Dukung e-Budgeting, DPRD Kota Malang Berharap Keterbukaan

Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, saat diwawancarai awak media di Rumah Dinas (Rumdin) Jalan Kawi Kota Malang, (MG2).
Article top ad

MALANGVOICE – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang berharap, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dapat segera menerapkan smart city.

“Kami (DPRD Kota Malang) menginginkan smart city itu benar-benar memanfaatkan teknologi mulai dari hal mendasar, seperti saat pembahasan APBD Kota Malang,” ungkap Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, kepada awak media di Guest House, Rumah Dinas (Rumdin) Ketua DPRD Kota Malang, Jalan Kawi, Kota Malang, Selasa (23/2).

Dari salah satu poin yang ingin didorong dalam penerapan Smart City adalah e-Budgeting guna meningkatkan efektifitas dan efisiensi anggaran.

Dengan adanya e-Budgeting, kata Made, bisa lebih transparan untuk pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). “Masyarakat lewat RT/RW juga bisa memantau itu dan tau skala prioritasnya,” imbuhnya.

Menurutnya, dengan pemantauan tersebut, masyarakat dapat mengetahui usulan yang diajukan melalui program Muserbang direalisasikan atau tidak.

“Melalui e-Budgeting masyarakat akan tahu di perencanaan sehingga tidak perlu menunggu tahun depan. Begitu kami dok (putuskan,Red) APBD masyarakat sudah tau, usulan mereka dikerjakan atau tidak,” tuturnya.

Made juga berharap dengan keterbukaan melalui e-Budgeting ini masyarakat menjadi subjek bukan lagi objek. “Saya melihat SDM di Kota Malang sangat-sangat mendukung untuk hal itu, tinggal bagaimana eksekutif memanfaatkan itu,” tandasnya.(end)