MALANGVOICE – Menjelang bulan suci Ramadan 1447 H, Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Satgas Saber Pangan Polresta Malang Kota menggelar inspeksi mendadak (sidak) bahan pokok penting (bapokting) di Pasar Bunulrejo, Jalan Hamid Rusdi, Blimbing, Kota Malang, Senin (9/2).
Sidak dipimpin langsung Kasatgas Pangan Polresta Malang Kota AKP Rahmad Aji Prabowo bersama tim Bapanas. Sedikitnya lima pedagang menjadi sasaran pemeriksaan, termasuk toko sembako yang menjual beras, minyak goreng, daging, telur, cabai, serta bawang merah dan bawang putih.
Polresta Malang Kota Dorong Rehabilitasi, Utamakan Pemulihan Korban Narkoba
Petugas melakukan pengecekan mulai dari ketersediaan stok, kualitas barang, hingga kesesuaian harga dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
AKP Rahmad Aji Prabowo mengatakan, sidak bapokting ini merupakan langkah antisipasi Polri untuk menjaga stabilitas pangan sekaligus situasi kamtibmas menjelang Ramadan. Ia menegaskan, jika ditemukan pelanggaran, maka akan dilakukan pembinaan hingga penegakan hukum.
“Kami menyasar pedagang beras, minyak goreng, daging, dan kebutuhan bapokting lainnya agar distribusi berjalan baik serta tidak ada permainan harga yang merugikan masyarakat,” ujar AKP Rahmad, Senin (9/2).
Ia menambahkan, pengawasan tersebut merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat. Satgas Saber Pangan akan terus melakukan pemantauan secara berkala agar kondisi pasar tetap kondusif dan masyarakat tidak terbebani saat memenuhi kebutuhan puasa.
Sementara itu, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Deputi Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas, Puspa Dewi, menjelaskan, sidak dilakukan untuk memastikan stabilisasi harga dan pasokan pangan menjelang Ramadan hingga Idulfitri.
“Tujuan kami melakukan sidak adalah untuk stabilisasi harga dan pasokan pangan. Ada 14 jenis komoditas yang kami cek, seperti beras, cabai, bawang merah dan bawang putih, daging ayam, telur, serta komoditas lainnya,” jelasnya.
Dari hasil pemantauan sementara, kondisi pasar terpantau relatif aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya kelangkaan maupun lonjakan harga yang signifikan. Pemantauan akan terus dilakukan agar pasokan tetap terjamin dan harga stabil sesuai HET saat Ramadan dan Lebaran nanti.
Masih di lokasi yang sama, Kanit Tipidter Polresta Malang Kota Ipda Suryantara Adi mengingatkan distributor dan pedagang agar tidak melakukan penimbunan. Selain melanggar hukum, tindakan tersebut dapat menyebabkan kelangkaan dan memicu ketidakstabilan harga.
Dari sisi pedagang, Supri, salah satu penjual beras di Pasar Bunulrejo, menyebutkan bahwa stok yang saat ini agak sulit didapat adalah beras premium yang banyak diminati masyarakat.
“Dua minggu ini beras premium seperti merek Lahap, Bintang, Mentari, dan Lombok agak susah didapat. Untuk harga masih stabil di kisaran Rp77 ribu sampai Rp78 ribu,” kata Supri.
Sidak bapokting yang dilakukan Polresta Malang Kota bersama Bapanas ini menjadi bentuk perhatian pemerintah dan kepolisian dalam menjaga stabilitas pangan, terutama menjelang Ramadan ketika kebutuhan masyarakat cenderung meningkat.(der)