Bung Edi: Kesehatan Terjaga Butuh Inovasi

Article top ad

MALANGVOICE – Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko mendukung upaya menggerakkan perekonomian meski di tengah-tengah pandemi Covid-19. Namun, perlu diiringi inovasi yang tetap memperhatikan kepentingan kesehatan.

Hal itu diungkapkan saat menghadiri FGD (Focus Grup Discusion) Innovative Collaboration Day (ICD) di Graha Politeknik Negeri Malang (Polinema). Kegiatan ini menjembatani kolaborasi antara akademisi, pemerintah, bisnis, serta komunitas. ICD 2020 mewujudkan sinergitas Quadruple Helix dalam menstimulasi pertumbuhan inovasi, teknologi dan kewirausahaan di daerah. Muaranya mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Malang.

“Ekonominya bergerak,tumbuh normal kemudian kesehatannya juga terjaga. Itu kita butuh inovasi” ujar akrab disapa Bung Edi ini.

Ia melanjutkan, bahwa eksistensi di tengah pandemi dapat terwujud apabila mampu beradaptasi atau adaptif. Ia juga mengapresisasi langkah Polinema yang tetap produktif dan aman dari Covid-19.

“Pandemi ini sampai kapan, kita belum tahu. Tapi polinema mengajak seluruh stakeholder masyarakat, akademisi, pelaku bisnis untuk mencari inovasi disaat kita menghadapi kondisi semacam ini dengan inovasi, kreatifitas itukan berarti luar biasa,” beber politisi Golkar ini.

Sekadar informasi, penyelenggaraan ICD 2020 menjadi sebuah contoh penyelenggaraan event pendidikan yang mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah. Semua prosedur didukung dengan teknologi yang canggih seperti disinfektan khusus kendaraan, kamera thermal, wastafel portable tanpa sentuh, multimedia integrator yang memungkinkan acara digelar bersamaan offline dan online.

Bahkan salah satu narasumber Professor Anton Kriz, dosen dan praktisi strategi manajemen Australian National University berada di luar negeri. Sedangkan narasumber yang hadir dilokasi adalah Dias Satria, SE, MAppEc, Phd , dosen dan pendiri Jagoan Indonesia; Andina Paramitha, Direktur Ngalup.co dan VP Marketing Brand Smartlegal.id; dan Hilda Cahyani, Phd, dosen dan Ketua Urusan Internasional Polinema.

Diskusi ini mengusung tema Stimulating Innovation And Entrepreneurship In The Region. Poin penting dalam FGD ini adalah sinergitas quadruple helix dalam menstimulasi inovasi di Kota Malang. Selain FGD, ada Educational Exhibition, Entrepreneurial Sharing Session dan Charity atau pemberian bantuan dan menyumbangkan satu alat UVL desinfektan untuk program bersih-bersih masjid gratis.