DPK Gelar Latihan Vertical Rescue Akibat Kecelakaan Pesawat Tabrak Gedung

Simulasi Penyelamatan Korban Kebakaran Gedung (Achmad Sulchan An Nauri)
Article top ad

MALANGVOICE – Dinas Penanggulangan Kebakaran (DPK) Kota Batu gelar pelatihan vertical rescue bersama TNI AU, Abdurachman Saleh, Kota Malang. Acara itu digelar di Hotel Pohon Inn, Jawa Timur Park, Selasa (24/11).

Kegiatan ini digelar demi menjalin sinergisiatas antara TNI AU Abdurachman Saleh dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Batu. Dalam sinergisitas itu diharapkan kedua belah pihak dapat berbagi ilmu dalam penyelamatan korban kecelakaan atau bencana.

Kepala DPK Himpun, mengatakan bahwa memang tugas pokok Damkar ialah, pencegahan, pemadaman, penyelamatan, pemberdayaan masyarakat serta penanganan bahan berbahaya. “Demi meningkatkan kapabilitas Damkar Kota Batu kita perlu menyerap dari berbagai pihak,” jelasnya.

Salah satunya adalah menimba ilmu dari TNI AU Abdurachman Saleh tentang vertical rescue. Skenario yang dilakukan adalah pesawat menabrak gedung lantai tujuh dan terjadi kebakaran.

“Pelatihan ini diharapkan dapat mengasah kemampuan dan keterampilan petugas pemadam kebakaran,” lanjut Himpun. Sehingga Petugas Damkar dapat menyelamatkan korban, harta dan benda dengan lebih baik.

Sementara itu, Keanggotaan Best Rescue Lanud Abd. Saleh Peltu NRP 516163 Didik Purwanto mengatakan sinergi sesema penanggulangan bencana wajib dilaksanakan. “Ini sebagai sarana berbagi ilmu agar kinerja penyelamatan lebih bagus,” jelasnya.

“Kami memberikan materi tentang kecelakaan pesawat yang ditangani dari luar yakni tim yang lebih dulu di lapangan sebelum kami,” lanjutnya.

Ia mengatakan, para petugas penanggulangan bencana dan kecelakaan harus memiliki pengetahuan harus berbuat apa ketika ada kecelakaan pesawat di pemukiman.

“Sehingga semua pihak penanggulangan bencana dan kecelakaan dapat melakukan pertolongan pertama,” katanya.

Ia menjelaskan Pemadam Kebakaran bahkan SAR bukan pelayanan pribadi namun kelompok yang dapat melakukan penyelamatan pada setiap kecelakaan.

Maka dari itu, Didik mengatakan bahwa petugas penanggulangan bencana harus selalu meningkatkan ilmunya agar selalu bisa meningkatkan kompetensinya. “Sehingga pelayanan kita bisa maksimal pada masyarakat,” pungkasnya.(der)