BOM, Bawa Tujuan Mulia Melestarikan Budaya dan Mengurangi Polusi

Komunitas BOM berada didepan Warung Kopi Klodjen Djaja 1956, Kota Malang, (MG2).

MALANGVOICE – Barisan Ontel Malang (BOM), merupakan salah satu komunitas bagi para pecinta sepeda ontel yang membawa misi mulia, melestarikan budaya dan mengurangi polusi kendaraan.

Koordinator BOM, Sapto Yuniar (52), tujuan pertama adanya komunitas ini selain ingin melestarikan sepeda bersejarah sekaligus membantu mengurangi polusi yang ada di Kota Malang.

“Komunitas sepeda tua ini ingin mengurangi polusi, dengan berkendara menggunakan sepeda yang tidak memerlukan BBM, apalagi juga termasuk olahraga yang menyehatkan,” ujarnya, Kamis (11/3).

BOM sendiri memiliki anggota yang cukup banyak sekitar 55 orang tergabung dari segala umur sejak terbentuk tiga tahun silam.

“Kita tidak memandang tua atau muda, kebanyakan biasanya anak muda gengsi ya naik ontel. Alhamdulilah banyak juga anak muda yang ikut tanpa diajak,” paparnya.

Dari situ, wanita yang akrab disapa Yuni ini merasa senang dengan banyaknya anggota yang ikut BOM dan membantu mewujudkan tujuan komunitas.

Selain itu, aktivitas lain yang dilakukan komunitas BOM ini secara rutin berkumpul di salah satu tempat untuk mempererat tali persahabatan dari tiap anggota.

“Rutin bertemu Rabu di depan Stasiun Kota Baru Malang, dan Gowesata ke tempat-tempat wisata seperti Cemplong, Ngawonggo, Kopi Sangit, dan lain-lain,” imbuhnya.

Tidak kalah menarik, meski menggunakan sepeda lama ada beberapa anggota yang telah bersepeda hingga keluar daerah.

“Dari lima orang ada yang sampai Banyuwangi, ada yang Malang – Lumajang, dan saya sendiri dari malang – Lombok,” tandasnya.(der)

article bottom ad