Deretan Makanan yang Dihindari untuk Tubuh Ideal dan Jauh dari Penyakit

ilustrasi. (Informamolise.com)

MALANGVOICE – Di Indonesia, makanan cepat saji atau junk food sangat mudah ditemukan. Akibatnya saat ini banyak masyarakat yang mengalami masalah kesehatan akibat terlalu sering mengonsumsi junk food. Seperti terkena penyakit kolestrol, gula darah, stroke, dan kegemukan.

Nah, jika Anda ingin merubah pola hidup sehat untuk menurunkan berat badan dan menghindari berbagai penyakit, coba untuk menghindari beberapa makanan ini, yang berhasil dirangkum MVoice dari laman Popsugar.com.

1. Olahan biji-bijian

BNN Kota Malang

Biji-bijian yang sudah diolah adalah penyebab utama lemak perut. Di antaranya seperti sereal, roti putih, kerupuk keju, dan pancake.

Pada dasarnya, sebagian besar makanan padat karbohidrat itu terbuat dari olahan biji-bijian. Tetapi jika Anda makan secara berlebihan, tentunya akan membuat tumpukan lemak pada tubuh. Jadi, pilihlah sereal dan sereal yang tidak terlalu banyak mengandung karbohidrat.

2. Minuman Soda

Minuman seperti soda, es teh, jus instan, hingga susu mengandung hingga 50 gram gula bahkan lebih. Lebih baik, minum air putih agar tidak menambah kadar gula dan memburuk lemak di perut.

3. Gorengan

Makanan yang digoreng bisa menjadi yang paling berbahaya, tidak hanya untuk berkontribusi pada lemak perut, tetapi juga kesehatan jantung Anda secara keseluruhan.

Pertama, dibutuhkan waktu yang sangat lama bagi tubuh Anda untuk memecah makanan yang digoreng. Kedua, banyak tempat makanan cepat saji dan restoran suka menggunakan minyak murah dan lemak jenuh.

4. Susu Sapi

Penelitian kesehatan baru-baru ini menunjukkan bahwa susu sapi juga dapat menimbulkan efek samping pada kesehatan, yakni perut jadi mudah kembung serta perut jadi buncit. Para peneliti meminta Anda untuk lebih bijak dalam mengonsumsi susu.

5. Makanan Rendah Lemak

Ini termasuk yogurt rendah lemak, keju bebas lemak, dan krim asam rendah lemak. Sebenarnya label tersebut hanya menipu Anda.

Rendah lemak hanya berarti lebih sedikit kalori, tetapi kenyataannya produk tersebut mengandung banyak gula, pengawet buatan, dan bahan pengawet bahan kimia untuk membuatnya terasa mirip dengan versi full fat.

Pendiri Ancient Nutrition dan DrAxe.com, Dr. Josh Axe, DNM, CNS, DC, menyarankan untuk makan lebih banyak makanan yang membakar lemak seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, daging bersih, dan ikan.

Ia pun menegaskan bahwa, untuk mencapai badan ideal dan tubuh sehat adalah makan dengan sadar, makan perlahan, dan berhenti ketika kenyang.(Der/Aka)