sekadar lomba atau formalitas, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan warga,” tegasnya.

Sejumlah isu strategis pun menjadi penekanan ke depan. Mulai dari pengelsolaan sampah, penataan parkir, pengendalian alih fungsi lahan, penguatan program bagi petani, hingga komitmen terhadap perlindungan lingkungan dan mitigasi bencana. Seluruh program, lanjut Nurochman, harus disusun secara terukur dan berorientasi pada hasil.

“Setiap kebijakan harus memberi dampak nyata dan mencerminkan nilai ASN BerAKHLAK yang benar-benar diimplementasikan dalam pelayanan publik,” tuturnya.

Lebih lanjut, Cak Nur juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN dan pemangku kepentingan yang telah berkontribusi dalam mendorong inovasi daerah. Ia mengajak seluruh jajaran Pemkot Batu untuk terus meningkatkan kinerja, menjaga integritas, dan memperkuat kualitas layanan kepada masyarakat.

“Kita jalani tahun 2026 dengan spirit pengabdian dan optimisme. Satukan niat, bangkitkan semangat, Mbatu SAE, Sedoyo SAE,” pungkasnya.(der)

Berita Terkini

Arikel Terkait