Disparta Berencana Hadirkan Wisata Sejarah di Kota Batu

Candi Songgoriti yang terletak di Kelurahan Songgokerto, Kota Batu (Foto: Ayun/MVoice)
Article top ad

MALANGVOICE – Plt. Kepala Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu, Imam Suryono berencana akan merangkai cerita sejarah purbakala sebagai sajian wisata sejarah di Kota Batu. Hal itu didasari lantaran banyaknya peninggakan zaman kerajaan yang ada di Kota Batu.

Adanya temuan Candi Rondo Kuning yang berada di Kelurahan Songgokerto, Kota Batu sehingga mendorong pihaknya tidak hanya melakukan esvakasi lanjutan, tetapi juga berencana merangkai sejarah yang terpendam untuk dijadikan wisata sejarah.

“Selama ini sudah ada literasi terkait sejarah Kota Batu mendukung bukti-bukti sejarah yang tertinggal saat ini,” ujarnya.

“Ya, hal ini sangat menarik untuk kami diskusikan. Oleh sebab itu, kami akan mendalami dan merangkai sejarah purbakala di Kota Batu sebagai sajian wisata sejarah,” imbuhnya.

Menurutnya, Kota Batu memiliki potensi wisata warisan sejarah yakni seperti Prasasti Sangguran.

Arca Ganesha yang berada di Desa Torongrejo, Kota Batu (Foto: Ayun/MVoice)

Prasasti yang mengisahkan tentang peresmian Desa Sangguran menjadi sima oleh Sri Maharaja Rakai Pangkaja Dyah Wawa Sri Wijayaloka Namestungga pada 14 Suklapaksa bulan Srawana tahun 850 Saka (2 Agustus 928 Masehi).

Selain Prasasti, ada Candi Songgoriti. Candi yang berdiri diatas sumber air panas ini diperkirakan dibangun abad ke IX Masehi. Dan masih banyak lagi peninggalan sejarah di Kota Batu.

“Kawasan-kawasan itu nanti akan dihidupkan lagi sehingga Kota Batu nantinya memiliki objek wisata heritage,” tutupnya.(Hmz/Aka)