Bapak Ajak Dua Anaknya Sendiri Curi Uang Tetangga

Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri bersama dua pelaku pencurian. (deny rahmawan)
Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri bersama dua pelaku pencurian. (deny rahmawan)

MALANGVOICE – Bapak asal Jalan Tapak Siring, Samaan, Klojen, Kota Malang berinisial JJ (39) ditangkap polisi karena kasus pencurian. Parahnya lagi, JJ mengajak dua anaknya dalam beraksi.

Aksi pencurian itu dilakukan pada Minggu (11/11) lalu. Korbannya adalah tetangganya sendiri, Tuminah (66).

Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri, menjelaskan, korban yang merasa kehilangan uang di dalam rumah kemudian melapor ke Polsek Klojen pada sore hari. Saat diselidiki lebih lanjut, ada barang bukti milik pelaku yang tertinggal.

BNN Kota Malang

“Ada sandal milik salah satu pelaku yang tertinggal. Dari situ polisi melakukan penyelidikan mendalam dan dicurigai adalah tetangga korban,” kata Asfuri didampingi Kapolsek Klojen, Kompol Budi Harianto, Selasa (13/11).

Polisi kemudian mendatangi rumah pelaku di sebelah rumah korban. Saat itu ada anak kedua JJ yang masih di bawah umur. Anak itu lantas mengaku dan menceritakan pencurian itu dilakukan kakak berinisial MT dan bapaknya.

“Dari sana petugas menangkap JJ dan anak pertamanya berinisal MT tak kurang dari 24 jam,” lanjut Asfuri.

Setelah dilakukan penengkapan, JJ mengaku bahwa kasus pencurian itu adalah idenya. JJ menyuruh anak keduanya untuk membuka pagar dengan memotong tali pagar dan mencongkel pintu. Kemudian anak pertama dan JJ masuk ke dalam rumah korban.

“Setelah mengambil uang, bapak dan anak pertamanya ini keluar seperti biasa. Namun, anak kedua kabur lewat atap setelah menutup pintu dari dalam,” tambah Asfuri.

Akibat peristiwa itu korban mengalami kerugian hingga Rp 16 juta dengan rincian uang tunai Rp 10 juta dan barang perhiasan emas, seperti kalung dan cincin.

Sementara polisi mengamankan barang bukti dari TKP berupa pisau, linggis, baju dan topi milik pelaku.

“Untuk bapak dan anak pertamanya kami kenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara. Sedangkan anak kedua yang masih di bawah umur kami limpahkan ke unit PPA,” tegasnya.(Der/Aka)