MALANGVOICE– Proyek revitalisasi Alun-Alun Merdeka Kota Malang kini memasuki tahap akhir. Bantuan CSR dari Bank Jatim senilai Rp5 miliar itu tinggal menyisakan pekerjaan finishing dan dalam waktu dekat siap diresmikan.
Plh Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran, mengatakan pembaruan paling mencolok terlihat pada area playground dan air mancur. Revitalisasi ini memang menyesuaikan karakter pengunjung alun-alun yang mayoritas adalah anak-anak.
“Selama ini sekitar 80 persen pengunjung Alun-Alun Merdeka adalah anak-anak bersama orang tuanya. Karena itu playground menjadi fokus utama. Sekitar 80 persen permainan diganti baru, sisanya diperbaiki dan dicat ulang,” ujarnya.
Tak hanya permainan, lantai area bermain juga diganti dengan material yang lebih aman dan nyaman. Seluruh cat yang digunakan pun telah disesuaikan dengan standar keamanan anak.
Perubahan lain terlihat pada air mancur yang kini mengusung konsep dry fountain. Jika sebelumnya area air mancur tertutup, kini anak-anak bisa bebas bermain dan berlari di sekitarnya.
“Konsep dry fountain memungkinkan anak-anak bermain air dengan aman. Dari sisi keamanan juga sudah dilengkapi sistem safety,” tegas Raymond.
Untuk menjaga kenyamanan bersama, DLH Kota Malang juga akan menerapkan pembatasan area merokok. Smoking area disiapkan khusus di lokasi yang jauh dari plaza utama.
“Ini ruang publik yang juga digunakan anak-anak. Karena itu kami siapkan area khusus merokok yang tidak bercampur dengan keramaian. Kami juga berharap pengunjung ikut menjaga kebersihan dan keamanan,” lanjutnya.
Sementara itu, kontraktor proyek revitalisasi, Yosep Dwi Prasetya Adi, menjelaskan air mancur dry fountain dirancang sebagai ruang terbuka yang ramah untuk semua kalangan. Air mancur tersebut juga dilengkapi lampu warna-warni yang menambah keindahan saat sore hingga malam hari.
“Kalau malam, lampunya membuat air mancur terlihat lebih menarik,” katanya.
Soal operasional, pengelolaan sepenuhnya diserahkan kepada DLH Kota Malang. Tekanan air pun bisa diatur sesuai kondisi, terutama saat banyak anak-anak bermain.
“Tekanan air bisa disesuaikan. Saat ramai anak-anak, tidak dibuat terlalu kencang. Untuk sementara disetel manual, ke depan bisa diatur secara periodik,” tambah Yosep.
Sebagai penunjang, Alun-Alun Merdeka juga dilengkapi fasilitas kamar mandi dan shower. Anak-anak bisa langsung membilas badan setelah bermain air.
“Orang tua tidak perlu khawatir. Semua fasilitas pendukung sudah disiapkan,” pungkasnya.(der)