BPF Tawarkan Program Keuntungan Investasi di Akhir Tahun

Pimpinan Cabang PT Bestprofit Futures Malang, Andri. (Istimewa).
Article top ad

MALANGVOICE – PT Bestprofit Futures (BPF) tawarkan program investasi di akhir tahun yang diberi nama window dressing (WD) untuk para investor yang ingin berburu keuntungan.

Pimpinan Cabang PT Bestprofit Futures Malang, Andri mengatakan, dengan adanya window dressing ini diperkirakan akan mempengaruhi harga saham-saham unggulan (Blue Chips) yang akan menguat secara serentak, terutama kumpulan saham-saham yang ada di Index Hangseng (HKK) dan Nikkei (JPK) untuk bursa di luar negeri atau investasi di perdagangan berjangka.

“WD ini dipastikan dapat mempercantik laporan keuangan atau portofolio investasi di perusahaan. Untuk itu, investor jangan sampai melewatkan momen WD, karena dapat memberikan keuntungan maksimal,” ucapnya.

Sebab, lanjut Andri, portofolio investasi yang berpeluang menghasilkan cuan saat momen window dressing merupakan saham-saham unggulan (Blue Chips) yang memiliki kapitalisasi besar. Akan tetapi, dirinya berpesan, untuk mendapatkan keuntungan besar saat momen window dressing, selain memilih investasi yang tepat, Investor harus cermat dalam mempertimbangkan faktor teknikal dan fundamental pada produk investasi yang dipilih.

“Pada momen WD, index Hangseng dan Nikkei termasuk dalam kategori saham unggulan (Blue Chip) mengalami pertumbuhan mencapai di atas 10-30 persen dalam satu hari perdagangan bursa,” jelasnya.

Sedangkan, tambah Andri, untuk produk Derivatif Emas dinilai masih menjadi investasi yang relevan di tengah gejolak pasar. Lantaran harga emas diyakini masih memiliki ruang untuk bergerak terus naik ke harga yang lebih tinggi.

“Untuk harga emas berjangka pada bulan Desember 2020 atau akhir tahun ini, diprediksi akan menguat 0,09% di level US$1.956,60 per troy ounce. Sementara itu harga Emas pada pasar spot diprediksi menguat 0,12% di level US$1.949,13 per troy ounce. Untuk itu peluang investor memperoleh cuan pada produk derivatif emas juga cukup besar,” tegasnya.

Sebagai informasi, pada momen window dressing tahun ini bertepatan dengan dimulainya distribusi vaksin Covid-19 di berbagai negara di dunia.

Untuk itu invetor disarankan harus tetap berhati-hati saat bertransaksi di pasar modal, namun menjadi momentum cukup bagus bertransaksi di pasar keuangan seperti produk derivatif emas, index hangseng (HKK), index Nikkei (JPK) dan Forex (mata uang asing), karena fluktuasi harga pada saat momen window dressing cukup menjanjikan.

Sebab pada produk derivatif di pasar keuangan berjangka, investor bisa mendapatkan profit dengan memiliki 2 (dua) arah transaksi yaitu posisi beli (open buy) dan posisi jual (open sell).(der)