Gus Idris Klarifikasi, Bantah Tuduhan Pelecehan Seksual

MALANGVOICE – Gus Idris akhirnya angkat bicara terkait namanya yang terseret dalam dugaan pelecehan seksual yang belakangan viral di media sosial. Klarifikasi tersebut disampaikan langsung melalui akun Instagram resminya, @gusidrisofficial.

Dalam video pernyataannya, Gus Idris tampak didampingi beberapa orang. Ia dengan tegas membantah seluruh tudingan yang dialamatkan kepadanya. Menurutnya, informasi yang beredar tidak sesuai dengan fakta dan berdampak serius pada reputasi pribadi maupun industri konten kreator yang telah ia bangun sejak nol.

Wanita di Malang Jadi Korban Dugaan Pelecehan Oknum Gus

“Saya menyatakan dengan tegas bahwa tuduhan tersebut tidak benar dan tidak berdasar pada fakta yang sebenarnya,” ujar Gus Idris.

Ia menegaskan, selama ini dirinya selalu menjunjung tinggi nilai etika serta menghormati keamanan dan martabat setiap individu.

“Kami sangat menghormati nilai-nilai etika dan keamanan setiap individu. Oleh karena itu, saya siap bersikap kooperatif dan mengikuti proses hukum yang berlaku demi mengungkap kebenaran yang objektif,” tuturnya.

Lebih lanjut, Gus Idris menyayangkan munculnya tuduhan tanpa disertai bukti konkret. Ia menilai hal tersebut tidak hanya mencemarkan nama baik dirinya, tetapi juga berdampak pada keluarganya.

“Kami sangat menyayangkan adanya tuduhan tanpa bukti konkret yang merugikan nama baik saya dan keluarga saya. Sangat tidak bijaksana untuk membungkus perselisihan bisnis dengan isu lain yang sensitif,” terangnya.

Gus Idris pun mengajak masyarakat untuk tetap menjunjung asas praduga tak bersalah dan menyerahkan sepenuhnya persoalan ini kepada proses hukum yang berlaku.

“Saya sedang berkonsultasi dengan tim hukum untuk menentukan langkah selanjutnya agar fakta yang sebenarnya sampai ke publik. Gusti Allah mboten sare. Insya Allah, kebenaran akan menemukan jalannya sendiri,” ucapnya.

Sementara itu, Kuasa Hukum Gus Idris, Guntur Abdi Wijaya, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada laporan resmi terkait dugaan tersebut. Ia menyebut, dalam pernyataan awal yang disampaikan melalui siaran langsung di media sosial, tidak ada penyebutan nama Gus Idris secara langsung.

“Statement awal itu memang tidak menyebutkan nama beliau, hanya menyebut Gus saja. Sampai detik ini juga belum ada laporan resmi,” jelas Guntur.

Meski demikian, Guntur mengakui adanya unggahan lain di media sosial yang secara eksplisit menyebut nama Gus Idris. Namun, unggahan tersebut bukan berasal dari pihak yang pertama kali menyampaikan pernyataan.

“Sebetulnya di akun media sosial lain ada yang langsung menyebut nama beliau (Gus Idris), saya ada buktinya. Tapi bukan dari pihak yang awal untuk yang streaming itu, karena yang bersangkutan memang tidak menyebut,” ungkapnya.

Guntur juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum terverifikasi. Menurutnya, pemberitaan yang tidak akurat berpotensi menimbulkan kegaduhan dan merugikan banyak pihak.

“Dengan berita-berita yang kurang benar, akhirnya menimbulkan kegaduhan. Masyarakat seharusnya lebih bijak menyikapi informasi,” ujarnya.

Terkait kemungkinan adanya laporan dari pihak yang merasa dirugikan, Guntur menegaskan bahwa Gus Idris siap menghadapi proses hukum secara terbuka.

“Kalau memang ada yang merasa keberatan dan melapor, Gus Idris siap. Kita akan sama-sama membuktikan kebenarannya,” pungkasnya.(der)

Berita Terkini

Arikel Terkait