MALANGVOICE– Pemkot Batu kembali melakukan perombakan besar di jajaran birokrasi. Sebanyak 137 pejabat dilantik dan diambil sumpahnya oleh Wali Kota Batu, Nurochman. Rotasi jabatan dilakukan pada pejabat administrator, pejabat pengawas, pejabat fungsional, serta kepala sekolah.
Adapun pejabat yang dilantik terdiri dari 99 Pejabat Administrator, dan Pejabat Pengawas, 7 Pejabat Fungsional, serta 31 Kepala Sekolah. Rotasi dan promosi jabatan tersebut didasarkan evaluasi dan uji kompetensi berbasis sistem merit ASN dan sudah mendapat persetujuan Tim Penilai Kinerja ASN. sehingga setiap pejabat yang dilantik dinilai memiliki kompetensi dan kapasitas untuk mengemban tugas.
Harlah 1 Abad NU, Rumah Besar Menebar Kesejukan dan Merawat Persatuan
Wali Kota Batu, Nurochman menyampaikan, pelantikan ini merupakan pelantikan pejabat administrator dan pengawas di masa kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto. Ia menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan momentum penting yang sarat tanggung jawab.
“Jabatan adalah amanah besar. Saudara semua adalah ujung tombak dalam menjalankan roda pemerintahan dan melayani masyarakat dengan penuh dedikasi serta tanggung jawab,” tegasnya.
Cak Nur juga menepis anggapan bahwa mutasi jabatan identik dengan kepentingan tertentu. Keputusan rotasi dilakukan secara terukur melalui evaluasi dan uji kompetensi. Ia menegaskan, pentingnya kepemimpinan yang visioner, inovatif, sinergis dan berorientasi pada pelayanan publik, terutama dalam menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks dan dinamis.
Langkah ini bagian dari strategi percepatan mewujudkan visi pembangunan mBatu SAE. Perombakan besar di awal tahun ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemkot Batu tengah menata ulang mesin birokrasi. Targetnya jelas pelayanan publik lebih cepat, program lebih terukur dan visi pembangunan bukan sebatas angan.
“Keputusan ini tidak diambil secara sembarangan. Semua melalui evaluasi dan uji kompetensi. Kita ingin memastikan bahwa pejabat yang menduduki jabatan strategis adalah pribadi yang berkualitas, berintegritas, dan siap bekerja,” ujarnya.
Mulai 2026, Pemkot Batu juga mengoptimalkan penggunaan SIMATA (Sistem Manajemen Talenta) yang dirilis BKN. Sistem ini menjadi instrumen pemetaan kompetensi ASN secara objektif dan menjadi dasar rotasi maupun promosi jabatan.
“Simata menjadi database referensi kami. Tidak ada lagi intervensi atau kepentingan politik. Semua berbasis kinerja dan kompetensi,” imbuhnya.
Para ASN pun diminta proaktif memperbarui data kompetensi, riwayat diklat, hingga penghargaan dalam sistem tersebut agar pengembangan karier lebih transparan dan terukur. Ia bahkan mengingatkan, dalam birokrasi tidak ada istilah ‘tempat buangan’. Setiap jabatan, menurutnya, adalah ruang pengabdian yang sama pentingnya.
Selain menekankan reformasi birokrasi, Cak Nur juga memberi perhatian khusus kepada 31 kepala sekolah yang dilantik. Ia berharap muncul inovasi untuk mendongkrak mutu pendidikan serta menciptakan lingkungan sekolah yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Sebagai ASN, kita tidak boleh hanya menjalankan rutinitas. Harus ada inovasi dan semangat pelayanan yang tulus,” imbuhnya.
Dalam daftar pejabat yang dilantik, sejumlah posisi strategis yang lama kosong akhirnya terisi definitif. Kursi Kepala BPBD yang sebelumnya dijabat pelaksana tugas kini resmi diisi Suwoko, yang sebelumnya menjabat Sekretaris DPUPR. Posisi Kepala Bagian Prokopim kini diamanahkan kepada Sasongko Fitra Adhitama, sebelumnya Camat Batu.
Sejumlah rotasi juga terjadi di tingkat kepala bagian. Kepala Bagian Hukum kini dijabat Badrut Taman Widarto, sedangkan Kepala Bagian Kesra diisi Suyanto. Di jajaran sekretaris perangkat daerah, perubahan cukup signifikan. Sekretaris Dinas Pendidikan kini dijabat RR Maria Inge yang sebelumnya Kepala Bagian Hukum. Sekretaris Dishub diisi Ketut Sri Pujiastutik. Sekretaris Disparta Muhammad Dwiyanto. Sekretaris Diskominfo Gigih Wicaksana. Sekretaris Disperkim Agus Bhaskara.
Kemudian Sekretaris DPUPR Rizaldi. Sekretaris DP3AP2KB Andhang Budhy Harsa. Sekretaris Disnaker Winduati Rohmah. Sekretaris Diskumperindag Nurbianto Puji Mahestoto. Sekretaris BKPSDM Efi Rahyoeningtyas. Sekretaris DPMPTSP Eni Musfirotun. Sekretaris Disperpusip Eugerico Da Cruz Barreto. Sekretaris Dinsos Nindya Dwi Susilo. Hingga Sekretaris Dispendukcapil Musdalifah.
Selain itu juga terdapat pergeseran beberapa lurah, yakni Lurah Temas, Sisir dan Songgokerto. Dengan komposisi baru tersebut, Cak Nur berharap seluruh jajaran bergerak dalam satu frekuensi kerja yang sama.
“Mulai hari ini, birokrasi Kota Batu harus bergerak dalam satu standar kerja dan satu tujuan. Pastikan manfaat visi mBatu SAE dirasakan langsung masyarakat,” pungkasnya.(der)