Antisipasi Pergerakan Massa Tolak Omnibus Law, 400 Personel Polisi Disiagakan

Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata. (deny rahmawan)
Article top ad

MALANGVOICE – Antisipasi pergerakan massa menolak pengesahan RUU Cipta Kerja di Kota Malang pada Kamis (8/10), Polresta Malang Kota menyiagakan 400 personel.

Antisipasi ini sebagai pengamanan unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa dan serikat pekerja yang rencananya digelar di depan gedung DPRD Kota Malang.

Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata, mengatakan, aksi unjuk rasa ini sebenarnya perintah dilarang. Namun, sebagai pengamanan, anggota tetap diterjunkan di lapangan.

“Aksi besok tidak ada izin. Tapi apapun itu kami layani. Namun ingat, ini masih pandemi Covid-19, jangan merasa aman-aman saja,” ujar Leonardus, Rabu (7/10).

Leonardus tak ingin, adanya unjuk rasa ini menjadi klaster baru penyebaran Covid-19. Karena itu, ia mengatakan jelas ada pelarangan pengumpulan massa.

“Titiknya kami fokus di depan DPRD semua. Makanya ini jangan sampai jadi klaster baru nantinya,” harapnya.(der)