Kota Malang Memilih Pemimpin

Dialog Bersama Karang Taruna di Bumiayu, Nanda Tekankan Pentingnya Melek Politik

Calon Wali Kota Malang nomor urut 1, Dr Ya'qud Ananda Gudban, berdiskusi dengan Karang Taruna RT01/RW05 Kelurahan Bumiayu. (Istimewa)
Calon Wali Kota Malang nomor urut 1, Dr Ya'qud Ananda Gudban, berdiskusi dengan Karang Taruna RT01/RW05 Kelurahan Bumiayu. (Istimewa)

MALANGVOICE – Calon Wali Kota Malang nomor urut 1, Dr Ya’qud Ananda Gudban, berdialog bersama Karang Taruna di RT01/RW05 Kelurahan Bumiayu, Kedung Kandang. Ajang yang berlangsung pada Rabu (15/3) malam itu disambut antusias anggota Karang Taruna setempat yang notabene para pemuda.

Dialog tersebut mengupas beragam pembahasan, salah satunya terkait kepedulian para pemuda terhadap konstelasi politik. Pemaparan Dr Ya’qud Ananda Gudban memunculkan pemahaman baru bagi peserta dialog.

Roro, salah seorang anggota Karang Taruna menyatakan kekagumannya pada sosok Nanda. Doa mengaku, benar-benar mendapatkan wawasan baru atas kunjungan politisi cantik ini.

“Semoga bisa menjadi pemimpin yang baik supaya Kota Malang lebih baik lagi. Semoga janji- janjinya bisa terealisasi,” imbuhnya.

Sementara itu, Nanda sendiri juga menyampaikan apresiasinya kepada para pemuda ini. Ketua DPC Partai Hanura Kota Malang tersebut kembali menekankan pentingnya melek politik, terutama untuk menghadapi Pilwali 2018 Kota Malang.

“Saya senang bertemu adek-adek disini. Jarang- jarang anak muda punya kepedulian dengan pesta demokrasi,” kata peraih gelar doktor dari Universitas Brawijaya ini.

Menurutnya, pemuda memiliki kekuatan besar, terutama idealisme terhadap sesuatu yang diyakininya. Oleh karena itu, mereka memiliki pengaruh besar kepada orang-orang di sekitarnya.

“Tentunya kalau punya pilihan pasti mereka ingin bergerak dan mengusahakan pilihannya itu. Ceritakan, sampaikan, jadi cara-cara kampanye yang kekinian itu bukan sekedar foto-foto saja tapi bicara program. Bagaimana membangun kota ini lima tahun ke depan,” imbuhnya.

Kedepannya, Nanda berharap, para pemuda ini bisa menjadi agent of change sebagai calon pemimpin untuk negeri ini. Sebab, kiprah pemuda senantiasa mewarnai setiap zaman dalam perjalanan Bangsa Indonesia sejak era perjuangan kemerdekaan.

“Tidak semua anak-anak karang taruna punya kekompakan yang seprti ini, punya seragam lagi. Tetap semangat untuk melakukan kegiatan- kegiatan positif,” pungkasnya. (Coi/Ery)