Angkat Potensi Wisata dan Talenta Arek Batu, Disparta Gelar Lomba Video dan Menggambar

Kepala Disparta Kota Batu, Arief As Sidiq Memberi Penghargaan. (Achmad Sulchan An Nauri)
Article top ad

MALANGVIOCE – Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu memberi apresiasi terhadap kreativitas arek-arek Kota Batu. Seperti pada Rabu, (25/11) di Graha Pancasila, Kota Batu Disparta memberi penghargaan bagi pemuda kreatif dalam Lomba Kreativitas Video Inovatif dan Menggambar dengan tema #KWBsafetourism.

Lomba itu digelar guna mewadahi potensi dan bakat yang dimiliki oleh pemuda Kota Batu. Selain itu juga untuk mengenalkan budaya Kota Batu melalui media komunikasi video dan karya seni rupa.

“Kegiatan ini sangat penting karen talenta-talenta anak-anak muda Kota Batu perlu difasilitasi,” ujar Kepala Disparta Kota Batu, Arief As Sidiq. Dalam pengamatannya di lomba ini, Arief menilai bahwa Kota Batu memiliki anak-anak muda yang mempunyai talenta yang luar biasa.

Melalui lomba ini, Arief mengatakan bahwa karya video dan gambar dapat dikaitkan pada promosi potensi wisata Kota Batu. Pasalnya, dalam karya video yang di lombakan peserta mengeksplor tempat-tempat wisata dari pelosok hingga hiburan kota di Kota Batu.

“Kami berharap bahwa dengan lomba ini dapat memfasilitasi potensi talenta warga Kota Batu dan mengangkat potensi wisata Kota Batu,” harap Arief. Ia berterimakasih dan mengapresiasi pada seluruh peserta yang berpartisipasi dengan gigih dan panitia yang menyukseskan lomba ini.

Ia mengatakan bahwa akan mengadakan lomba ini secara rutin. Sehingga lomba ini dapat selalu menjadi wadah dan perangsang bagi warga Kota Batu untuk terus berwisata.

Selain itu bagi para pemenang menurut Arief bisa diberdayakan untuk menjadi agen promosi Kota Batu. “Kami memang memprioritaskan warga Kota Batu sendiri yang menggarap promosi potensi wisata Kota Batu,” lanjutnya.

Sementara itu Yusak Santoso sebagai salah satu juri mengatakan bahwa sudah saatnya warga Kota Batu untuk mengangkat potensi wisata Kota Batu dengan teknologi modern. “Kita sekarang berada di era industri 4.0 yang mengandalkan kecanggihan teknologi,” jelasnya.

Ia mengatakan bahwa para pegiat karya kreatif harus membaca kaidah baru yang diterapkan di era saat ini. “Saat ini itu yang menjadi daya tarik bukan lagi kemasan, namun konten, maka pembuat karya seni di era ini harus fokus pada konten,” tambahnya.

Di lain sisi, pemenang juara 2 lomba kreatifitas video, Yogi Iqbal Rizki mengatakan dirinya bangga dapat memenangkan lomba ini. Pasalnya video garapannya yg berjudul Yuk Berwisata Aman di Kota Batu menghabiskan uang sebesar Rp 1juta dan tiga minggu penggarapan.

“Saya mengangkat wisata Alun-Alun Kota Batu, Taman Langit dan Paralayang. Seru sih, bikin video sambil sekalian main,” tandas Yogi yang mendapat hadiah Rp 2 juta rupiah tersebut.

Dalam lomba tersebut ada 14 peserta lomba video kreatif yang telah mengirimkan karyanya. Sedangkan untuk lomba menggambar ada 11 peserta.(der)