Dry Fountain Alun-Alun Tersumbat dan Bau Pesing, DLH Lakukan Evaluasi

MALANGVOICE- Baru diresmikan usai menjalani revitalisasi, dry fountain Alun-Alun Merdeka Malang mendapat sorotan. Hal itu lantaran bau pesing di bagian air mancur yang kini bisa digunakan area bermain.

Pengunjung yang mengeluhkan bau tak sedap itu kemudian ditanggapi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang. Tim diterjunkan untuk membersihkan air tandon agar tidak berbau dan bisa digunakan kembali.

Dukung RUU BUMD sebagai Instrumen Ciptakan Kemandirian Fiskal Daerah

Plh Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang, mengatakan, bau pesing itu diduga diakibatkan anak-anak yang bermain di dry fountain sambil kencing.

“Karena di situ cuma boleh main air tapi mungkin karena bingung kebelet, akhirnya main air sambil kencing,” tuturnya.

Selain masalah bau pesing, selama perawatan dry fountain ditemukan banyak sampah yang menumpuk dan menyumbat aliran air.

“Ya mungkin karena ada yang mandi-mandian sambil bawa makanan,” kata dia.

“Sekarang sudah bisa mas. Memang sempat tidak bisa digunakan, tapi sekarang sudah bisa,” lanjut Raymond.

Berdasar evaluasi dan antisipasi hal serupa, DLH bakal memasang pengeras suara di sekitar dry fountain. Pengeras suara ini berisi informasi agar diketahui anak-anak dan orang tua.

“Nanti tiap beberapa menit suaranya keluar untuk memberikan pengumuman itu, mas,” tandasnya.(der)

Berita Terkini

Arikel Terkait