Pemkot Malang Serius Wujudkan Skywalk di Soehat dan Kayutangan

MALANGVOICE – Pemerintah Kota Malang berencana mempercantik kawasan Jalan Soekarno-Hatta dan Kayutangan Heritage dengan membangun skywalk. Bahkan, rencana tersebut sudah diusulkan untuk mendapat dukungan pembiayaan dari Bank Dunia.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, Dandung Djulharjanto, mengatakan wacana itu memang menjadi perhatian Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. Namun, prosesnya masih cukup panjang.

Wali Kota Wahyu Hidayat Antar Kota Malang Raih Penghargaan UHC 2026

Saat ini, proyek skywalk masih dalam tahap penyusunan Detail Engineering Design (DED). Pemkot Malang baru memiliki konsep awal berupa Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL).

“Sekarang masih tahap DED. Kita baru punya konsep RTBL,” jelas Dandung.

Ia menyebut, baik kawasan Soekarno-Hatta maupun Kayutangan Heritage sejauh ini masih berkonsep pengembangan kawasan secara menyeluruh. Artinya, pembangunan skywalk nantinya tidak berdiri sendiri, melainkan terintegrasi dengan penataan lain.

Beberapa aspek yang akan dibenahi antara lain jalur pedestrian, sistem parkir, hingga rekayasa lalu lintas. Penataan tersebut diharapkan bisa membuat kawasan lebih rapi, nyaman, dan tertata.

“Ya kita tata di sana, pedestrian-nya kita tata, kemudian terkait penataan parkirnya, lalu lintasnya di sana juga kita atur. Cuma detailnya saya belum bisa bicara karena belum DED,” ujar Dandung.

Terkait pembiayaan, Dandung menegaskan belum ada kepastian apakah proyek itu akan menggunakan dana dari Bank Dunia. Pemkot Malang masih menunggu keputusan final dari pemerintah pusat.

“Kami belum memastikan. Di pusat memang ada kegiatan yang dibiayai Bank Dunia untuk konsep pengembangan dan penataan kawasan seperti itu,” pungkasnya.

Rencana yang digagas Pemkot Malang ini sejatinya untuk menata kawasan Soekarno-Hatta dan Kayutangan agar lebih indah.

Di Kayutangan Heritage nantinya bakal terintegrasi antara Splendid dan Alun-Alun Merdeka, Balai Kota Malang, hingga Stasiun Kota Baru.

Sementara itu, kawasan Suhat akan difokuskan sebagai kawasan milenial yang semakin memperkuat identitasnya sebagai pusat kuliner Kota Malang. Kehadiran skywalk diproyeksikan mampu meningkatkan kenyamanan pejalan kaki sekaligus menciptakan ruang interaksi baru yang lebih modern dan representatif.

Jika terealisasi, proyek ini bukan sekadar mempercantik kota. Lebih dari itu, pembangunan skywalk Kayutangan dan Suhat digadang menjadi langkah strategis Pemkot Malang dalam membangun konektivitas kawasan, menata ruang publik, sekaligus mengangkat daya saing pariwisata Kota Malang ke level yang lebih tinggi.(der)

Berita Terkini

Arikel Terkait