Arema FC Kenalkan Pelatih Anyar Carlos Oliveira

Carlos Oliveira. (istimewa)
Article top ad

MALANGVOICE – Menyambut lanjutan kompetisi Liga 1, Arema FC merekrut pelatih kepala baru, Carlos Oliveira. Pelatih asal Brazil ini diperkenalkan manajemen pada Kamis (17/9).

Carlos Oliveira menggantikan posisi Mario Gomez yang memutuskan hengkang dari Arema FC. Perkenalan pelatih dilakukan secara daring live Zoom karena mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Manajer Arema FC, Ruddy Widodo, mengatakan, pergantian pelatih ini adalah hal penting dalam tim. Manajemen melihat ada potensi Carlos yang bisa membuat Singo Edan lebih baik di kompetisi.

“Target kami selalu go Asia, tapi ada misi selundupan bentuk tim untuk musim 2021 karena musim depan sangat berat. Jadi ini bisa jadi batu loncatan persiapan 2021 mumpung musim ini tidak ada degradasi,” kata Ruddy.

Selanjutnya Ruddy mengatakan, tidak ada kendala soal perekrutan mantan pelatih Becamex Binh Duong, klub asal Vietnam ini karena sepakati kerja sama kontrak harga “pandemi”.

“Nanti kalau prestasi bagus otomatis harga mengekor prestasi. Tapi sekarang coach Carlos sepakat harga pandemi,” ujar Ruddy.

Sementara itu Carlos Oliveira, mengaku sangat senang bisa berada di Malang meskipun menempuh perjalanan panjang dari Vietnam ke Indonesia.

“Saya sangat senang sekali bisa kerja sama dengan Arema dan saya ingin membawa Arema lebih bagus lagi dan lebih berprestasi,” katanya.

Hal lain yang membuat Carlos berminat melatih Singo Edan ini adalah faktor suporter. Carlos mengetahui banyak Aremania yang mendukung Arema saat bermain. Carlos juga merasakan langsung euforia suporter di media sosial.

“Saya lebih senang lagi karena suporter luar biasa, banyak antusias bisa memberi motivasi lebih berprestasi. Suporter sangat luar biasa Aremania,” lanjutnya.

Menurut Carlos Oliveira, Malang mempunyai karakteristik yang berbeda dengan kota lain. Ia menyebut warga Malang sangat baik menyambut kedatangannya.

“Saya lihat orang Malang sangat baik, ramah, saya respek sekali buat yang ada di sini, karena baik semua. Saya pasti belajar banyak di sini jadi kalau makan mau coba apapun yang penting jangan pedas,” tandasnya.(der)