Duh, Serapan Dana Desa Kota Batu Masih 31 Persen

Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso menghadiri sosialisasi Pamantapan Siskeudes di Balai Kota Among Tani, Jumat (18/8). (Aziz Ramadani)

MALANGVOICE – Serapan dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) Pemkot Batu belum mencapai ketentuan minimal. Hingga pertengahan tahun, dari total 19 desa, tercatat rata-rata 31 persen serapan untuk DD. Sedangkan ADD baru 45 persen.

Hal ini diungkapkan langsung Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kota Batu, Achmad Suparto saat menghadiri Sosialisasi Pemantapan Penerapan Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes). Mantan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) ini memaparkan progres penyerapan DD dan ADD tahap I, di hadapan Kepala Desa, Sekretaris Desa dan Bendahara Desa se-Kota Batu, tertanggal laporan 16 Agustus 2017.

Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso menghadiri sosialisasi Pamantapan Siskeudes di Balai Kota Among Tani, Jumat (18/8).
(Aziz Ramadani)

Untuk DD, progres rata rata masih rendah di angka 31 persen. Rinciannya, untuk Kecamatan Batu, Desa Sumberejo 0 persen, Oro-Oro Ombo 40 persen, Sidomulyo 90 persen dan Pesanggrahan 73 persen. Kecamatan Bumiaji, Desa Punten 29 persen, Gunungsari 48 persen, Tulungrejo 21 persen, Sumbergondo 82 persen, Pandanrejo 0 persen, Bumiaji 47 persen, Giripurno 15 persen, Bulukerto 20 persen dan Sumberbrantas 0 persen.

BNN Kota Malang

Kemudian, untuk Kecamatan Junrejo, Desa Beji 11 persen, Junrejo 24 persen, Tlekung 12 persen, Mojorejo 13 persen, Torongrejo 0 persen dan Pendem 53 persen.

Sedangkan untuk ADD, progres serapan diangka 45 persen. Rinciannya, Desa Sumberejo 57, Oro-Oro Ombo 0 persen, Sidomulyo 67 dan Pesanggrahan 0 persen. Untuk Kecamatan Bumiaji, Desa Punten 72 persen, Gunungsari 81 persen, Tulungrejo 0 persen, Sumbergondo 80 persen, Pandanrejo 37 persen, Bumiaji 60 persen, Giripurno 48 persen, Bulukerto 83 persen dan Sumberbrantas 0 persen.

Sedangkan untuk Kecamatan Junrejo, rinciannya Desa Beji 57, Junrejo 0 persen, Tlekung 77 persen, Mojorejo 71persen, Pendem 88 dan Torongrejo 11 persen.

“Untuk tahap pertama ini, kami imbau untuk percepat proses serapannya. Agar tidak mengganggu desa lain yang sudah progres,” ujar Achmad Suparto.

Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso menambahkan, desa yang belum melakuka realisasi DD maupun ADD jika perlu kunjungan kerja ke desa lain yang telah progres. Sangat disayangkan, menurutnya, dana yang cukup besar diterima setiap desa tidak dimaksimalkan dengan baik.

“Tinggal bapak dan ibu serius atau tidak melakukannya,” pungkas politisi PDI Perjuangan ini.


Reporter: Aziz Ramadani
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yunus Zakaria