DPUPRPKP Masih Tunggu Kehadiran Pengembang Perumahan Griya Sulfat Inside

Kepala DPUPRPKP Pemkot Malang, Hadi Santoso. (Istimewa).
Article top ad

MALANGVOICE – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, hingga saat ini masih menunggu kehadiran pengembangan Perumahan Griya Sulfat Inside.

Hal itu diungkapkan Kepala DPUPRPKP Pemkot Malang, Hadi Santoso, saat dihubungi melalui WhatsApp, Jumat (22/1).

Pria yang akrab disapa Sony menjelaskan, DPUPRPKP Pemkot Malang mengundang pengembang Perumahan Sulfat Inside Kavling 10, Jalan Sadang, Bunulrejo, Blimbing, pasca insiden tanah longsor yang memakan satu orang korban, Roland Sumarna (40). Korban ditemukan hanyut di Sungai Bango dan ditemukan di Bendungan Sengguruh, Kepanjen.

“Yang bersangkutan (pengembang) masih saya panggil,” tegasnya singkat.

Sebagai informasi, dalam beritaan sebelumnya, Wali Kota Malang, Sutiaji meminta DPUPRPKP Pemkot Malang untuk melakukan pengecekan ke absahan perizinan Perumahan Griya Sulfat Inside, yang berada Kelurahan Bunulrejo, Blimbing.

Bahkan, pihak Kepolisian dalam hal ini Polresta Malang Kota masih menunggu hasil analisa dari tim ahli Pemerintah Kota (Pemkot) Malang untuk memproses secara hukum atas insiden ambrolnya plengsengan di Perumahan Griya Sulfat Inside.(der)