Atasi Titik Rawan Macet, Jalur Kota Batu Berlakukan One Way Sistem

One way sistem kota batu (Aziz Ramadani/MVoice)
Article top ad

MALANGVOICE – Bagi pemudik yang melintasi Kota Batu wajib pahami ini. Selama H-7 hingga H+7, lebaran, Satlantas Polres Batu telah memberlakukan one way sistem di beberapa titik jalan.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Batu Ipda Hartawan mengatakan, sistem ini merupakan upaya untuk menghindari kemacetan akibat meningkatnya volume kendaraan dalam arus mudik tahun ini. Beberapa titik tersebut di antaranya, pertigaan Jalan Dewi Sartika atau Pasar Besar Batu, Jalan Agus Salim, Jalan Imam Bonjol dan Jalan Patimura.

“Namun peraturan tersebut tidak baku. Karena kami juga akan pantau arus lalu lintas yang ada di lapangan,” kata Hartawan kepada MVoice.

Pemudik dari arah Kota Malang yang akan menuju Pujon, Ngantang, Kasembon dan Kediri akan melalui jalur one way mulai dari Jalan Dewi Sartika melewati Jalan Sultan Agung. Pihaknya juga telah memberikan petunjuk arah bagi pengendara agar tidak salah jalur.

Begitu pula dengan jalur alternatif jika terjadi kepadatan arus lalu lintas. Sebagai contohnya, di Jalan Ir. Soekarno Hatta ada petugas yang akan mengarahkan ke Jalan Krematorium menuju Predator Park atau Proliman.

“Sedangkan bagi pengendara dari Kota Batu yang akan turun menuju Kota Malang bisa melalui jalur alternatif di Jalan Wukir Temas ,” sambung Hartawan.

Untuk antisipasi, masih kata Hartawan, jika terjadi kecelakaan atau crowded di jalur Payung Songgoriti, pihaknya juga akan mengalihkan pengendara di Jalur Klemuk. Hal itu, merupakan hasil rekomendasi bersama Dishub Kota Batu. Namun ini belum berlaku untuk kendaraan kecil seperti sepeda motor dan mobil kecil.

“Itu karena di Jalur klemuk kondisi jalan yang sangat curam. Sedang untuk kendaraan besar tidak bisa lewat,” jelasnya.

Sementara untuk pos pengamanan Satlantas Polres Batu menyediakan lima pos.

Beberapa titik pos pengamanan selama mudik lebaran diantarnya, Pos Pam di Jalan Soekarno-Hatta, kedua Pos Pam di Lippo Plaza, Pos Pam yang ada di Pasanggrahan, keempat Pos Pam di Selekta dan terakhir Pos Pam di Ngantang. Satu lagi Pos Pelayanan Mudik Lebaran di pusat kota atau Pos Alun-Alun Kota Batu di bawah kendali, Kasat Lantas Polres Batu, AKP Christopher Adhikara Lebang Sebagai Kapospam.

Untuk saat ini arus kendaraan relatif lancar. Kepadatan signifikan jumlah kendaraan pemudik diprediksi terjadi sekitar H-3.

“Sedang untuk arus mudik padat belum terjadi. Kami prediski H-3 atau tanggal 13-15 akan terjadi lonjakan cukup drastis,” pungkasnya. (Der/Ery)