Capai Target PBB, Lima Kelurahan di Klojen Dapat Penghargaan

Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat memberikan penghargaan kepada kelurahan di Klojen. (istimewa)

MALANGVOICE – Lima lurah di Kecamatan Klojen mendapat penghargaan dari Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. Penghargaan diberikan lantaran keberhasilan mencapai target PBB tahun 2023 ini.

Pencapaian ini tidak luput dari kinerja dan prestasi para lurah yang mampu mengoptimalkan potensi wajib pajak di wilayahnya. Dari target proyeksi tahun 2023 sebesar Rp. 14.540.641.127,- Kecamatan Klojen mampu mencapai angka Rp.14.742.510.248,- dengan prosentase 101,39%.

Pada apel pagi di Kantor Kecamatan Klojen, Selasa (19/12), Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat memberikan langsung apresiasi dan penghargaan kepada Kelurahan Sukoharjo, Kelurahan Gadingkasri, Kelurahan Kauman, Kelurahan Bareng dan yang tertinggi adalah Kelurahan Oro-oro dowo adalah Kelurahan-kelurahan yang masuk dalam 5 besar pencapaian target PBB tertinggi di Kecamatan Klojen.

Baca Juga: Telkomsel Pastikan Kesiapan Jaringan saat Natal dan Tahun Baru

Angka Stunting Kota Batu Turun 6,3 Persen Berdasarkan Hasil Bultim September 2023

Usai menyerahkan penghargaan, Wahyu Hidayat dalam sambutannya mengatakan sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan para Lurah. Wahyu juga menyadari besarnya tugas dan tanggung jawab Lurah, karena itu dirinya mengucapkan terimakasih atas peran serta Lurah dalam mengoptimalkan pendapatan dari sektor PBB ini.

Wahyu Hidayat juga mengatakan optimalisasi pendapatan asli daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab perangkat daerah terkait, tetapi sudah semestinya semua pihak termasuk kelurahan turut serta membantu tercapainya target seperti yang telah dilakukan Kecamatan Klojen.

“Saya sangat mengapresiasi dan tentu saya mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada Kecamatan Klojen. Ini menjadi langkah positif dalam rangka memenuhi target dari proyeksi pendapatan dari sektor pajak yang sudah ditetapkan,” ucap Wahyu dalam sambutan pembukanya.

Ia berharap capaian di Klojen ini bisa menjadi pemicu daerah lain untuk memaksimalkan pendapatan PBB.

“Bagaimanapun PAD adalah tanggung jawab kita bersama, bukan saja dari Bapenda selalu pemangku atau leading sektor tetapi partisipasi para lurah sekalian juga sangat dibutuhkan, seperti yang sudah ditunjukkan Kecamatan Klojen lewat Lurah-lurah yang sangat luar biasa ini. Saya menyadari tugas Lurah ini berat, tetapi keuntungan nya sebagai pemangku wilayah adalah paham betul bagaimana situasi dan potensi yang ada di wilayah,” tuturnya.

Atas prestasi ini, Wahyu lantas menginstruksikan kepada Bapenda untuk memberikan insentif bagi kelurahan dan kecamatan yang berprestasi. Wahyu mengatakan komponen ini sebagai bentuk perhatian dan reward atas upaya yang telah dilakukan.

“Terkait ini saya berharap Bapenda bisa memberikan insentif sebagai bentuk perhatian dan penghargaan, kalau di Kabupaten ini sudah diberikan, harapan saya di Kota Malang ini (insentif) bisa disegerakan,” imbuhnya.

Menutup sambutannya, Wahyu menginstruksikan terus meningkatkan upaya meningkatkan dan memaksimalkan potensi pajak yang ada. Wahyu juga menghimbau kepada masyarakat untuk memiliki kesadaran membayar pajak untuk keberlanjutan pembangunan di Kota Malang.

“Terakhir, seperti yang saya sampaikan di awal, prestasi ini harus jadi motivasi. Terus tingkatkan upaya memaksimalkan potensi pajak, butuh komitmen kuat dari kita semua agar target bisa tercapai dan kepada masyarakat saya menghimbau untuk taat membayar pajak, mari kita tunjukkan bahwa kita adalah warga negara yang baik, karena dengan taat membayar pajak, pembangunan di Kota Malang dapat terus berlanjut,” tutup Wahyu.(der)