Kota Malang Memilih Pemimpin

Disambati Jalan Berlubang, Wanedi Janji Tuntaskan di Tahun Pertama Menjabat

Calon Wakil Wali Kota Malang nomor urut 1, Ahmad Wanedi (kanan). (Istimewa)
Calon Wakil Wali Kota Malang nomor urut 1, Ahmad Wanedi (kanan). (Istimewa)

MALANGVOICE – Banyaknya jalan berlubang di Kota Malang kembali dikeluhkan warga. Kali ini, keluhan itu disampaikan kepada Calon Wakil Wali Kota Malang nomor urut 1, Ahmad Wanedi, dalam beberapa kesempatan tatap muka bersama warga.

Anto Sari (40), warga jalan Megamendung Kelurahan Pisang Candi Kecamatan Sukun menjadi salah satu yang geram dengan kondisi jalan berlubang. Dia mengungkapkan bahwa jalan berlubang di wilayah tempatnya tinggal sangat parah khususnya ketika hujan tiba.

“Itu di depan sana banyak sekali lubang-lubang, terutama di depan kampus biru STIEMI itu banyak sekali jalan berlubang kalau hujan tambah parah lagi,” katanya.

Selain pada titik tersebut, lokasi lain yang menjadi perhatian adalah jalan di wilayah Universitas Negeri Malang (UM) khususnya di Jalan Semarang. Tak heran bila ada beberapa kali kecelakaan yang terjadi di wilayah tersebut.

“Banyak yang berlubang ya mas, apalagi di Jalan Semarang. Kemarin itu ada beberapa kali kecelakaan, mungkin mahasiswa di situ tahu semua,” sesalnya.

Anto juga mengeluh, tidak ada upaya dari Pemkot Malang memperbaiki jalan yang rusak dan berlubang tersebut. Padahal jalan tersebut, lanjutnya, merupakan salah satu jalan utama di Kota Malang.

“Terutama kok pemerintah Kota Malang ini kok kayak tinggal diam aja, tidak ada upaya,” katanya.

Wanedi pun memberikan responden dengan menyampaikan janjinya secara tegas. Mengenai jalan berlubang pria yang kerap tampil dengan baju merah ini menyebutkan, salah satu program khusus Nanda-Wanedi (MeNaWan) adalah menyelesaikan jalan berlubang di Kota Malang dalam satu tahun kepemimpinan mereka.

“Itu sudah pasti, soal jalan berlubang masyarakat tidak perlu khawatir. Ketika kami dipercaya untuk memimpin Kota Malang, dalam satu tahun pertama jalan berlubang akan kami selesaikan,” kata Wanedi optimis.

Karena itu, dia meminta masyarakat untuk membantu dirinya bersama Ya’qud Ananda Gudban mendata setiap titik lokasi tempat-tempat yang dianggap selama ini tidak diperhatikan.

“Jargon kami itu AyoNotoMalang, artinya itu kami ajak masyarakat untuk bersama-sama menata kembali bumi Arema ini. Yuk kalau masih ada jalan yang berlubang segera dilaporkan kepada kami agar dijadikan sebagai data sehingga ketika Nanda-Wanedi terpilih tinggal kami merealisasikan itu,” pungkasnya.(Coi/Aka)