BMH Berbagi Demi Anak Yatim Tetap Bisa Sekolah

Walikota Batu, Dewanti Rumpoko, bersama Manager BMH Malang Raya, Abdul Karim memberi santunan pada anak yatim (istimewa)
Article top ad

MALANGVOICE – Baitul Maal Hidayatullah (BMH) membagikan santunan berupa alat sekolah dan uang beasiswa ke 500 anak yatim se-malang raya dan uang santunan pada guru-guru ngaji, Minggu (29/11).

Lembagian itu dilakukan di enam titik secara serentak, lima titik di Kabupaten Malang yakni di Kecamatan Kalirejo, Kecamatan Wonokerto, Kecamatan Poncokusumo, Kecamatan Tajinan, Kecamstan Pakisaji, dan satu di Pendopo Rumah Dinas Kota Batu.

Di Pendopo Rumah Dinas Kota Batu BMH membagikan alat tulis dan uang beasiswa langsung kepada anak-anak yatim yang diundang. Selain itu, Walikota Batu, Dewanti Rumpoko juga memberi uang saku, tas sekolah dan snack kepada mereka.

“Saya bersyukur dan berterimakasih pada BMH atas kepeduliannya bagi anak-anak kami,” ujar Dewanti. Ia mengatakan bahwa kepedulian ini merupakan tindakan yang sangat mulia yang pasti akan diijabahi oleh Yang Maha Kuasa.

“Semoga pergerakan ini menjadi contoh bagi masyarakat yang berada agar mau berbagi rezeki,” tambahnya. Ia menghimbau pada masyarakat Kota Batu agar melihat sekelilingnya apakah ada yang kekurangan atau tidak.

Jika ada yang kekurangan sekiranya untuk membantu meringankan beban orang-orang disekitarnya. “Sehingga tidak ada yang merasa sendirian dalam menanggun beban, khususnya dalam sektor ekonomi,” tandasnya.

Sementara itu, Manager BMH Malang Raya, Abdul Karim mengatakan bahwa pihaknya masih merasa kurang membagi berkah untuk kebutuhan anak yatim. Meskipun acara ini merupakan event tahunan namun dirinya merasa belum bisa membantu kebutuhan day to day.

“Tapi yang penting dapat dulu, nanti semoga bisa dikelola dengan baik dan menjadikan anak-anak ini berdaya,” jelas Abdul. Ia menambahkan bahwa dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan.

“Kami mempunyai 50 desa binaan se malang raya yang di titik itu mereka memang sangat membutuhkan bantuan,” tambahnya. Setiap desa itu BMH memiliki 10 anak binaan.

“Mereka setiap Idul Fitri dan Idul Adha juga mendapatkan infaq,” ujarnya. Dana yang didapat untuk menjalankan gerakan mulia ini didapat dari donatur BMH.

Ada sekitar 5000 donatur se malang raya. Ia sangat bersyukur dengan selalu ada donatur yang mau berbagi meskipun kadang-kadang masih kualahan.

Abdul berharap semua masyarakat bisa ikut berpartisipasi. “Saat ini kami sedang menggagas pembangunan sumur bor bagi daerah kekurangan air dan pengobatan gratis bagi lansia dhuafa,” pungkasnya.(der)