MALANGVOICE – Satlantas Polresta Malang Kota Polda Jatim menggelar pelatihan bagi Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas (Supeltas) binaan Polresta Malang Kota di Mako Polsek Sukun, Selasa (10/2).
Kegiatan ini menjadi langkah preventif dan preemtif untuk meningkatkan kualitas pengaturan arus kendaraan, sekaligus memperkuat kolaborasi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di Kota Malang.
Tak Ingin Jadi Beban APBD, Ketua Komisi B Usulkan MCC Berstatus BLUD
Sebanyak 11 Supeltas yang selama ini membantu pengaturan lalu lintas di wilayah hukum Polsek Sukun mengikuti pelatihan tersebut.
Acara diawali sambutan Kapolsek Sukun Kompol Riyan Wahyuningtiyas, didampingi Kasatlantas Polresta Malang Kota AKP Rio Angga. Selanjutnya, materi disampaikan Kanit Kamsel Satlantas Polresta Malang Kota Iptu Juana Gita.
Tak hanya teori di dalam ruangan, peserta juga mendapat praktik langsung di lapangan. Di halaman depan Polsek Sukun, anggota Unit Kamsel Satlantas memandu latihan 12 gerakan dasar pengaturan lalu lintas. Para Supeltas juga dibekali pemahaman tentang etika pelayanan, sikap tampang, serta tugas dan tanggung jawab di lapangan.
Kompol Riyan menegaskan, pelatihan ini penting untuk meningkatkan kemampuan, disiplin, dan keselamatan para Supeltas saat bertugas.
“Keberadaan Supeltas sangat membantu masyarakat, terutama di titik-titik rawan kepadatan. Dengan pembinaan berkelanjutan, Supeltas bisa menjadi perpanjangan tangan Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengguna jalan,” ujarnya.
Senada, AKP Rio Angga menyebut pembinaan Supeltas tidak akan berhenti di Polsek Sukun. Ke depan, kegiatan serupa akan diperluas ke seluruh jajaran.
“Kami akan terus melakukan pembinaan. Selanjutnya dilaksanakan secara rutin oleh Unit Kamsel Satlantas agar kualitas Supeltas semakin profesional,” jelasnya.
Sementara itu, Iptu Juana Gita menambahkan, pelatihan difokuskan pada peningkatan pemahaman tugas dan keterampilan praktis di lapangan.
“Materi kami berikan mulai dari sikap tampang, etika pelayanan, hingga praktik 12 gerakan pengaturan lalu lintas. Tujuannya agar Supeltas bekerja lebih terarah, aman, dan sesuai standar keselamatan,” terangnya.
Ia berharap, pembinaan ini mampu meminimalkan potensi kecelakaan dan kemacetan.
“Dengan pembinaan yang baik, Supeltas bisa membantu menciptakan situasi lalu lintas yang kondusif serta mendukung upaya preventif Polri di jalan raya,” tambahnya.
Usai pelatihan, Satlantas Polresta Malang Kota bersama Polsek Sukun juga menyerahkan rompi keselamatan dan paket sembako kepada para Supeltas.
Melalui pembinaan berkelanjutan ini, Satlantas Polresta Malang Kota berharap tercipta budaya berlalu lintas yang aman dan tertib, sekaligus mendukung terwujudnya kamtibmas yang kondusif di seluruh wilayah Kota Malang.(der)